Pengenalan Awal kedalam dunia Magick, part 2: Pengendalian

Nah, di bagian pertama, saya sudah memberi gambaran mengenai dunia fisik dan universe. Di bagian kedua ini, saya akan membeberkan lebih lanjut mengenai universe ini. Dalam buku The Secret dan berbagai buku terapan lainnya, sudah menjelaskan bagaimana pikiran manusia bisa mempengaruhi penciptaan di universe yang ujung2nya berbuntut kepada penciptaan di dunia fisik, diikuti dengan berbagai tips menjaga agar pikiran tetap positif dan optimis. Namun kebanyakan buku sudah –stop- sampai disitu saja pembahasannya.

Apabila kita sudah tahu kalau kita perlu menjaga pikiran kita sendiri, maka bagaimana langkah selanjutnya agar kita bisa mengendalikan penciptaan di universe melalui pikiran kita? Lebih lanjut lagi, bagaimana kita bisa memfokuskan goal kita ke universe? Bagaimana kita bisa MEMPERCEPAT goal itu agar tercapai? Jawabannya adalah, dengan melakukan spell atau doa.

Kenapa demikian? Karena dengan melakukan spell, kita memfokuskan tenaga dan pikiran kita ke universe agar goal kita tercapai. Berbeda dengan menjaga pikiran kita agar tetap positif; dengan spell, kita justru memfokuskan dan meminta langsung kepada universe akan suatu goal yang sudah kita tentukan sebelumnya. Tentu saja usaha yang lebih terfokus, akan memberi hasil yang lebih baik. Selain itu, memfokuskan pikiran kita akan goal yang ingin dicapai, sama saja dengan memberikan energy goal tersebut ke universe.

Ada banyak cara untuk melakukan spell sesuai dengan alirannya masing-masing. Namun kalau dibuat semacam kerangka, maka urutan ritualnya adalah sebagai berikut:
– Pembukaan : biasanya dalam bentuk pembersihan diri dan lingkungan sekitar dari energy yang tidak dikehendaki. Selain itu, dalam langkah ini, biasanya juga diikuti dengan pembersihan pikiran dari hal-hal negative.
– Spell : dilakukan dalam bentuk ritual (sederhana maupun kompleks) yang setiap aliran bisa beda-beda. Tergantung tujuan dari spell tersebut
– Penutup : umumnya dalam bentuk pengulangan bagian ‘pembukaan’, yaitu pembersihan diri dan sekitarnya.

Nah….dalam ritual spell, ada beberapa istilah metode magick yang dikenal (diambil dari buku tarot Spell by Janine Renee):
– The art of creative visualization: dimana kita memvisualisasikan apa yang ingin kita capai seakan-akan kita sudah mendapatkan hal tersebut.
– Symbolic action, motion, gesture: dimana kita melakukan gerakan-gerakan simbolis untuk mendramatisir langkah yang ingin kita ambil. Ini juga seringkali disebut –imitative magick-.
– Positive affirmation: disebut juga affirmasi positif. Karena prinsip kita mengirim sesuatu yang positif ke universe, maka universe akan memberi kita hal yang juga ppsitive.
– Benda-benda pendukung seperti lilin, aroma therapy, Kristal, tarot, dan symbol-simbol lainnya (termasuk patung sekalipun) untuk membantu kita lebih terfokus ke tujuan yang kita inginkan.

Yang perlu diperhatikan adalah, setelah kita melakukan spell, maka kita tetap harus menjaga agar pola pikir kita tetap positive. Karena itu, percuma juga kalau kita melakukan spell untuk menarik kekayaan; namun sehari-harinya kita memikirkan hutang-hutang kita yang menumpuk. Percuma kita melakukan spell untuk menarik lawan jenis, namun dalam sehari-harinya kita masih berkutat dengan pikiran-pikiran bagaimana sakitnya hati kita dilukai oleh mantan kita.

– end of part 2 –

One comment

Leave a Reply

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

%d bloggers like this: