Meditasi Dengan Simbol Dewa – Dewi?

Ada beberapa teman dan klien yang bertanya ke gw, apakah memang bisa kita melakukan meditasi, berdoa, ataupun menghormati dewa – dewi tertentu? Dan apakah mafaatnya dari berdoa ke mereka? Dari yang gw pelajari baik dari literatur, survei, dan berbagai pengalaman pribadi baik diri sendiri maupun teman – teman sekeliling gw, gw menemukan memang berdoa dengan simbol dewa – dewi cukup berguna dan ampuh banget. Tapi bagaimana penjelasannya?

Notes: sebelum menjelaskan lebih lanjut, gw perlu menegaskan kalau gw berada di posisi netral dan melihat dewa – dewi sebagai simbol dan bukan sesuatu yang disembah. Jadi bagi pembaca yang fanatik, tidak perlu repot – repot untuk mencoba mendebat gw karena pasti ga gw gubris jg.

Manusia Berdoa Dengan Tujuan

Gw yakin, sebagian besar manusia dalam berdoa, 90% memiliki tujuan spesifik. Tidak perlu munafik lah, sangat jarang kita berdoa untuk hal – hal yang skala besar seperti ‘perdamaian dunia’, supaya ‘perusahaan sektor A bisa stabil’, atau pun hal skala besarnya. Dan kita sering sekali berdoa untuk tujuan yang memang untuk diri kita sendiri ataupun orang yang dekat dengan kita secara spesifik.

Nah, ketika kita berdoa, sebenarnya dalam proses berdoa itulah kita menanam tujuan/ goal tersebut ke pikiran kita sekaligus melempar keinginan kita ke semesta, Tuhan, atau apapun sebutannya.

Tujuan Yang Bisa Tertanam Di Otak Manusia Sangat Terbatas

Masalahnya, seringkali kita berdoa dengan banyak kehendak alias banyak maunya. Padahal seperti yang kita ketahui, makin banyak intensi doa kita, maka otomatis bawah sadar kita menjadi tidak fokus akan tujuan/ goal kita. Sama seperti dengan kemungkinan doa kita terkabul lebih besar apabila kita berdoa hanya untuk 1 hal saja ketimbang berdoa untuk 10 hal sekaligus.

Selain itu, untuk sebagian besar dari kita saat berdoa ke semesta ataupun Tuhan, sejujurnya, konsep Tuhan itu sendiri terlalu luas bagi pikiran kita sehingga kita perlu dengan sengaja ‘mempersempit’ konsep Tuhan tersebut menjadi konsep – konsep yang lebih riil dan lebih spesifik. Jadilah kita menggunakan simbol dewa – dewi, ataupun simbol planet sebagai perwujudan dari salah satu faset Tuhan itu sendiri. Sekali lagi, sebagai salah satu faset/ wujud dari Tuhan itu sendiri.

Manfaatnya? Supaya otak kita lebih fokus dalam berdoa. Sesederhana itu.

Analogi Dewa = Paket Makanan

Nah, apabila pembaca sudah paham kalau adakalanya kita perlu menyederhanakan dengan sengaja konsep ke-Tuhan-an tersebut agar kita bisa lebih fokus dalam berdoa ataupun menanam goal ke bawah sadar kita, maka berikutnya gw akan jelaskan soal analogi menggunakan simbol dewa – dewi.

Nah, seringkali untuk berdoa dengan tujuan tertentu, kita perlu menarik energi yang bermanfaat untuk goal kita. Misalkan untuk mendapat peluang kerja di tempat baru, maka kita perlu menarik energi keberuntungan secara umum, energi optimisme, energi tempat kerja baru, energi karisma untuk diri kita sendiri, energi fokus ke 1 tujuan, dan lain sebagainya. Ya kalau kita tarik energi tersebut dalam pikiran kita 1 per 1, kan tentunya akan menjadi ribet, butuh waktu dan sangat melelahkan konsentrasi kita.

Apabila dianalogikan dengan makanan di KFC atau Kentucky Fried Chicken, maka apabila kita memesan 1 buah pepsi, 1 buah nasi, 1 buah ayam paha, dan 1 buah ayam dada, tentunya harganya menjadi jauh lebih mahal.

Nah, sekarang bayangkan kalau anda ingin mendapatkan peluang kerja baru, ketimbang menarik banyak macam energi, cukup dengan 1 simbol yaitu simbol dari Dewa Romawi: Dewa Merkuri! Di satu sisi, anda sudah menyederhanakan proses penanaman bawah sadar anda sendiri dan sekaligus membuah pikiran anda lebih terfokus ke tujuan mendapat peluang kerja di tempat baru.

Dan kalau di analogikan dengan KFC, ketimbang memesan 1 per 1, ya kita pesan saja pake PANAS 2! Cukup sekali ngomong ke penjaga kasir, “PANAS 2 nya satu yah.”

Atau kalau misalnya ketika anda sedang melakukan PDKT dan anda hendak berdoa ke semesta / Tuhan agar anda menjadi semakin percaya diri dan anda bisa menarik hati si calon pasangan tersebut. Anda akan berusaha menarik energi keunggulan persaingan, karisma ke diri anda sendiri, proteksi ke diri anda sendiri agar tidak mudah terintimidasi, kemudian anda menarik energi agresifitas agar anda bisa lebih agresif dalam PDKT nya. Ketimbang menarik energi tersebut 1 per 1, tarik/ program saja otak anda dengan simbol energi energi Dewa Mars!

Dan tentunya disini masih banyak simbol dewa – dewi yang masih bisa digunakan, baik yang berdasarkan mitologi Romawi, Yunani, China, dan Indonesia pun juga bisa. Energi planet dan astrologi pun juga bisa digunakan. Yang penting disini adalah, gunakan simbol yang memang anda mengenal dekat atau anda nyaman untuk menggunakannya sesuai budaya ataupun kepercayaan anda.

Latihan Sederhana Pemrograman Energi Dengan Simbol

Berikut langkah demi langkah latihan sederhananya.

Persiapan

  1. Tentukan tujuan anda dan juga simbol energi planet/ dewa – dewi yang mewakili tujuan tersebut. Apabila menggunakan contoh sebelumnya, maka simbol untuk mendapat peluang pekerjaan yang baru bisa menggunakan simbol Merkuri. Bisa juga memakai simbol Saturnus dimana bedanya Merkuri untuk kerjaan baru yang rejekinya lebih besar sementara Saturnus lebih untuk ke perubahan lingkungan kerja. Ingat, peningkatan rejeki belum tentu diikuti dengan semakin kondusifnya lingkungan kerja. Untuk contoh kali ini, kita pakai simbol Merkuri saja.

  2. Pelajari mitologi dewa Merkuri entah dari internet atau sumber lainnya, dan temukan berikut hafalkan simbol Merkuri tersebut.

Meditasi

1. Buka dengan doa sesuai dengan tata cara senyamannya anda.

2. Setelah itu, duduk dengan posisi meditasi yang biasa anda lakukan. Kemudian anda bisa merapalkan doa dibawah ini….

Wahai kekuatan Merkuri yang tunduk kepada Tuhan, selamat datang didalam diriku.

Kali ini saya memerlukan bantuanmu, saya ingin mencari tempat kerja baru yang … (isi sesuai tujuan anda). Bimbinglah saya dengan kekuatanmu agar bisa menemukan tempat tersebut dan diterima disana.

Terima kasih … terima kasih … terima kasih …

Merkuri … Merkuri … Merkuri …

3. Sementara itu, anda masih bisa terus merapal nama Merkuri sambil memvisualisasikan simbol Merkuri tersebut di posisi mata ke-3 anda. Posisi mata ke-3 tersebut berada di antara 2 alis anda. Bayangkan simbol Merkuri tersebut menempel erat di cakra mata ke-3 anda. Dan pertahankan simbol tersebut selama yang anda bisa.

4. Apabila sudah dirasa cukup, anda bisa mengucapkan “Dengan demikian, doa hari ini selesai. Segala energi yang ada disini, pergilah dengan damai dan laksanakan tugasnya masing – masing. Terima kasih … Terima kasih … Terima kasih.”

5. Setelah ini, anda bisa menutup dengan doa penutup senyamannya anda.

Leave a Reply

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

%d bloggers like this: