Archive for February 28, 2011

In Details on Three Card Spread

Sebagai bentuk follow-up dari artikel sebelumnya, maka kali ini saya akan menunjukkan, mengapa 3 card spread saja sudah cukup kompleks.

Pertama-tama, dari sisi pembacaan, 3 card spread sendiri bisa dirubah-rubah dari sisi arti dan posisinya, tergantung kreatifitas masing-masing. Contoh arti dari 3 card spread diantaranya:

  • Past – present – future (ini sering sekali dipakai bukan?)
  • keadaan sekarang – potensi yang bisa digunakan – perkiraan kedepan
  • Kelebihan anda – kekurangan anda – solusi
  • Situasi anda – masalah sebenernya – solusi
  • Faktor yang mulai meninggalkan anda – faktor yang anda miliki saat ini – faktor yang akan mendatangi anda
  • pilihan A – pilihan B – saran dalam memilih

Bahkan, sebenarnya tanpa harus ditetapkan artinya, sebenarnya 3 card spread juga bisa membentuk suatu cerita. Dalam hal ini, faktor karakter dalam gambar di tiap kartu menjadi sangat diperhitungkan. Apakah kartu pertama menghadap ke kartu ke-2, atau sebaliknya? Bagaimana dengan kartu ke-2? Apakah menghadap ke reader atau ke kanan (kartu ke-3)? Orientasi tokoh dalam kartu menjadi sangat penting apabila ingin mendapat hal-hal yang lebih detail lagi. Berikut 6 bentuk pola cerita yang saya kutip dari buku A Gnostic Book of Saints by Robert M Place:

  1. Linear: Kartu menunjukkan cerita dari kiri ke kanan, atau sebaliknya. Dengan dmeikian, semua tokoh di kartu akan menghadap ke arah yang sama (semua kekiri atau semua kekanan). Anda bisa juga melihat hubungan sebab akibat dari cerita linear ini.
  2. Rejectiona: setidaknya ada 2 tokoh yang saling membelakangi. Dimana bacaan seperti ini seringkali menandakan adanya konflik yang harus diselesaikan
  3. Central origin: Merupakan posisi dimana tokoh kartu ke-2 menghadap ke diri anda dengan kartu pertama atau ketiga membelakangi kartu ke-2. Ini bisa menunjukkan bahwa klien bisa melakukan tindakan yang sesuai dengan kartu ke-2 tersebut, kemudian bercabang ke option 1 atau option 2. Atau apabila salah satu kartu menghadap kartu ke-2, maka bisa mengindikasikan klien yang di kartu ke-2 didukung oleh 1 pihak dan dijauhi oleh pihak yang lain.
  4. Centra destination: terjadi apabila kartu 1 dan kartu 3 menghadap ke kartu 2, sedangkan kartu ke 2 menghadap reader atau melihat ke atas. Posisi ini sering mengindikasikan bahwa berbagai energi mulai berkumpul di dalam klien untuk mencapai suatu tujuan.
  5. The central problem: sama dengan central destination, dengan perbedaan kartu ke-2 adalah kartu yang menunjukkan ada permasalahan (seperti kartu 8 of swords). Posisi seperti ini bisa mengindikasikan adanya masalah yang menyedot perhatian klien.
  6. The central figure: kartu ke 2 bisa menjadi guru atau titik instruksi solusi yang harus dijalankan klien, yang kemudian berujung kepada 2 kemungkinan (kartu 1 atau kartu 3)

Selain 3 card spread bisa dilihat sebagai cerita, maka teman-teman juga bisa memperhatikan elemen apa yang paling dominan. Apakah 2 kartu atau ketiga kartu yang keluar adalah major arcana? Kalau demikian, bisa dikatakan memang situasi klien mayoritas ditentukan oleh faktor luar. Apabila mayoritas minor arcana, maka situasi bisa dikendalikan oleh klien. Selain itu, elemen apa yang mendominasi? apakah air? api? atau elemen lain?

Sebagai penutup, bahkan 3 card spread ini seirngkali menjadi dasar untuk spread-spread lainnya. Sebagai contoh:

Book of shadow spread

1…2…3

4…5…6

1-3: penjelasan mengenai situasi anda dan faktor yang mendukung anda

4-6: faktor lain yang sebetulnya sangat berpotensi, tapi tidak/ belum anda gunakan

2 choice spread

1…2…3————————4…5…6

—————7..8…9——————–

1-3: cerita tentang option A

4-6: cerita option B

7-9: faktor yang dipertimbangkan sebelum memilih

Dan masih banyak lagi yang bisa dikembangkan sesuai kreatifitas teman-teman.

Why Always Celtic Cross ?

Tulisan kali ini saya buat untuk membahas seputar Celtic Cross. Lebih tepatnya, justru mengarahkan bahwa seorang Tarot Reader tidak harus menggunakan Celtic Cross sebagai tebaran wajibnya. Ok, on the go dan to the point…..

Kenapa banyak Tarot Reader yang memakai Celtic Cross ?

  1. Banyak buku Tarot yang memasukkan tebaran Celtic Cross sebagai bahan yang wajib dibaca; baik buku tarot yang tebal maupun yang tipis. Selain itu, tebaran ini juga satu2nya tebaran yang memiliki banyak versi dan banyak interpretasi. Setidaknya ada 3 versi umum yang dikenal para tarot reader: versi Jung, versi Raider Waite, dan versi Crowley/ HOGD
  2. Celtic Cross merupakan tebaran yang banyak diajarkan di kursus2 tarot ataupun bentuk pengajaran tarot lainnya.
  3. Celtic Cross memiliki analisa umum yang detail untuk klien
  4. Merupakan tebaran yang paling dihapal tarot reader
  5. Kalau kartu yang dipakai jumlahnya banyak, menurut sebagian tarot Reader, itu menunjukkan ke klien bahwa mereka jago dalam menginterpretasikannya.
  6. Ya sejak awal belajar, memang makanannya celtic cross terus

Tapi tahukah teman2 ? Tarot reader luar yang sudah mahir umumnya cukup banyak yang menyinggung Celtic Cross sebagai “Tebaran yang kompleks yang anehnya dipelajari oleh pemula” ? Dengan kata lain, sebetulanya tidak diwajibkan bagi pemula untuk belajar celtic cross di awal2 pembelajarannya. Kalau dipaksakan di awal2, untuk yang belum terbiasa menggunakan intuisi, umumnya akan merasakan bahwa tarot adalah pelajaran yang rumit dan kompleks yang ujung2nya bisa mngurungkan niat pemula untuk belajar lebih jauh lagi.

Berikut beberapa alasan mengapa tebaran Celtic Cross tidak selalu wajib dipakai:

  1. Tebarannya terlalu kompleks untuk Tarot Reader mahir sekalipun, bahkan informasi yang didapat seringkali berlebihan dan banyak yang tidak perlu.
  2. Tidak semua pertanyaan klien bisa dijawab dengan Celtic Cross; lucunya kecenderungan Tarot Reader adalah menjawab SEMUA pertanyaan klien dengan Celtic Cross
  3. Seringkali pertanyaan klien membutuhkan informasi yang lebih sederhana dan solusi yang lebih praktis. Sementara kelemahan dari Celtic Cross adalah TIDAK ADA SOLUSI dalam pembacaannya. Oleh karena itulah makanya Celtic Cross memiliki berbagai bentuk follow-up solusi yang ujung2nya memakan kartu lebih banyak lagi.
  4. Seringkali secara psikologis, klien mengukur kemampuan Tarot Reader dalam menganalisa dan mendapat banyak informasi dari petunjuk2 yang sangat sedikit. Dengan demikian, apabila ada 2 tarot reader yang membacakan klien yang sama dan memiliki hasil yang sama, maka tarot reader yang memakai tebaran 3 kartu akan jauh lebih dihargai ketimbang tarot reader yang memakai Celtic Cross.

Untuk informasi saja, bahkan tebaran yang hanya memakai 3 kartu saja, sebenarnya bisa dianalisa dengan sangat mendalam. Bagaimana dengan tebaran Celtic Cross yang lebih banyak lagi kartunya? Untuk post berikutnya saya akan mencoba membahas analisa tebaran 3 kartu. Namun untuk saat ini, saya menyarankan untuk percaya diri memakai tebaran selain celtic cross dan dengan jumlah kartu dalam tebaran yang lebih sedikit. Lebik baik tebaran hanya 3-5 kartu namun sangat membantu klien ketimbang memakai banyak kartu seperti celtic cross, namun ujung2nya pusing sendiri dan klien merasa tidak terlalu terbantu.

Directing Energies Into Your Goal

Tulisan kali ini lebih menjurus ke arah self-help. Ini terinspirasi dari apa yang terjadi dengan teman-teman saya dari beragam profesi: tarot reader, praktisi magick, orang kantoran, wirausaha, dsb. Umumnya, sebagian dari mereka yang mengenal dunia mistis atau dunia spiritual, pernah melakukan salah satu hal dibawah ini:

  1. Berdoa minta sesuatu dengan kepercayaan mereka masing-masing
  2. Membeli kistal sebagai sumber energi dan diprogram untuk mencapai tujuan tertentu
  3. Membeli spirit vessel dan meminta bantuan spirit untuk mencapai tujuan tertentu
  4. Meminta orang lain untuk mendoakan dia

Nah, setelah melakukan salah satu dari syarat diatas, seringkali orang-orang tersebut cenderung melakukan kegiatan sehari-hari seperti sedia kala, tanpa ada perubahan apa-apa. Dan kemudian semua doa, kristal, spirit vessel, atau apapun metodenya, justru menjadi tidak manjur.

Pertanyaannya adalah, apakah kristal atau spirit vessel atau doa itu tidak mempan?

Sebetulnya, dalam berbagai cara diatas, terdapat 1 benang merah yaitu mengarahkan energi ke tujuang yang kita inginkan . Sehingga, meskipun kita sudah melakukan berbagai cara diatas, namun semua itu bisa memakan waktu sangat lama kalau kita sendiri tidak mengusahakannya secara nyata. Jadi bila hanya berdoa namun tidak ada bentuk usahanya, ya sama saja tidak mempengaruhi apa-apa sebenarnya.

Itu alasan praktisnya; sedangkan kalau ditinjau dari sisi energi, dengan doa dan metode-metode diatas, kita mengirimkan energi ke semesta atau ke dunia astral (atau meminta kepada Tuhan, atau apapun sebutannya sesuai kepercayaannya masing-masing), namun setelah kita belum terlalu membentuk keinginan kita secara detial didunia astral/ semesta tersebut sehingga lebih sulit untuk termaterialisasi/ terwujudkan didunia fisik ini.

Untuk itu, selain dengan doa dan berbagai metode mengarahkan energi seperti diatas, berikut beberapa tips untuk follow-up setelah doa tersebut:

  • Siapkan jurnal, tulis targetnya secara spesifik, dan hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai target tersebut. Pecahkan rincian yang perlu dilakukan menjadi hal-hal yang lebih detail dan praktis, serta TENTUKAN DEADLINE alias batas waktunya.

Kenapa ini diperlukan? Karena dengan menulis sampai sedetail mungkin, secara sadar kita mengfokuskan energi kita ke tujuan tersebut. Jadi selain goalnya sudah ada di pikiran kita, kita perlu menunangkannya kebentuk tulisan agar menjadi semakin terfokus.

  • Terus kembangkan jaringan dan cari kelompok orang-orang yang memiliki ketertarikan/ goal yang sama dengan anda

Ini perlu dilakukan karena salah satu kunci terpenting dari keinginan kita bisa terwujud adalah dengan mengenal banyak orang. Semakin banyak orang yang kita kenal, semakin mudah untuk universe mematerialisasikan keinginan kita ke dunia fisik lewat berbagai peluang dan “kebetulan-kebetulan” yang berasa dari orang-orang yang kita kenal.

  • Jauhi/ batasi waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang yang berusaha menjauhkan anda dari goal anda

Orang yang meremehkan anda, dan menasihati anda untuk mengurungkan niat anda dalam mencapai tujuan anda sebetulnya adalah orang yang sudah gagal. Karena mereka sudah gagal, maka mereka mencari pembenaran dengan cara menasehati orang lain dengan cerita-cerita mereka agar orang lain juga bernasib sama seperti mereka. Selain itu, orang yang meremehkan anda, sebetulnya juga ada rasa iri dalam diri mereka karena anda bejruang dengan sekuat tenaga, sementara mereka hanya terdiam dan mengeluh. Saya menggaris bawahi untuk membatasi waktu dengan orang-orang seperti ini supaya energi anda tetap terfokus ke tujuan dan tidak terpengaruh oleh pengaruh luar yang bisa membelokkan anda dari tujuan anda. Membatasi waktu disini juga berarti karena kita tidak bisa menghindari bertemu orang-orang seperti ini dikehidupan sosial, maka hal yang bisa kita lakukan adalah mempersingkat waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang seperti mereka.

  • Bawa santai apabila ada yang berkomentar tidak enak kepada anda

Apabila ada yg berkomentar tidak enak kepada anda atau menyakitkan anda, anggap saja itu sebagai masukan. Apabila memang komentarnya tidak bernilai sama sekali, maka cukup dengarkan saja dan lupakan itu semua. Semakin kita memikirkan komentar – komentar yang melecehkan tersebut, malah semakin menjauhkan anda dari goal yang anda inginkan.

  • Memberi dan memberi

Memberi dalam hal ini memiliki arti yang luas. Tidak hanya memberi dari sisi materi, namun dari sisi moril dan hal-hal lainnya. Kenapa demikian? Karena didunia ini ada semacam hukum absolut yang berbunyi “Apa yang anda berikan, akan anda terima 3x lipat lebih besar.”. Hukum ini memiliki berbagai perubahan kalimat yang intinya tetap sama seperti isi dari hukum karma, atau kutipan dari sebuah kitab “apa yang kamu tanam, itulah yang kamu tuai.”. Nah, hal ini juga berimplikasi apabila anda memberi dukungan moril kepada orang lain, maka anda juga akan didukung; apabila anda memberi bantuan keuangan, maka pada waktunya keuangan anda juga dibantu; apabila anda membantu karir seseorang, maka karir nada juga dibantu. Sebaliknya apabila anda menggosipkan secara negatif, sumpah-serapah, caci-maki, maka anda pada waktunya juga akan menerima hal tersebut. Lucunya adalah, hukum ini pada saat anda jalani benar-benar serasa ajaib. Jadi jangan heran apabila anda pernah menipu orang lain, anda juga akan ditipu oleh orang yang berbeda dan tidak berhubungan sama sekali dengan orang yang anda tipu sebelumnya. Atau bila anda pernah memberi sedekah ke orang miskin, anda akan menerima bantuan finansial dari bos ataupun orang yang tidak mengenal orang miskin tersebut.

 

Sekian dulu share dari saya. Memang kesannya tips diatas adalah tips yang umum disbeutkan orang-orang motivator. Namun semata-mata ini disebabkan karena dunia spiritual dan logika memiliki benang merah dan saling berhubungan. Yang sekilas rasiona dan irrasional pun sebetulnya memiliki jembatan pengetahuan apabila anda bersedia membuka pikiran dan tidak membatasi diri.

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

%d bloggers like this: