Blog Archives
How To See Your Deck’s Character
Karena melihat karakter deck tarot tampaknya sudah menjadi trend, berikut ane share spread yang berkenaan dengan karakter deck tersebut.
Bentuk formasinya adalah 3 x 4 dimana posisinya adalah
1 2 3
4 5 6
7 8 9
10 11 12
Kartu 1-3: Bagaimana ciri khas energi dari tarot saya?
Kartu 4-6: Apa saja kegunaan tarot ini, dan untuk tema bacaan2 apa saja tarot ini akan sangat tajam?
Kartu 7-9: Apa saja kekurangan dari deck tarot ini berikut tema bacaan2 yg tidak dianjurkan menggunakan deck ini?
Kartu 10-12: apa saja yang perlu saya lakukan sebagai pemilik kartu ini?
Untuk energinya apakah maskulin atau feminim, teman2 bisa liat dari mayoritas kartu yang keluar. Apabila memang lebih banyak wands dan swordsnya ketimbang cups dan pentacles nya, sudah bisa dipastikan deck anda adalah maskulin. Berikut daftar asosiasi singkatnya
wands: masculine, aktif, api, proyek, rencana, rasional
Cups: feminime, pasif, air, otak kanan, intuisi, irrasional
Swords: masculine, aktif, udara, logika, otak kiri, rasional
Pentacles: feminim, pasif, tanah, sumber daya, rejeki, irrasional
Nah untuk perawatan khusus seperti dupa, warna pouch, dan alas, serta aksesoris2 lainnya, sebenernya itu betul2 tergantung intuisi pengguna seiring dengan penggunanya sering memakai deck tarot tersebut. Yang menarik adalah, apa yang diminta oleh deck pasti sesuai dengan barang2 yg kita kenal.
Dengan demikian:
– Misalnya pixelfreax memang berbisnis di kristal dan aromatherapi, maka OTOMATIS berbagai jenis kristal dan aromatherapi dan dupa2 ddikenal baik pixelfereax bukan? Makanya tarot dia dan tarot teman2 yg dia baca mintanya adalah hal2 seputar kristal, dupa, aromatherapi, dan lain lain sesuai ilmu pengetahuan si pixelfreax.
– Nah….apabila teman2 memiliki pengetahuan di bidang lain yang belum tentu sama dengan pixelfreax, maka teman2 ga perlu minder. Gunakan intuisi teman2 dan coba tanyakan ke deck. Tu deck tarot pasti akan meminta sesuatu yang memang teman2 kenal. BUKAN yang asing di pengetahuan teman2.
Jadi misalnya kalo teman2 ada yang suka dan mengenal bahan makanan, bisa saja ketimbang tu deck minta dupa dan kristal, dia akan meminta bahan makanan seperti buah2an yang memang teman2 tahu. Atau juga kalo teman2 memang bisa melakukan ritual pembersihan, tu deck juga bisa saja minat dibersihkan dan dikirim energi dari teman2 sendiri.
Intinya banyak cara untuk melihat apa yg deck tarot mau dan SESUAI dengan pengetahuan teman2.
Kalo untuk wujud spirit dan usia, jujur memang ini tingkat tinggi. Namun teman2 bisa melakukannya dengan cara memandangi terus 1 kartu yang menurut teman2 paling menarik dari seluruh deck. Pandangi terus dan biarkan berbagai imajinasi dan kata2 melayang di pikiran teman2, dan teman2 pasti tahu jadinya tipe spirit kayak apa.
The Importance of Journal
Well…..saya rasa sudah banyak thread2 yg membagi2 ilmu pengetahuan seperti Lucid Dream, Meraga Sukma alias Astral Travel, dan thread2 lainnya yang menekankan akan pentingnya semua pelajar/ murid yg belajar untuk memiliki suatu buku catatan. Dalam Tarot dan magick pun hal memiliki buku catatan juga berlaku dan sangat dianjurkan.
Mengapa sangat dianjurkan?
Faktor paling utama adalah karena manusia memang pada dasarnya mudah lupa dalam menerima sesuatu ilmu. Semua pengetahuan yang kita dapatkan akan lebih mudah diingat apabila pengetahuan itu dicatat. Hal ini sebenarnya ditambah semakin mudah lupanya, karena kita sebagai manusia yg belajar baik tarot maupun magick, seringkali mendapat pengetahuan baru dari hal2 yg tidak terduga seperti:
– Mendapat inspirasi dari kumpul2 alias gathering baik sesama peminat tarot, maupun bidang2 lainnya
– Inspirasi yang didapat dari aktifitas sosial lain seperti jalan2, ketempat ibadah, nelp teman, dsb dsb
– Inspirasi didapat dari mimpi
– Inspirasi yang didapat dari intuisi dan suara2 dikepala kita, dan masih banyak lagi.
Kalau kita tidak mencatatnya, sudah bisa dipastikan memang kita tetap akan mengingat di bawah sadar kita namun sudah pasti 90% kita akan tidak ingat sama sekali di pikiran sadar kita.
Faktor lain yang juga penting adalah bahwa meskipun kita mendapat banyak ilmu pengetahuan dari buku2 dan teman2 lainnya, namun ilmu tersebut tidaklah saklek atau fix atau berlaku untuk semua orang. Ilmu pengetahuan yang kita dapat, seringkali harus kita rubah dan modifikasi sesuai keyakinan dan kepercayaan kita. Nah, disini catatan berperan sangat penting untuk menuliskan ilmu apa yang telah kita dapatkan berikut apa saja perubahan/ modifikasi yang kita buat agar sesuai dengan diri kita.
Percaya atau tidak, seiring dengan waktu, sebuah ilmu pengetahuan akan banyak mengalami modifikasi.
Sebagai contoh, saya sendiri sudah memodifikasi cara pembersihan diri sebelum meditasi sebanyak 5x dengan urutan timeline sebagai berikut:
– Tahun 2008: pembersihan yang saya lakukan berupa menaruh 4 kartu ace di 4 penjuru. Ace of wands didepan saya, cups di kanan, swords di belakang, pentacles di kiri saya.
– Tahun 2010 awal: sedikit perubahan dimana susunannya menjadi Ace of Wands didepan, cups dibelakang, swords di kanan, pentacles di kiri saya
– Tahun 2010 Juni: penambahan ritual dimana setelah meletakkan 4 kartu Ace dari Tarot, saya juga melakukan LBRP
– Tahun 2010 November: penambahan ritual lagi dimana setelah meletakkan 4 kartu Ace dari tarot, saya melakukan visualisasi bola putih, dan setelah itu LBRP.
– Tahun 2010 Desember: saya membagi menjadi 2 versi tergantung kebutuhan….
1. Versi ringkas: pembersihan cukup LBRP sambil digabungkan dengan visualisasi Bola Putih
2. Versi lengkap: pembersihan dengan 4 kartu Ace dari Tarot, LBRP, Visualisasi Bola Putih, dan affirmasi yang terbayang saat itu.
Ini baru hanya sekadar ritual pembersihan saja. Masih banyak bagian2 lain yg juga mengalami modifikasi. Bahkan bagi para tarot reader pun, mencatat hasil bacaan berikut interpretasinya juga menjadi suatu manfaat tersendiri.
Mengapa demikian? Karena baik anda sebagai tarot reader (secara khusus) maupun praktisi magick (secara umum), begitu anda membiasakan diri untuk mencatat dari awal anda memiliki tehnik sampai modifikasi2nya, anda akan melihat perkembangan diri anda sendiri. Anda akan terkejut bahwa ternyata pemahaman anda yang semula sederhana, bisa berkembang menjadi pemahaman yang sangat kompleks namun tetap terarah.
Segini dulu sharingnya. Semoga membantu.
Refleksi: Kok Bisa ada Anggapan Tarot Reader Berat di ‘Jodoh’ ?
Topik berikut ini, saya sengaja bawakan karena seringa sekali beredar pemahaman di orang-orang yang baru mau belajar tarot, dimana untuk belajar tarot itu perlu mengorbankan 1 dari 3 hal dibawah ini:
– Cinta
– Kekayaan
– keluarga
Nah, sekarang yang saya bahas untuk awal-awal adalah mengenai cinta dahulu. Cukup banyak tarot reader yang bilang ke saya, kalau setelah membaca dan menekuni tarot, mereka merasa dalam hal jodoh sangat berat sekali. Mereka merasa ada saja halangan untuk mendapat pasangan yang tepat, dan ada saja alasannya untuk putus sama pacarnya.
Well….saya bukan orang yang percaya jodoh itu ‘turun dari langit’, saya sendiri lebih memilih jodoh itu bisa diusahakan dan dicari. Jodoh bisa dicari dari sekeliling kita…teman2, sahabta, rekan kerja, apapun itu. Sedangkan jodoh juga bisa diusahakan melalui rasa saling menghormati dan mengerti pribadi masing-masing.
Yah, saya tidak akan berpanjang-panjang mengenai cara mendapat jodoh yang baik dan mengutarakan pemikiran saya mengenai jodoh itu sendiri bagaimana. Melainkan yang saya tekankan disini adalah untuk para tarot reader kembali bercermin mengenai kehidupan cinta anda yg merasa berat di jodoh.
Satu hal yang sudah pasti membedakan para tarot reader dengan orang awam adalah pola pikirnya tarot reader yang berbeda dan ‘katanya’ lebih mengerti banyak tentang alam sekitar, mengerti berbagai entitas2 didunia ini, mengerti aliran energi, ngerti tentang astral, dsb dsb…sebutkan saja semuanya, maka kita akan mendapat sekelompok daftar panjang yang membedakan para tarot reader ketimbang orang awam.
Nah, disini masalah utamanya. Seringkali, daftar panjang kemampuan kita yang membuat kita merasa ‘diatas’ orang awam itu, sekaligus menjadi daftar panjang -kesombongan- kita dibandingkan orang awam. Hal ini jarang sekali ditemukan oleh para Tarot Reader yang menggunakan pendekatan psikologi; namun sering sekali ditemukan di Tarot Reader yang menggunakan pendekatan spiritual dan ilmu2 lainnya.
Kalau sudah seperti itu, biasanya seorang tarot reader yang menggunakan pendekatan spiritual, justru semakin merasa bahwa dirinya lah yang benar, orang lain menjadi salah. Hal ini bisa terwujud dari tidak maunya para tarot reader untuk menerima pendapat orang lain dan mencibirkan opini2 orang lain karena merasa pengetahuannya yang lebih banyak dia dapatkan itu.
Nah, ini juga pada akhirnya berpengaruh bagi diri Tarot Reader dalam mencari pasangan. Dimana para Tarot Reader merasa tahu kelebihan dan kekurangan pasangan mereka. Bahaya nya adalah, para Tarot Reader yang mengaku berat jodoh ini, seringkali karena saking tau nya kekurangan dan kelebihan pasangan, dia menjadikan kekurangan pasangannya itu sebagai alasan dia tidak puas/ tidak cocok untuk menjalin hubungan dan nyaris tidak melihat sisi positif dari pasangannya itu. Berawal dari situlah si Tarot reader mulai tidak puas dengan pasangannya, mencari-cari kesalahan, dsb dsb. Sadar atau tidak sadar, seringkali karena kesombongan orang yang mengaku tahu akan banyak hal dari sisi spiritual ini, justru membuat ego dalam dirinya menjadi sangat tinggi. Seakan-akan dunia berputar mengelilingi dirinya….hanya dirinya (dan gurunya/ pembimbingnya) yg benar sementara yg lainnya tidak se-benar dia.
Saya rasa ini sudah cukup menjelaskan kenapa para tarot reader yang yang merasa berat jodoh…..
Bukan karena karma dari membaca tarot
Bukan karena hukuman dari Tuhan
Bukan karena pengaruh dari spirit ini itu
Bukan karena takdir yg kejam
Bukan karena pengaruh dari setan ini itu
Bukan karena pengaruh djin, dsb dsb dsb
TAPI….
Semata-mata karena ego dirinya sendiri yang menjadi lebih tinggi sehingga pasangan menjadi tidak mau dekat-dekat dengan mereka.
Spirit dan semua entitas lainnya memang bisa mempengaruhi emosi manusia dan pikiran manusia. Namun keputusan dalam berbuat sesuatu dan menilai suatu kejadian adalah MURNI keputusan manusia sendiri.
Dan akhir kata….
STOP mengkambinghitamkan berat jodoh itu karena tarot, spirit, djin, atau apapun yang bisa dikambinghitamkan. Karena semua itu munculnya yah…..dari diri sendiri. Hehehehehehehhe
Sekian dulu tulisan saya. Semoga membantu
Refleksi: Mengapa diri kita kedatangan lebih banyak klien yang menanyakan suatu topik yang sama ketimbang topik yang lain?
Yah…sudah menjadi pengetahuan umum bagi para tarot reader, apabila klien datang ke kita (apalagi wanita), maka yang paling banyak ditanyakan adalah:
1. cinta
2. karir
3. keluarga
Sedangkan kalo klien yang datang kekita adalah laki-laki, maka yang paling banyak ditanyakan adalah:
1. karir
2. cinta
3. rejeki
Nah, pembahasan kali ini, sebenarnya lebih dalam dari itu. Saya meminta pembaca, terutama yang juga bisa baca tarot untuk bercermin dari keadaan klien yang datang ke diri kita. Dan dari berefleksi itu, mungkin ada yang menemukan klien-klien yang topik pertanyaan 1 lebih banyak ditanyakan ketimbang topik pertanyaan yang lain. Sebagai contoh:
1. TR A, lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai cinta ketimbang yang lain.
2. TR B, lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai Past Life
3. Ada juga yang lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai kita-kiat berurusan ama dukun (gw sendiri perna ngalamin beginian)
Nah, jawaban dari mengapa kita lebih sering kedatangan klien tipikal tertentu dibandingkan klien tipikal lain, mungkin itu juga menunjukkan bagaimana kita sebagai tarot reader memandang/ mempelajari dunia ini secara keseluruhan.
Sebagai contoh:
1. TR A lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai cinta. Berarti kemungkinan besar, si A ini dalam kehidupannya saat ini juga mempelajari tentang cinta sekaligus memiliki pengetahuan yang banyak mengenai cinta (bukan berarti A itu romantis yah).
2. TR B lebih sering mendapatkan topik pertanyaan mengenai Past Life, kemungkinan besar si B ini dalam kehidupannya perbah/ sering berhubungan dengan leluhurnya sekaligus memiliki pemahaman yang unik mengenai past life. Makanya knowledge past life dia bisa dikatakan sangat banyak.
3. TR C sering mendapat topik yang berhubungan dengan dukun-dukun lainnya, maka percaya atau tidak….si C ini kemungkinan besar memang sering sekali berurusan sama dukun dan juga banyak belajar dari para dukun (Saya mengkonotasikan dukun sebagai orang yang netral…bukan yang jelek).
Jadi….apabila ada klien datang kekita dan minta dibacakan, sebenarnya tidak hanya kita bisa membantu klien bercermin dari situasi dan kondisi dia saat ini dan memberikan alternatif2 solusi. Melainkan kita juga bisa bercermin mengenai pandangan kita terhadap dunia dari klien-klien yang datang kepada kita.
Ingat hukum tarik-menarik? Ini juga terjadi antara Tarot Reader dengan para kliennya.
In Depth With Meditation Using Tarot
Well….di tulisan2 awal, salah satu kegunaan lain untuk tarot ada meditasi bukan? Nah….tulisan kali ini sebenarnya lebih untuk membahas meditasi tersebut secara lebih mendalam. Manfaatnya, selain untuk meningkatkan intuisi (kalau sering dilatih), pemahaman kita akan suatu kartu juga akan menjadi semakin luas dan tidak hanya berdasarkan textbook saja.
Untuk kartu-kartu yang digunakan, saya sarankan di awal2, cukup menggunakan kartu Major Arcana dahulu. Cukup 1 kartu untuk 1 hari; dan anda bisa memulainya secara berurutan (dari kartu 0 sampai 21), ataupun mengambil secara acak sesuai yang anda inginkan.
Untuk pertama-tama, lakukan cara pembersihan seperti yang saya pernah tuliskan sebelumnya, atau anda bisa gunakan cara anda sendiri seperti berdoa menurut kepercayaan anda masing2.
Setelah itu, ambil posisi duduk yang nyaman, badan tegap dan tidak tidur. Ambil salah satu kartu major arcana yang ingin anda perdalam maknanya. Pandangi kartu tersebut sampai anda dapat mengingat gambar kartu itu secara umum.
Setelah anda dapat mengingat gambar tersebut, tutup mata anda dan tetap pertahankan gambar tersebut dipikiran anda. Visualisasikan ukuran kartu dipikiran anda semakin membesar perlahan-lahan sehingga ukurannya membentuk seukuran diri anda.
Bayangkan anda melangkah masuk kedalam kartu itu, teliti lingkungan sekitarnya didalam kartu itu….apa saja yang anda lihat?
Kemudian temuilah sosok yang ada di kartu itu, bagaimana sifatnya? Perawakannya? Adakah detail2 lain yang tidak anda sadari dia miliki?
Setelah itu, tanyakanlah apa saja hal-hal yang berkaitan dengan yang ingin anda pelajari. Kemudian, biarkan dia menjawabnya. Apa saja jawaban yang dia berikan?
Kadangkala, sosok dalam kartu itu akan mengajak anda jalan2 untuk melihat lingkungan sekitar sambil berbagi ilmu kepada anda. Apa saja yang anda dapatkan?
Sesudah selesai berdiskusi dengan dia, ucapkan terima kasih kepada dia, melangkah keluar dari kartu tersebut. Visualisasikan kartunya semakin mengecil dan kembali keukuran semula. Dan buka mata anda.
Setelah ini, anda bisa menutupnya denan pembersihan lagi, ataupun dengan doa sesuai kepercayaan anda masing2
Latihan ini bisa dikatakan latihan visualisasi. Jadi gambarnya yang ada di imajinasi anda akan semakin terlatih dan semakin berkembang. Seringkali saat anda melakukan visualisasi, gambar yang ada dipikiran anda semakin liar dan menjadi berbeda dengan yang ada di kartu. Itu tidak masalah, tetap ikuti saja visualisasinya.
Apabila sosok dalam kartu tersebut tidak memberi jawaban….maka tetaplah berterima kasih kepada dia dan bila mau, silahkan berjalan-jalan melihat-lihat sekeliling lingkungan dalam kartu tersebut.
Bisa dikatakan sosok dalam kartu itu juga merupakan manifestasi dalam pikiran bawah sadar anda. Sehingga apabila sosok tersebut tidak memberi jawaban, bisa dikatakan bawah sadar anda masi menghalangi anda untuk memberikan jawaban tersebut.
Sekian dulu artikelnya. Semoga membantu.