Refleksi: Mengapa diri kita kedatangan lebih banyak klien yang menanyakan suatu topik yang sama ketimbang topik yang lain?

Yah…sudah menjadi pengetahuan umum bagi para tarot reader, apabila klien datang ke kita (apalagi wanita), maka yang paling banyak ditanyakan adalah:
1. cinta
2. karir
3. keluarga

Sedangkan kalo klien yang datang kekita adalah laki-laki, maka yang paling banyak ditanyakan adalah:
1. karir
2. cinta
3. rejeki

Nah, pembahasan kali ini, sebenarnya lebih dalam dari itu. Saya meminta pembaca, terutama yang juga bisa baca tarot untuk bercermin dari keadaan klien yang datang ke diri kita. Dan dari berefleksi itu, mungkin ada yang menemukan klien-klien yang topik pertanyaan 1 lebih banyak ditanyakan ketimbang topik pertanyaan yang lain. Sebagai contoh:
1. TR A, lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai cinta ketimbang yang lain.
2. TR B, lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai Past Life
3. Ada juga yang lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai kita-kiat berurusan ama dukun (gw sendiri perna ngalamin beginian)

Nah, jawaban dari mengapa kita lebih sering kedatangan klien tipikal tertentu dibandingkan klien tipikal lain, mungkin itu juga menunjukkan bagaimana kita sebagai tarot reader memandang/ mempelajari dunia ini secara keseluruhan.

Sebagai contoh:
1. TR A lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai cinta. Berarti kemungkinan besar, si A ini dalam kehidupannya saat ini juga mempelajari tentang cinta sekaligus memiliki pengetahuan yang banyak mengenai cinta (bukan berarti A itu romantis yah).
2. TR B lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai Past Life, kemungkinan besar si B ini dalam kehidupannya perbah/ sering berhubungan dengan leluhurnya sekaligus memiliki pemahaman yang unik mengenai past life. Makanya knowledge past life dia bisa dikatakan sangat banyak.
3. TR C sering mendapat topik yang berhubungan dengan dukun-dukun lainnya, maka percaya atau tidak….si C ini kemungkinan besar memang sering sekali berurusan sama dukun dan juga banyak belajar dari para dukun (Saya mengkonotasikan dukun sebagai orang yang netral…bukan yang jelek).

Jadi….apabila ada klien datang kekita dan minta dibacakan, sebenarnya tidak hanya kita bisa membantu klien bercermin dari situasi dan kondisi dia saat ini dan memberikan alternatif2 solusi. Melainkan kita juga bisa bercermin mengenai pandangan kita terhadap dunia dari klien-klien yang datang kepada kita.

Ingat hukum tarik-menarik? Ini juga terjadi antara Tarot Reader dengan para kliennya.

Leave a Reply

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

%d bloggers like this: