Tag Archive for jurnal

[CTR] Apakah Hal Tersulit Yang Dihadapi Seorang Tarot Reader? (part 1)

Ada beberapa teman yang baru mulai belajar tarot, bertanya kepada saya,

“Apakah hal tersulit yang dihadapi oleh seorang tarot reader yang sudah berpengalaman seperti kamu?”.

Well…, mungkin kalau dulu banget, saya akan bilang kalo hal tersulit yang dihadapi oleh seorang tarot reader, adalah masalah – masalah yang pelik, yang rumit, dan semacamnya. Katakanlah misalnya kalau klien bertanya seputar karirnya di ekonomi, politik, atau soal bisnis – bisnisnya. Dan ketika saya menjawab itu pada waktu lampau, saya menjawab dengan terbesit rasa bangga terhadap diri sendiri alias setengah pamer karena (bermaksud) menunjukkan, “Gue uda handle klien politisi looooh! Gue uda menangani klien pengusaha gede looohh! Loe belom kan? “
Itu pas di awal – awal banget, sekitar 3-4 tahun lalu lah.

Namun ketika saya sudah berkecimpung didunia tarot yang sudah lebih dari 10 tahun ini, dan disaat yang sama, ada klien yang menanyakan hal yang sama…, pertanyaan yang seringkali saya pelintirkan menjadi ajang pamer prestasi tersebut, justru memiliki jawaban yang jauh berbeda dibandingkan sebelumnya.
Ketika saya melihat kebelakang dan bercermin dengan berbagai keputusan yang saya ambil sebagai Tarot Reader, justru saya merasa ada hal – hal, yang dengan tingkat kedewasaan saya yang sekarang, justru jangan diambil. Karena itu bisa berbalik merugikan orang lain. Menjaga ‘ITU’ agar klien berbalik tidak ‘dirugikan’, ternyata sangat sulit.

Apakah ‘hal ITU’ tersebut?

Well…, akan saya ceritakan dulu soal beberapa pengalaman praktis saya sebelumnya sebagai Tarot Reader agar lebih jelas…

Yang pertama, sekitar tahun ke -3 karir saya didunia tarot, saya termasuk reader yang masi melihat kalau perceraian itu adalah hal yang sedapat mungkin dihindari. Jadi apapun masalah klien, perceraian itu pokoknya bener – bener opsi terakhir deh. Kalo bisa, jangan disinggung lah.

Nah, suatu hari, sebutlah nama kliennya si Juli, bukan nama sesungguhnya, itu konsul ke saya soal sikon rumah tangganya yang memang sangat jauh lah dari ideal. Suaminya selingkuh, dan adakalanya suka melakukan kekerasan fisik ke Juli.

Dan ketika dia konsul ke saya, 3 kartu yang keluar adalah 9 of swords , Death dan ace of cups.

 

 

Interpretasi singkatnya yang seharusnya saya bacakan saat itu:

Juli sudah sampai di tahap dimana dia benar – benar sudah menderita lahir batin (9 of swords), sehingga memang sudah waktunya untuk menyelesaikan relasi yang sekarang (Death), dan memulai relasi baru dengan orang yang baru sesudahnya (ace of cups).

Basically sih, intinya dia disarankan divorce alias cerai.

Cuma karena waktu itu, saya masih termasuk ke orang yang sangat anti divorce, maka saya memodifikasi interpretasinya seperti ini:

Situasinya sudah sangat buruk (9 of swords) sehingga kalau dibiarkan terus, maka hubungan ini bisa tidak bertahan lama (Death), sehingga perlu adanya penyegaran relasi untuk menjaga harmonisnya hubungan (ace of cups).

Oleh karena itu, saya sarankan untuk coba berikan service terbaikmu ke suami. Entah dengan cara memijat dia, melayani dia dgn menyajikan teh misalnya disaat dia pulang kerja, bawa ke saat – saat masih pacaran. Setelah beberapa minggu, silahkan mulai diskusi baik – baik soal hubungan kalian agar bisa dipertahankan.

Dan hasilnya? Klien saya mencoba untuk menjalankan hal tersebut dan semakin lah dia mendapat siksaan fisik bertubi – tubi, ditambah anaknya yang mulai melihat ibunya disiksa tersebut serta semakin dia menambah trauma psikis yang sudah ada (anggap seperti makna di kartu 9 of swords yang semakin parah). Ternyata memang untuk suami si Juli ini, ketika dia semakin melayani dengan baik, justru semakin menjadi sasaran siksaan.

Dan dia konsul ke saya untuk kedua kalinya.

Dan saat itu, saya meminta maaf atas kesalahan saya yang tidak objektif dalam membaca; ketika saya kembali membaca tarotnya pun, tetap intinya sama. DIVORCE supaya hidupnya lebih baik termasuk untuk anaknya juga. Dia memaafkan, namun tetaplah bagi saya, dampak menambah trauma psikis karena ‘peran saya’ menjadi pikiran saya tersendiri waktu itu.

Singkat cerita, setelah cerai, dia justru menjadi single mother dengan anak yang sangat bahagia hidupnya. Banyak pria yang mau sama dia, dan mantan suaminya pun sampai meminta balik dengan dirinya.

Tentu saja dia sudah kapok dengan perilaku mantan suaminya sehingga dia lebih memilih untuk bahagia sebagai single mother. Dan kalau masi memungkinkan, baru dia akan mencari orang baru.

 

(bersambung)

[Minor Arcana] Three : Energi dan Ekspresi , Part I

Angka 3 dalam minor arcana, secara umum menunjukkan energi yang tercurahkan dalam hal yang dikerjakan. Bisa juga menunjukkan akan ekspresi yang intense (bahkan cenderung berlebih), tergantung dari suit minor arcana tersebut. Dalam banyak bacaan, seringkali angka 3 juga menunjukkan optimisme karena si klien sudah melakukan banyak hal untuk mencapai apa yang dia inginkan.

 

3 of wands

Sederhananya, ini menunjukkan usaha yang sudah dilakukan semaksimal mungkin dalam hal karir. Berbagai karya sudah selesai dikerjakan dan tinggal menunggu calon pelanggan yang berminat.

Untuk itulah, seringkali gambar yang ada di kartu ini, menunjukkan orang yang sedang berdiri di sebuah daratan, ditemani dengan 3 tongkat, serta gambar kapal di perairan. Gambar kapal di perairan tersebut sering diartikan menjadi 2 macam: kapal tersebut datang menjemput orang yang ‘menunggu’ tersebut, atau kapal tersebut telah pergi meninggalkan orang yang sama.

Akibatnya, tergantung dari konteks pertanyaan ataupun posisi kartu yang ada juga. Bisa saja kartu ini menunjukkan pekerjaan/ karya yang sudah selesai dan tinggal menunggu pelanggan yang berminat alias sudah sesuai dengan deadline. Bisa juga menunjukkan kalau pekerjaan tersebut sudah melampaui deadline; sehingga klien sudah kehilangan momentum dalam pekerjaan tersebut.

 

3 of cups

Makna dalam kartu ini lebih sering diartikan sebagai moment untuk bersenang – senang bersama teman – teman. Wajar saja banyak yang mengartikannya demikian, karena dari gambarnya menunjukkan 3 wanita yang tampak menikmati waktu kebersamaan. Di banyak versi tarot, kartu ini selalu menunjukkan 3 wanita yang sedang melakukan toast dengan cups nya masing – masing ataupun sedang menari.

Arti secara umum memang lebih mengacu ke bersenang – senang menikmati moment waktu kebersamaan. Dan arti tersebut memang versi panjang dari angka 3 yang melambangkan ‘ekspresi’ dan suit cups yang melambangkan ‘emosional dan relasi’.

Apabila dalam konteks pekerjaan/ bisnis, kartu ini lebih menunjukkan kalau ternyata menikmati proses bekerja bersama teman – teman itu jauh lebih diutamakan ketimbang hasil akhirnya nanti. Bukan berarti pekerjaan tersebut merugi/ tidak efektif; melainkan moment – moment selama berproses itu yang jauh lebih bermakna ketimbang hasilnya.

Dalam dunia kerja dan relasi juga, kartu ini juga bisa menunjukkan tanda untuk perlunya komunikasi yang lebih intens dan antar individu dan perlunya saling mendekatkan diri agar bisa bekerja sama dengan baik. Kedekatan secara emosional dan personal menjadi kuncinya.

Sisi buruknya? Bergantung dari topik dan posisi kartunya, kartu ini juga bisa menunjukkan kecenderungan seseorang untuk bergosip. Dengan kata lain, beberapa orang lebih sering menghabiskan waktu untuk ngobrol dan berbicara berbagai hal diluar topik utama ketimbang benar – benar mendiskusikan sesuatu yang lebih penting.

[Minor Arcana] Two: Yang Melambangkan Dualitas (Part 1)

Angka dua dalam tarot (dan numerology) melambangkan dualitas, keseimbangan antara dua pilihan. Tergantung pembacaannya juga, angka dua dalam minor arcana dapat berarti si klien harus menjaga keseimbangan antara pilihan yang ada, atau justru berada dalam situasi stagnan karena terlalu takut untuk memilih.

Two Of Wands

Kartu 2 of wands lebih menekankan akan situasi dimana seseorang berada dalam pilihan karirnya. Dimana pilihan karirnya itu sendiri menjadi sangat penting dalam menentukan masa depannya. Masa depan itu sendiri dilambangkan dengan seseorang yang memegang bola dunia dalam tarot versi Raider Waite Smith. Bola dunia tersebut melambangkan dunia pribadi si pembuat keputusan. Apapun pilihannya, pilihan tersebut akan membentuk dunia pribadinya. Sementara pemandangan diatas balkon benteng/ istana dapat mewakili visi si pemegang bola dunia tersebut.

Pesan utama dalam kartu ini lebih menunjukkan ke apakah orang dalam kartu tersebut berani untuk membuat pilihan yang pada akhirnya merubah dunianya?

Kartu ini juga bisa saja berarti orang yang menjaga keseimbangan antar 2 karir atau lebih. Dalam hal ini, apabila seseorang memiliki lebih dari 1 pekerjaan atau aktifitas, sangat ditekankan agar dia bisa menjaga keseimbangan waktu untuk mengerjakan aktifitas tersebut. Dalam kasus tertentu, bagi orang yang bekerja kantoran atau bekerja dibawah kepentingan tertentu, kartu ini juga bisa menunjukkan bahwa si klien perlu untuk menjaga agar kepentingan antar 2 pihak atau lebih harus dijaga keseimbangannya, dipenuhi, ataupun dicari jalan tengahnya.

Aspek negatif dari 2 of wands sebenernya lebih ke sisi kebalikan dari uraian diatas. Jadi, apabila seseorang punya 2 pekerjaan atau lebih, kartu ini juga bisa menunjukkan ketidakseimbangan perhatian yang diberikan kesetiap pekerjaan tersebut. Bisa juga berarti keberpihakan ke 1 karir dibandingkan karir yang lainnya yang juga sedang dipegang.

 

Two Of Cups

Kartu two of cups merupakan salah satu dari beberapa kartu yang sering ‘diharapkan’. Ini disebabkan karena kartu ini sering diartikan sebagai akan adanya peluang si klien untuk bertemu pasangan hidup ataupun pasangan pilihan si klien adalah ‘jodoh’ (baca: bisa menikah) dari si klien tersebut.

Dan memang kartu ini secara umum memang menunjukkan akan adanya suatu relasi antar 2 pihak. Relasi yang seimbang dan saling membangun dikonotasikan sebagai calon pasangan hidup. Hanya saja, makna 2 of cups disini tidak melulu berarti pasangan hidup; tergantung dari topiknya, kartu ini bisa juga bermakna bertemu rekan bisnis, rekan yang bisa diajak kerja sama, atau sekedar sahabat yang bisa dekat dengan si penanya.

Arti yang lebih luas tersebut dapat dilihat dari element 2 ular yang saling meliuk – liuk yang melambangkan keseimbangan antara 2 kepentingan, berikut juga singa yang bersayap. Yang dimana singa sendiri menguasai daratan dan sayap adalah simbol untuk udara. Dalam hal ini, hubungan kerjasama atau apapun jenis hubungannya, lebih menekankan ke unsur saling melengkapi kelebihan dan kekurangan masing – masing pihak.

[Minor Arcana] Angka 1 Yang Melambangkan Peluang (Part 1)

Angka 1 dalam tarot seringkali melambangkan awal mula atau semacam peluang awal. Tergantung dengan bacaan lainnya juga, angka 1 dalam tarot minor arcana bisa berarti bagus dan bisa juga berarti situasi yang kurang menguntungkan.

Ace of Wands

Wands sendiri yang dilambangkan dengan element api, mensimbolkan energi kreatifitas, karir, dan sebuah project yang dapat siap untuk diwujudkan.

Jadi, ace of wands sendiri menunjukkan akan peluang awal dari sebuah karir ataupun sebuah peluang yang bisa dikerjakan. Oleh karena itu, apabila ada klien yang menanyakan seputar pekerjaan yang sudah di apply, apabila keluar ace of wands, itu menandakan kemungkinan besar dia mendapatkan pekerjaan baru. Meskipun pekerjaan baru disini bisa berarti dia diterima di tempat dia melamar itu, ATAU dia mendapat peluang pekerjaan lain.

Kartu ini juga bisa diinterpretasikan sebagai mendapat posisi baru dalam pekerjaan saat ini. Meskipun memang apakah posisi tersebut lebih baik atau sebaliknya, masih harus dibaca lebih lanjut.

Apakah Ace of Wands ada semacam aspek negatifnya dalam bacaan? Yes, memang ada, tergantung posisinya dalam tebaran juga.

Apabila Ace of Wands berada dalam aspek negatif dalam suatu tebaran, seringkali menunjukkan peluang yang disia-siakan oleh klien. Jadi bisa dikatakan sudah cukup banyak peluang karir yang datang ke si klien, namun dia sia-siakan karena 1 dan lain hal. Misalnya, kurang follow-up yang punya pekerjaan, malas/ kurang disiplin akan waktu, dan masih banyak faktor lagi tergantung si kliennya.

Ini juga bisa menunjukkan si klien juga TERLALU CEPAT untuk berpindah – pindah karir. Dalam artian, sebelum si klien menguasai ilmu di pekerjaan dia, dia merasa tidak kuat dan dengan terburu-buru pindah pekerjaan.

Apabila kartu seperti ini muncul dalam bacaan lain yang sekilas tidak nyambung topiknya (seperti percintaan), maka ini bisa mengindikasikan hal – hal yang berhubungan dengan kreatifitas meliputi topik pertanyaan tersebut.

Misalnya, apabila topik pertanyaannya seputar percintaan, maka ace of wands bisa menunjukkan entah klien atau calon pasangannya masih memprioritaskan karir ketimbang percintaan karena 1 dan lain hal. Atau apabila topik berhubungan dengan rejeki, ya bisa berarti rejeki tersebut ada di pekerjaan baru atau si klien harus pindah pekerjaan/ mencari peluang bisnis atau sampingan baru misalnya.

 

Ace of Cups

Cups yang diwakili oleh element air, melambagkan segala aspek emosional. Seringkali cups disini memang lebih mengacu ke hubungan atau relasi; meskipun tidak melulu soal pacaran yah.

Jadi, ace of cups bisa menunjukkan permulaan baru dalam hal relasi atau hubungan.

Dalam aspek positif, memang kartu ini menunjukkan akan adanya relasi baru yang bisa digarap. Mulai dari relasi, gebetan, keluarga, rekan bisnis, rekan kerja, dan masih banyak lagi tergantung dari topik pertanyaannya. Hanya saja, namanya juga sebuah peluang, ya tetap harus inisiatif digarap atau diwujudkan bukan? Peluang tetap hanya akan menjadi peluang belaka apabila tidak diikuti dengan aksi nyata untuk mengembangkan lebih jauh. Dalam sejumlah kasus, juga ini bisa menunjukkan untuk lebih baik move on dari ‘rekan lama’ ke ‘rekan baru’.

Aspek negatifnya? Tergantung dari tebaran kartu, ini juga bisa berarti ada kecenderungan untuk mudah berganti – ganti peluang atau banyak peluang yang terlewatkan dalam hal relasi. Contohnya, gonta – ganti gebetan karena kurangnya inisiatif untuk dikembangkan menjadi lebih dekat, berganti – ganti rekan kerja/ rekan bisnis karena 1 dan lain hal.

Kalau kartu cups berada dalam bacaan yang topiknya sekilas tidak berkaitan dengan relasi/ emosi, bisa saja ada semacam faktor lain yang ikut mempengaruhi topik/ pertanyaan tersebut.

Misalnya, apabila si klien menanyakan topik soal keuangan, tapi yang keluar adalah kartu ace of cups, itu bisa menunjukkan kalau keuangan si klien sangat bergantung kepada banyaknya relasi/ rekan yang bisa dia rubah menjadi suatu peluang untuk mendapatkan rejeki. Jualan snack ke teman – teman sekitar misalnya? Dagang pernak – pernik ke teman kantor misalnya? Semakin banyak rekan – rekan yang dia kenal, semakin tinggi kemungkinan penjualannya bukan?

Atau kalau misalnya, ada klien yang bertanya soal kenapa dia tidak kunjung naik posisi/ jabatan?

Ace of cups bisa menunjukkan waktunya untuk berganti bos atau mencari kantor/ divisi baru dengan bos lebih supportif.

Atau bila dalam tebaran 3 kartu, kartu pertama yang muncul adalah The Hermit, diikuti dengan Ace of Cups dan diakhiri dengan 10 of Cups, maka Ace of Cups disini bisa juga menunjukkan kecenderungan klien sebenarnya bisa saja naik pangkat, namun kemampuan dia untuk dekat dengan orang baru ataupun dekat dengan rekan – rekan kerja masih perlu ditingkatkan. Sekali lagi, tergantung kartu yang keluar dalam tebarannya.

 

(bersambung ke part 2)

[CTR] Kenapa Kita Dianjurkan Berperilaku Positif? Untuk SURVIVE!

01 the magician

Sudah lama dan cukup banyak teman – teman saya yang berkomentar kalau saya cenderung berpikir positif. Banyak juga yang bertanya, bagaimana caranya untuk berpikir positif dalam kehidupan sehari- hari.

Dengan tulisan ini, saya juga bermaksud menjelaskan kalau memang berpikir dan berperilaku positif itu, meskipun tentu saja dalam taraf yang moderat, justru sangat diperlukan untuk SURVIVE!

Mengapa bisa begitu? Berikut saya rangkum beberapa alasan kita perlu berpikir dan berperilaku positif. Dan semua yang saya rangkum disini, terjadi di sekeliling saya juga.

 

Positif Atau Masuk Rumah Sakit?

Sudah jadi semacam pengetahuan umum (thanks to social media) bahwa berpikir sekaligus berperilaku positif itu bisa menaikan daya tahan tubuh orang tersebut. Dengan demikian, apabila seseorang sehari – harinya cenderung berpikir negatif atau bahkan selalu ngedrama, sekuat apapun fisiknya sejak lahir, dia akan cenderung sering jatuh sakit.

Seperti apa sakitnya? Jujur saya sendiri tidak bisa memberikan kepastian penyakit yang dialami. Namun polanya selalu sama: penyakit tersebut akan ‘menyerang’ organ tubuh yang terlemah. Jadi bisa saja apabila anda terlalu sering berpikir negatif, anda akan mudah sakit kepala; beda untuk orang lain, bisa saja ada orang lain yang karena seringnya berpikir negatif, dia menjadi mudah sakit perut, dan lain sebagainya.

Dan sehebat apapun anda menjaga pola makan, olahraga, dan lain sebagainya, apabila tidak diimbangi dengan berpikir dan perilaku positif, dampak dari pola makan dan olahraga itu sendiri akan berkurang jauh.  (That’s why banyak juga orang yang mengaku vegetarian namun fisik terlihat dan terkesan sangat tua dibandingkan umurnya).

Positif Atau Anda Kehilangan Banyak Peluang Karir?

Apabila anda adalah seorang karyawan kantoran dimana pendapatan bulanan anda sudah pasti, mungkin perilaku positif bukanlah suatu hal yang penting untuk anda. Namun apabila anda adalah seorang pengusaha, baru mau terjun ke dunia usaha, ataupun berkarir di bidang yang penghasilannya bukanlah penghasilan tetap (termasuk pekerja kantoran bidang marketing misalnya), maka perilaku positif adalah suatu keharusan.

Saya sudah banyak melihat berbagai contoh kasus nyata yang terjadi didepan mata saya, dimana banyak teman saya yang kehilangan calon konsumen karena cara menjawab pertanyaan seseorang dengan -dingin-, “Silahkan kontak manajer saya saja.”. Ada juga kejadian dimana teman saya kehilangan peluang kerjaan yang sangat bagus dengan penghasilan cukup tinggi di suatu gym. Padahal banyak teman – temannya di gym tersebut berusaha merekrut dia secara personal, namun dimentahkan hanya karena mantan pacar teman saya pernah bekerja disana. Sudah bisa ditebak alasannya: takut dikontak sama mantannya tersebut.

Atau ada juga kejadian dimana seorang model yang seharusnya bisa mendapat suatu pekerjaan fotografi, namun semua itu menjadi hilang hanya karena perilaku tidak sabaran dan menghapus kontak manajer event photo tersebut. Padahal setelah event photo tersebut selesai berjalan, semua model yang berpartisipasi, menjadi kebanjiran banyak pekerjaan disana.

Positif Atau Anda Kehilangan Banyak Calon Pasangan

Saya ada banyak sekali teman wanita yang secara wajah dan fisik itu sangat cantik. Sebagian besar dari teman yang cantik tersebut ternyata lebih banyak menghabiskan waktu sebagai jomblo! Bahkan proses PDKT dengan calon pasangannya pun tidak ada yang bertahan lama!

Setelah diselidiki penyebabnya, ternyata ya sederhana juga kok. Banyak pria yang tertarik dengan paras cantik seorang wanita di awal. Namun setelah banyak berinteraksi, ternyata wanita cantik tersebut terlalu banyak drama, meminta perhatian, terlalu banyak mengeluh dan mempermasalahkan banyak hal yang seharusnya bisa diselesaikan dengan sederhana.

“Seharusnya, kalau anda mencinta seseorang, anda harus menerima apa adanya!”, begitulah pesan yang selalu keluar bukan? Namun perlu diingat, dunia ini bukanlah seperti cerita romantis di novel. Kita tidak akan bisa menerima seseorang apa adanya 100%. Banyak pria yang bisa menerima wanita apa adanya dan sebaliknya, wanita pun juga demikian. Namun hanya 1 hal yang seringkali menjadi harga mati dan tidak bisa diterima oleh siapapun cepat atau lambat: perilaku negatif.

 

Sekian dulu tulisan saya kali ini, dan untuk tulisan berikutnya, saya akan membagikan ‘kelanjutan’ dari artikel ini.

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

%d bloggers like this: