Question and Answer Part 2 : Tarot Deck

Untuk Q & A bagian ini, gw lebih menegaskan ke topic utamanya adalah deck tarot itu sendiri. Dan seperti biasa, pertanyaan2 disini gw sarikan dari berbagai pertanyaan yg klien/ teman tanyakan ke gw.

 

Q :

Sebenernya yang mana yang duluan muncul? Deck tarot atau playing card (kartu remi) ?

A:

Selama ini, banyak yang percaya sampai sekitar tahun 2006 , bahwa deck tarot dululah yang muncul pertama, baru pengembangannya kemudian disederhanakan menjadi playing card untuk berbagai permainan kartu yang kita kenal saat ini. Hanya saja, penelitian terbaru saat ini, meskipun belum diketahui secara luas, ternyata playing card muncul lebih dahulu , baru kemudian dikembangkan menjadi deck tarot. Hanya saja peneliti tetap sepakat, baik playing card maupun tarot deck, memiliki tujuan awal yg sama, yaitu sebagai kartu untuk bermain.

 

Q:

Ada berapa macam deck tarot yang sudah beredar sekarang ini?

A:

Kalo dicatat satu per satu, sebenarnya sudah ada ribuan jenis dan judul deck tarot. Karena memang banyak artist2 dan tarot reader yang sudah membuat deck tarotnya sendiri – sendiri. Untuk yang dicetak masal saja sudah ada ribuan jenis deck dan belom dihitung untuk deck yang diproduksi sendiri secara terbatas.

Banyaknya macam deck tarot disebabkan karena inisiatif tarot reader dan para artist untuk membuat deck yang memiliki arti / filosofi yang sama, namun dengan symbol2 yang lebih dekat dengan kehidupan pembuat deck tersebut. Jadi misalkan si A sangat dekat/ suka dengan kucing, si A cenderung membuat deck tarot dengan menggunakan banyak gambar kucing, misalkan si B sangat dekat dengan ajaran Sufism, maka si B juga bisa berinisiatif buat deck tarot yang dekat dengan ajaran sufi.

 

Q:

Kalau sudah ada banyak macam deck tarot, kalau cukup banyak orang membuat deck tersebut, apakah membuat deck tarot itu termasuk aktifitas yang menguntungkan dari sisi bisnis?

A:

Gw sendiri pada awalnya bertanya demikian. Hanya saja dari berbagai sumber, justru menunjukkan sebaliknya. Hal yang perlu teman2 ketahui, penjualan buku2 spiritual dan buku2 yang berhubungan dengan pengetahuan alternative dan occult merupakan buku yang secara persentase penjualan termasuk sangat kecil. Bahkan terjual sampai ratusan ribu copy saja sudah sangat bagus (Bayangkan dengan buku Harry Potter yangs etiap edisinya bisa terjual jutaan copy).

Ini juga termasuk dalam penjualan deck tarot. Deck tarot sendiri memang penjualannya cukup lumayan setidaknya untuk penghasilan tambahan bagi artist pembuatnya. Hanya saja bila DIBANDINGKAN dengan waktu yang dibutuhkan untuk buat deck tarot itu sendiri (sekitar 1-2 tahunan kalo benar2 serius), usahanya tidak sebanding ketimbang penghasilan yang didapat dari penjualan deck tersebut. Oleh karena itu, pembuatan deck tarot seringkali dilihat sebagai kontribusi ‘sosial’ si tarot reader/ artistnya agar dunia tarot menjadi semakin kaya.

 

Q:

Apa nama deck Tarot yang pertama kali digunakan untuk membaca/ divinasi?

A:

Dalam konteks deck tarot yang DICETAK MASAL, deck pertama kali yang beredar dan digunakan adalah Raider Waite Smith (sering disingkat RWS), kemudian barulah THOTH Tarot. Dalam konteks deck tarot yang benar – benar digunakan untuk membaca, well….blom ada yang tahu. Karena pertama kali praktik membaca/ divinasi menggunakan kartu tarot , dari berbagai sumber, justru mengatakan pada awalnya menjadi praktik eksklusif yang dilakukan oleh anggota HOGD (Hermetic Order of Golden Dawn) dimana mereka menggunakan deck yang diciptakan oleh pemimpin HOGD. Setelah Arthur Edward Waite , anggota HOGD tersebut, membocorkan ‘sebagian’ pengetahuan mengenai alam ini ke public melalui kartu tarot RWS ciptaannya, barulah praktik divinasi menggunakan tarot dikenal luas di masyarakat.

 

Q:

Apakah symbol – symbol yang ada di deck RWS termasuk symbol universal dan pasti valid?

A:

Untuk pertanyaan ini, gw akan jawab sejujurnya. Symbol di deck RWS TIDAK 100% valid. Kenapa demikian? Dalam bukunya Arthur Edward Waite yang membahas interpretasi deck ciptaannya sendiri, dia sudah menuliskan kalau tidak semua ‘kebenaran’ tertuang dalam deck nya. Ada beberapa symbol yang memang sengaja dirubah dari yang aslinya dan sengaja dipelesetkan dari aslinya dengan tujuan untuk menghindari penyalah gunaan dan salah kaprah atas pengetahuan yang didapat dari deck tarot RWS tersebut. Mengingat karena deck RWS memang dicetak untuk penggunaan oleh orang2 awam (baca: bukan member HOGD) , merubah dan mempelesetkan symbol dari yang aslinya memang diperlukan karena memang ada simbol2 dan pesan yang baru bisa dipahami sepenuhnya apabila orang awam tersebut (waktu itu) masuk dalam HOGD. Penginterpretasian yang setengah2 dan tidak dilandaskan pengetahuan yang cukup , dikhawatirkan justru akan menimbulkan kontroversi dalam masyarakat pada jaman itu.

Hanya saja, seiring dengan waktu, simbol2 yang ‘salah’ tersebut, karena sering digunakan oleh orang awam, lama2 memang menjadi kebenaran tersendiri (kebenaran dikalangan public). Dan akhirnya, simbol2 yg ‘salah’ tersebut menjadi symbol universal juga. Bahkan HOGD selaku instansi sumber ilmu dari deck tarot tersebut pada akhirnya meliris berbagai tulisan yang menggunakan simbol2 deck RWS tersebut.

Hanya saja, apabila pada jaman itu, informasi akan HOGD banyak yg ditutup – tutupi, dibandingkan dengan era informasi sekarang ini, dimana internet sudah menjadi sesuatu yang lumrah, berbagai informasi mengenai HOGD, simbol2 asli yang digunakan pun sudah mulai tersebar didunia maya. Meskipun butuh usaha ekstra untuk menggali informasi tersebut, apabila teman2 memang ada yang tertarik akan informasi HOGD dan filosofi2 dibaliknya (which is sangat berbeda jauh dibandingkan dengan anggapan miring kebanyakan orang), sudah banyak tulisan dan buku2 yang membahas ajaran HOGD dan simbol2nya yang tersebar di internet.

 

 

Leave a Reply

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

%d bloggers like this: