Tips untuk orang yang baru memulai

Untuk pertama-tama, saya akan menjabarkan beberapa hal bisa dijadikan untuk pemikiran teman-teman yang ingin belajar tarot. Kali ini, saya akan membuatnya dalam bentuk format Q&A. Sebagian dari pertanyaan ini, sudah saya post di blog saya sebelumnya.

Katanya deck tarot itu harus diberikan, bukan dibeli. Benarkah begitu?
Wah….jujur ini sebenernya termasuk anggapan yang sudah beredar lama di Indonesia. Tapi sebenarnya teman-teman tidak perlu menunggu untuk diberi deck oleh orang lain. Kalau ada yang dikasi ama orang, ya beruntunglah kamu. Tapi kalau tidak dikasih yah, beli aja di toko-toko. Tidak ada aturan yang melarang kita beli deck tarot bukan? Lagipula banyak sekali tarot reader yang sangat bagus, langkah awalnya mala beli deck tuh.

Kalau memang sebegitu inginnya diberi tarot deck oleh orang lain, ya ajaklah teman kamu ke toko, kasih uang ke dia, minta dia beliin deck yg kamu mau, dan berikan ke kamu. Beres kan? Hehehehehhe

Dari anggapan seperti itu, saya pernah mendengar kalau ada yg menganggap, deck itu harus didapat dari orang lain (Baca: dicuri). Kalo ini, jelas-jelas tidak perlu. Masa mau belajar tarot saja sudah buat kejahatan? Hehehehehehehehe

Bagaimana cara memilih deck?
Tidak ada aturan khusus mengenai cara memilih deck. Cukup datang ke toko atau liat catalog, dan pilihlah deck yang gambarnya anda suka. Cukup seperti itu. Yang pelru diingat, pilih yang ada tulisan tarot, dan bukan tulisan oracle. Karena deck tarot dan oracle itu berbeda. Untuk Oracle, akan dibahas di article lainnya.

Bagaimana awalnya saya belajar Tarot ini?
Saya berikan cara sederhana untuk belajar tarot yang paling mudah di awal2.
1. Cari teman yang mau dibaca
2. Berikan dia bacaan secara gratis
3. Langsung keluarin kartu, dikocok, dan ditebar
4. Kemudian interpretasikan dengan ‘nyontek’ dari buku; dan hubungankan dengan pertanyaan temen kamu
Kalau melakukannya seperti itu, pada waktunya nanti akan bisa baca sendiri tanpa lewat buku kok. Teman-teman akan terkejut betapa akuratnya bacaan anda (dalam ukuran pemula) sehingga anda akan menganggap anda punya kemampuan lain. Hehehehehehe

Itu ramalan tarot beneran kejadian ga seh?
Well, tarot sebenarnya klo dibilang buat meramal (bukan melamar yah, hehehehehe) juga ga bisa dibilang tepat2 amat seh. Karena memang sebenernya tarot itu hanyalah suatu alat.

Yup, suatu alat….

Gunanya: untuk memprediksi….

Prediksi apa? Bisa macem2, bisa ‘kecenderungan’ hidup anda yg sekarang dan dalam waktu deket, bisa juga perkiraan kedepannya anda bakal gimana? pilihan mana yang sebaiknya diambil? dsb dsb.

Tapi inget, yang namanya prediksi itu sebenernya ada 1 asumsi:

semua faktor pendukungnya adalah tetap alias stabil alias ga berubah alias sateris paribus.

Gampangnya begini….

Tau ramalan cuaca kan?

Misalnya besok diramalkan cuaca Jakarta hujan lebat.

Maka besoknya Jakarta memang bener2 hujan klo ga ada yang aneh2 yg terjadi di Indonesia.

Tapi bayangkan klo mendadak keesokan arinya, pagi2 bener, di Sumatera ada kebakaran hutan (lage, biasa kan langganan? hehehehe, canda…..canda). Nah, blom tentu tuh Jakarta jadi hujan. Karena bisa aja tekanan angin yang ke Jakarta berubah kan?

Belajarnya perlu kemampuan khusus yah?

Jujur, belajar tarot memang perlu kemampuan khusus, dan hanya 1 kemampuan khusus yg diperlukan.

KOMITMEN

Kenapa komitmen? simple kok, karena orang klo belajar adakalanya angin2an bkn? Makanya, tarot itu sebenernya gampang banget, tapi perlu komitmen untuk belajar terus-menerus. Yah…kayak lifetime study gtu dheeee.

Belajarnya susah yah?

Jujur, sampai seklarang gw bingung kenapa tarot dianggap susah belajarnya. Yang penting sebenernya cm mau baca buku, dan terapin aja apa yg cocok buat anda yg mau belajar. Klo ga cocok ya caranya jgn dipake. Simpel kok.

Karena aspek terpenting dari tarot itu adalah diri anda sendiri

Gunain aja segala cara yg menurut anda cocok untuk belajar dan penerapannya. Bole ‘nyontek’ para ahli tarot atau bahkan bole pake cara sendiri.

Tarot itu kan setan yah?

Well, klo pertanyaan ini sebenernya tergantung orangnya juga. Pikiran tu orang cukup terbuka ato ga? Klo pikiran tu orang sempit ato fanatik banget dengan suatu ‘lembaga’, yah mendingan ga usa belajar tarot dan ga usa diladenin.

Sekali lage, karena tarot itu suatu alat, dan salah satu kegunaannya untuk membuat prediksi berikut memberi saran2 yg bisa membantu penanya.

Tapi ntah knp di Indonesia, Tarot adakalanya disalahgunakan untuk sesuatu yang berbau terlalu mistis (tapi bukan mistis yg sewajarnya) dan mala jadi cenderung ngibulin orang (dengan berbagai mitos2 dan prasangka2). Makanya image Tarot di Indonesia mala jadi jelek.

Apapun keyakinan anda, apapun agama anda, apapun prinsip anda, Tarot bisa anda sesuaikan dengan keyakinan, agama, dan prinsip anda.

Karena memang pada dasarnya Tarot buat prediksi, bukan meramal.

Dan bukan untuk ‘melangkahi’ Tuhan.

Tapi bagi orang yg ga tau Tarot dan fanatik memang adakalnya jadi ngecap Tarot sebagai setan.

Ya….klo udah kayak begitu mo diapain lage? Biarkan saja mereka hidup dalam ‘dunia pribadi’ mereka. Justru klo kita makin berniat menjelaskan, tu orang mala makin illfeel.

Sekian dulu untuk tips nya. Nanti akan saya tambahin lage.

Leave a Reply

Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers:

%d bloggers like this: