Blog Archives

Inspirasi The Devil : Kenapa Iblis -Tidak Selalu- Berarti Buruk

Khusus untuk inspirasi Arkana Mayor, saya akan membahas dari berbagai sisi sebuah kartu di tiap postnya. Dan saya akan lebih menekankan sisi ‘melawan arus’nya dari sebuah kartu. Harapan saya, agar pembaca bisa melihat suatu kartu menjadi lebih objektif. Kartu yang sekilas terlihat bagus, juga memiliki makna yang buruk; pun kartu yang sekilas terlihat buruk, juga memiliki makna yang baik.

Seringkali dalam bacaan kartu tarot, apabila keluar kartu The Devil, seringkali kita sebagai tarot reader (bahkan di berbagai film layar lebar sekalipun), menginterpretasikan sebagai sesuatu yang jahat ataupun sesuatu yang sangat buruk bisa terjadi.

Dan memang dalam berbagai literatur tarot pun, kartu The Devil, identik dengan godaan hasrat, tidak terbatas berarti godaan seksual saja, tapi bisa dalam artian godaan untuk ketergantungan akan narkotika, ketergantungan akan sebuah hubungan yang toxic/ beracun. Mungkin saking sudah tertanamnya di benak manusia, sehingga ada istilah populer bagi orang yang terjebak di sesuatu yang negatif terus – menerus : Terjebak Dalam Lingkaran Setan.

Hanya saja, apakah setiap kali keluar kartu The Devil tersebut, selalu berarti buruk?

Sebagai informasi, kartu The Devil sendiri, bila dikaitkan dengan astrologi, berada dalam ‘perlindungan’ zodiak Capricorn. Sebuah zodiak yang seringkali dianggap sebagai zodiak pekerja keras, berjuang gigih untuk mencapai tujuan.

Namun tujuan ala zodiak capricorn, seringkali lebih bersifat materi. Sehingga sangat wajar, apabila seseorang dengan zodiak Capricorn, mungkin sangat mementingkan status sosial minimal untuk diri sendiri. Pangkat dan berbagai pencapaian serta status materi menjadi faktor yang cukup penting bagi seorang berzodiak Capricorn. Dan tentunya, semua itu didapat dengan bekerja keras.

Apa Maksud Dari Makna “The Devil” Sendiri?

Kalau saya bisa merangkum dalam 1 kalimat, kalimat yang paling tepat adalah “Ada harga, ada barang.”

Yes, the devil disini maksudnya lebih menunjukkan ada hal yang harus dibayar untuk memperoleh sesuatu. Konteks membayar disini, tentunya seperti dalam praktik negosiasi dan perdagangan ada umumnya. Ada sesuatu yang harus ditukar untuk mendapatkan apa yang kamu mau.

Jadi, apabila kamu ingin mendapat mobil mewah, ya dengan cara membelinya/ menukar dengan uang; tidak ada uang? Ya kumpulkan uang dengan bekerja yang menghasilkan uang. Kamu ingin mendapatkan cinta si dia? Ya perlu berusaha mendekati dia, lepas dari kamu adalah seorang pria atau wanita, ataupun kamu orang yang pasif ataupun aktif, ya harus ada usahanya. Kira – kira seperti itulah gambaran untuk berusahanya.

Konsep dari ada kesepakatan, ada harga yang harus dibayar untuk mencapai goal kita itulah, makna dari kartu The Devil dengan konteks yang positif. Nah, sekarang, bagaimana dengan makna The Devil dalam konteks negatif?

Sederhananya, makna dalam konteks negatif ya kebalikan dari konteks positif tersebut. Jadi, dari yang semula mendapatkan sesuatu dengan bekerja keras, ya kitanya malas untuk bekerja keras dan maunya jalan pintas bisa cepat kaya. Mau mendapatkan hati si dia, tapi malas untuk melakukan pendekatan, dan alhasil ingin mencari jalan pintas agar si dia bisa langsung jatuh cinta dengan kamu. Caranya? Bisa dengan menggiring ke hubungan toxic, ataupun sesuatu yang membuat si dia ketergantungan denganmu.

Jadi, secara singkat, makna dari The Devil secara umum ya berputar dari sisi membayar harga untuk suatu tujuan, apapun konteks harganya. Namun, kenapa seringkali kartu The Devil dianggap sebagai pertanda buruk?

Pengaruh Film Main Stream Yang Memperkuat Misskonsepsi

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Sederhananya, ketika kita bertanya, tau darimana apabila setan itu jahat? Kenapa kartu The Devil seringkali dianggap menunjukkan pertanda buruk? Simple….dari film hiburan.

Banyak sekali berbagai media hiburan fiksi, dimana memposisikan iblis sebagai sosok yang jahat. Lebih tepatnya, premis tokoh utama dalam cerita bernegosiasi dengan iblis untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan, iblis mengajukan syaratnya apabila ingin mendapat hal tersebut, dan tokoh yang sama menyetujui syarat tersebut.

Ditambah lagi, seringkali sosok iblis dalam berbagai cerita fiksi tersebut, memberikan syarat yang sebenarnya kompleks, bahkan dia sudah meminta si tokoh utama untuk berpikir ulang atas permintaannya. Namun si tokoh utama dengan cerobohnya mengiayakan syarat yang ada.

Dan ketika apa yang diinginkan terpenuhi, iblis meminta bayarannya atas pekerjaannya. Namun karena iblis dianggap jahat, maka tokoh utama tersebut berusaha menghindari ‘kewajiban’ dia dalam membayar.

Namun apabila kita melihat dalam kacamata netral, dan untuk sementara, mencabut nama Iblis tersebut, katakanlah menjadi nama Agus misalnya…, maka berbagai cerita tersebut, seringkali bukanlah cerita seputar kejahatan dan orang yang berusaha lari dari kekuatan jahat tersebut. Melainkan menjadi cerita seseorang yang sudah mengerjakan kewajibannya, meminta hak, namun end up pemberi kerja lari tidak mau membayar hak pekerja tersebut.

Terdengar ‘lucu’ bukan?

Makna Umum The Devil

Dengan demikian, makna umum yang seringkali ditunjukkan dalam kartu The Devil, itu sebenarnya betul: sesuatu yang toxic, ketergantungan akan sesuatu, kecanduan, godaan materi, dan lain sebagainya. Namun itu hanyalah 50% betul karena hanya mengcover sisi buruknya.

Sisi positifnya? Dan yang seringkali belum terpikirkan (karena ‘cuci otak’ media fiksi tersebut) , adalah melakukan sesuatu dengan proses, adanya ikatan kerjasama yang sepandan, adanya moderasi dalam mengejar materi. Sekaligus memahami bahwa materi itu memang penting. Namun dicari dan didapat dengan sikap moderat dan seimbang. Karena kita tahu dampaknya ke pola pikir kita apabila kita terlalu terobsesi dengan materi.

Sehingga berikutnya, apabila kita sedang membacakan kartu tarot ke orang lain, apabila keluar kartu The Devil, menurut saya, ini bisa saja menunjukkan adanya peluang tertentu yang cukup ‘menggoda’ dan sayang untuk ditolak. Namun perlunya kehati – hatian dan meneliti terlebih dahulu berbagai point peluang dan kesepakatan yang ada didepan. The Devil seringkali dalam bacaan, bukan menunjukkan godaan melakukan sesuatu yang buruk; melainkan godaan untuk mengabaikan berbagai detail yang ada sebelum melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penanya.

Kartu Significator? Perlu Kah?

Photo by Danielle Rangel on Pexels.com

Dari beberapa sesi free online+ sharing yang saya lakukan bersama teman – teman, saya menerima masukan untuk kembali membahas seputar kartu significator. Dan cepat / lambat memang pertanyaan seputar significator tersebut akan kembali muncul.

Saya sendiri menggunakan kartu significator itu pada masa awal – awal banget saya belajar tarot reading. Itupun hanya saya lakukan di bacaan yang menggunakan tebaran Celtic Cross. Dan dari pengalaman pribadi, metode menggunakan kartu significator ini, hanya ‘bertahan’ di saya selama 2 bulanan saja. Seterusnya? Uda jarang banget kecuali klien secara spesifik meminta. But hey…, balik ke topik…, apakah significator itu?

Apakah Kartu Significator Itu?

Sederhananya, yang namanya kartu significator adalah kartu yang menunjukkan profil/ situasi yang mewakili klien yang akan kita bacakan. Nah, kartu significator tersebut, adakalanya dipilih dan ditarik duluan sebelum melakukan pembacaan, ataupun juga bisa dengan mengambil 1 kartu acak yang mewakili klien tersebut.

Kalau dulu sih, saya menggunakan metode dengan mengocok kartu dan mengambil 1 kartu secara acak untuk mewakili situasi si klien; baru dilanjutkan dengan bacaan umum sesuai pertanyaan klien.

Namun, ada juga yang menggunakan metode ‘menentukan’ 1 kartu tersebut. Misalnya, apabila klien sedang ada project, ya bisa aja memilih kartu 10 of Pentacles untuk mewakili situasinya. Apabila klien sedang menjelang pernikahan, bisa saja mengambil 1 kartu The Lovers untuk diletakkan di tempat bacaan sebelum memulai pembacaan.

Sebagai tambahan, di sebagian tarot reader, juga membiarkan klien memilih sendiri secara bebas, kartu yang menjadi significatornya.

Namun ada juga yang memilihnya berdasarkan profil, jenis kelamin, dan zodiak si klien itu sendiri. Bagaimana caranya? Ya cukup mengambil 1 kartu Court Card yang merepresentatifkan profil klien tersebut.

Significator List

Berikut daftar pembagian kartu significator berdasarkan profil klien.

Berdasarkan gender dan rentang usia:

  • Page : anak – anak / wanita muda (sampai 18 tahun)
  • Knight : pria muda (bisa berusia 18 – 30an tahun)
  • Queen : wanita dewasa, diatas 18 tahun
  • King : pria dewasa (diatas 40 tahun)

Kemudian zodiak :

  • Wands – simbol api – Aries , Leo , Sagitarius
  • Cups – simbol air – Cancer , Scorpio , Pisces
  • Swords – simbol udara – Gemini , Libra , Aquarius
  • Pentacles – simbol tanah/ bumi – Taurus , Virgo , Capricorn

Sebagai contoh, apabila kliennya adalah seorang wanita berusia 27 tahun dan Sagitarius, maka kartu significatornya adalah Queen of Wands ; apabila kliennya adalah seorang pria berusia 19 tahun dengan zodiak Virgo, maka kartu significatornya adalah Knight of Pentacles.

Apa Manfaat Menggunakan Significator?

Photo by cottonbro on Pexels.com

Tujuan dari penggunaan significator ini tak lain dan tak bukan untuk memperkaya dan personalisasi pembacaan.

Memperkaya disini dalam artian untuk menambah variasi bacaan dan detail – detail bacaan akan suatu pertanyaan klien yang mungkin lebih mudah terbaca apabila menggunakan kartu significator.

Tentunya dengan membaca menggunakan kartu significator tersebut, apapun metodenya, dan tergantung kepada readernya juga, ada yang end up bisa membaca lebih detail dan lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan significator.

Sementara, maksud dari personalisasi disini ya untuk membuat bacaannya merasa dia banget. Atau bisa related dengan kartu yang dikeluarkan. Karena memang tidak sedikit ada klien yang merasa ‘nyambung’ dengan kartu yang mewakili dirinya ketika melakukan pembacaan.

Namun balik lagi, pola klien yang kooperatif seperti ini, seringkali baru bisa didapat apabila klien tersebut adalah klien langganan kita; jarang sekali klien yang baru pertama kali dibacakan tarot dan belum ada pengalaman sebelumnya seputar “membaca tarot yang benar”, itu akan membuka pikirannya sampai sekooperatif itu.

Apakah Significator Tersebut Wajib?

Sepanjang saya mengubek – ubek bahan literatur dan dari pengalaman pribadi, pada akhirnya saya justru melihat, penggunaan kartu significator itu adalah sesuatu yang tidak wajib dan ujung – ujungnya, ya sesuai dengan kenyamanan si pembaca tarotnya saja.

Namun lepas dari itu semua, saya tetap menyarankan untuk mempelajari metode penggunaan kartu significator ini. Sederhananya, mungkin metode ini kurang cocok untuk saya pribadi, tapi mungkin cocok untuk beberapa pembaca artikel ini.

Dan pada akhirnya memang metode ini sudah menjadi 1 dari sekian banyak metode baca tarot yang memang wajib diketahui oleh para tarot reader yang kedepannya ada rencana untuk mengajarkan tarot ke orang lain.

Bagi yang berminat untuk melihat e-book saya, bisa klik link ini.

General Career Reading, December 2018

Topik kedua, seputar karir secara umum, apapun bentuk karirnya. 🙂

Karir disini tidak melulu soal pekerjaan rutin kantor yang menghasilkan uang bulanan, melainkan bisa juga seputar aktifitas lainnya yang sesuai dengan passion anda.

Namun, apabila kebanyakan topik bacaan lebih berdasarkan zodiac, maka kali ini gw akan buat sedikit beda, lebih berdasarkan angka tahun kelahiran.

Caranya sederhana, jumlahkan hingga 1 digit tahun kelahiran anda.

Misalnya, tahun kelahiran 1990,

Maka 1 + 9 + 9 + 0 = 19  , 1 + 9 = 10 , 1 + 0 = 1

Maka angka yang anda dapatkan ya angka 1.

Sisanya tinggal cocokan saja angka yang tertera di gambar dibawah ini dengan bacaannya.

Happy reading. 🙂

About Psychic Attack : Part 2

Nah, di bagian kedua ini, gw akan bahas mengenai psychic attack yang sesungguhnya dan bukan yang hanya sugesti dari orang yang merasa terkena serangan psychic. Bahasan kali ini akan gw bagi menjadi 3 bagian besar. Yaitu penyebab munculnya serangan psychic, cara membedakan psychic yg asli dan sugesti, berikut cara menangkalnya.

Penyebab munculnya serangan psychic

Secara umum, penyebab munculnya serangan psychic terbagi menjadi 2 cara:

Tanpa disengaja

Dari sekian banyak kasus serangan psychic yang terjadi didunia orang awam, mayoritas si pelaku melakukan seranga psychic tersebut tanpa dia sendiri sadari. Seperti yang kita ketahui, pikiran kita mempengaruhi medan energy disekeliling kita sendiri. Jadi misalkan si A memang berada di situasi dimana dia benar – benar tidak suka dengan si B, bahkan sampai membencinya atau sampai dendam, maka tanpa A sadari, ia mengirimkan energy buruk ke si B tanpa si A sadari. Tentu saja karena tidak disadari, maka serangan psychicnya tidak terfokus ke si B semata dan adakalanya juga berimbas kepada orang lain disekeliling A sendiri.

Cara disengaja

Sesuai namanya, si A yang benar – benar membenci si B, memutuskan meminta dukun/ orang pintar/ penyihir, ataupun melakukannya sendiri prosedur untuk melakukan serangan psychic kepada si B. Karena sifatnya disengaja, maka serangan ini memang sifatnya terfokus kepada target. Hal yang perlu diketahui dari cara disengaja ini, apabila si A ataupun orang yang diminta si A melakukan serangan psychic ke target memang benar-benar ahli dan mengerti mekanisme serangan psychic tersebut, maka mereka juga tahu bahwa serangan yang merugikan orang lain juga akan kembali merugikan diri sendiri berkali – kali lipat besarnya. Ini seperti hokum karma ataupun hokum tarik – menarik dimana apabila kita memberikan energy yang merugikan orang lain, maka energy tersebut akan kembali ke diri sendiri lebih besar daripada yang kita kirimkan APAPUN motivasi pengiriman energinya. So, akan sedikit sekali para ahli yang bersedia mengirimkan serangan psychic mengingat konsekuensinya juga tidak bisa dianggap remeh.

Cara membedakan serangan psychic yang asli dengan murni sugesti

Apabila memang kasus serangan psychic di lingkungan awam memang jarang terjadi dan mayoritas hanyalah sugesti diri, maka bagaimana kita bisa mengetahui itu benar-benar serangan psychic?

Hal pertama yang teman – teman perlu ketahui, serangan psychic selalu menyerang bagian tubuh terlemah kalian. Jadi apabila bagian perut anda merupakan bagian yang paling paling lemah, maka perut andalah yang menjadi prioritas daerah yang diserang, apabila kepala anda yang lemah, maka kepala anda yang menjadi sasaran utama.

Hal kedua yang perlu teman – teman ketahui, meskipun anda merasakan sakit didaerah tubuh terlemah anda, teman2 tetap perlu konsultasi ke dokter dan tetap melakukan diagnose penyebab penyakit secara medis. Intinya, tetap prioritaskan pengobatan medis terlebih dahulu untuk penyembuhan dan baru simpulkan sakit yang anda rasakan berasal dari serangan psychic apabil memang secara medis tidak bisa diatasi atau sumber penyakitnya tidak diketahui.

Cara menangkal serangan psychic

Untuk mencegah serangan psychic itu sendiri mengenai diri kita, sebenarnya selain banyak berdoa sesuai agama masing – masing, kita sendiri perlu percaya diri dan yakin bahwa diri kita aman sentosa saja dan selalu terlindungi oleh alam/ Tuhan. Jadi asalkan kita tidak merugikan orang lain, kita tidak perlu takut orang lain akan menyerang diri kita. Keyakinan diri dan optimisme yang tinggi menjadi factor yang penting dalam membangun perisai energy disekeliling diri kita untuk menangkal energy yang merugikan diri kita.

Sebagai referensi, gw yakin teman – teman pada tahu kalau kejadian serangan psychic, santet, pellet, atau bentuk serangan supranatural lainnya, hanyalah mengenai ORANG DALAM NEGERI saja yang memang terpapar dengan berbagai informasi mistik dan perdukunan lainnya. Sementara nyaris sedikit sekali kasus orang ekspatriat/ bule/ orang asing di Indonesia yang terkena serangan psychic di Indonesia. Penyebabnya cukup sederhana, yaitu karena orang asing tidak mengenai dan tidak percaya akan hal – hal mistis di Indonesia dan melihat itu sebagai bentuk hiburan semata. Justru dengan sikap tidak percaya itulah mala semakin membantu para orang asing untuk membangun perisai energy yang cukup kuat disekelilingnya.

Apabila anda memang sudah yakin anda mengalami serangan psychic, maka cara pertama yang bisa anda lakukan adalah melakukan doa pembersihan ataupun doa perlindungan sesuai dengan agama masing – masing. Gw yakin banget tiap agama memiliki set doanya sendiri untuk melindungi umatnya dari berbagai serangan – serangan supranatural tersebut. Lakukan doa tersebut dengan keyakinan yang tinggi, maka semuanya dapat ditangkal dengan mudah.

Apabila anda masih belum menemukan cara spesifik sesuai dengan kepercayaan anda, gw akan membagikan cara universal untuk menangkal serangan psychic tersebut.

  1. Berdiri dengan badan tegap, kosongkan pikiran, dan buat ritme nafas anda menjadi teratur (misalnya tarik nafas 3 hitungan, hembuskan nafas 3 hitungan, dan seterusnya).
  2. Fokuskan diri anda ke satu titik diantara 2 alis. Apabila anda belum pernah meditasi, ada kemungkinan anda akan merasa kepala terasa lebih berat dari biasanya, ataupun tubuh terasa dialiri listrik, ataupun merasakan sensai unik lainnya, atau tidak merasa sensasi sama sekali. Apapun yang anda rasakan, itu hanyalah reaksi dari tubuh anda dan itu sangat normal.
  3. Setelah anda focus ke satu titik diantara 2 alis , maka mulailah anda memutar badan anda 360 derajat secara perlahan – lahan. Rasakan perbedaan sensasinya disaat anda memutar badan anda. Apabila ketika anda merasakan sensasi yang tidak enak, ataupun bagian tubuh anda yg terlemah makin terasa sakit, rasa tekanan semakin membesar , ataupun sensai gelisah lainnya di 1 arah, maka asal serangan psychic berasa dari arah tersebut. Intinya anggaplah diri anda bagaikan radar yang berputar dan anda akan merasakan arah mana yang paling terasa sensasi ga enaknya.
  4. Setelah anda menemukan arah serangan, tetap jaga posisi tegap badan anda. Buka telapak tangan anda , rapatkan jari – jari tangan, dan saling temukan kedua jempol anda dan kedua teluncuk anda membentuk symbol segitiga. Letakkan symbol segitiga yang dibentuk oleh tangan anda ke tengah – tengah dahi anda dan posisikan agar titik yang anda fokuskan dikedua alis tadi berada di tengah – tengah lubang segitiga tangan anda.
  5. Visualisasikan bintang segilima / pentagram berwarna putih / kuning ditengah – tengah lubang segitiga tangan anda. Visualisasikan juga anda disinari cahaya putih dari langit – langit dan menyirami tubuh anda. Rasakan juga kehangatan cahaya tersebut yang berasal dari Atas.
  6. Setelah anda merasa cukup mengvisualisasikan bitang di dahi anda, lakukan gerakan mendorong dengan kedua tangan anda sambil tetap menjaga bentuk segitiganya. Disaat yang sama, tembakkan bintang tersebut kearah sumber serangan psychic.

Sekian share dari gw dan semoga bermanfaat untuk teman – teman.

About Psychic Attack: Part 1

Kali ini, gw akan mencoba membahas mengenai topic yang sebenarnya sering diutarakan oleh banyak klien gw sendiri, tarot reader, dan orang – orang awam yg berkecimpung di praktek supranatural. Yaitu mengenai serangan gaib, serangan psikis, atau serangan apapun yang bentuknya tidak kelihatan. Untuk pembukaannya, gw akan memberikan 1 statement yang mungkin teman2 akan kaget membacanya:

“Dari 100 kasus orang terkena serangan supranatural, yang bener2 kena serangan tersebut HANYA SEKITAR 5 KASUS saja. Sisanya murni ketakutan dari pikiran.”

Itu kalimat saya ambil inspirasinya dari buku karangan Michael Donald Kraig yg judulnya Modern Magick. Untuk itu, gw akan menjelaskan lebih konkrit terlebih dahulu berbagai factor yang terlibat dalam kinerja pikiran kita.

 

Pikiran dan tubuh manusia seringkali tidak bisa membedakan mana nyata dan mana yang –program dari pikiran- semata.

Konteks hal yang nyata ini akan saya persempit menjadi apa yang kita rasakan saat ini secara fisik. Bukan konteks filosofis yang luas sehingga bisa memperpanjang debat kusir nantinya. Dalam kehidupan sehari – hari, sebenarnya kita sendiri sudah dipengaruhi oleh berbagai factor tidak terlihat seperti:

  • Pesan – pesan iklan akan bentuk tubuh yang ideal, kesehatan yang ‘sehat’
  • Pesan – pesan dari agama masing2 anut seperti halal dan haram suatu makanan, pandangan terhadap gay dan lesbian.
  • Intimidasi ataupun kata2 rayuan dari para salesman, ataupun teman2 kita sendiri.

Hal diatas meskipun tampaknya remeh, namun bisa membentuk pola piker masing2 individu dan tubuh individu juga bereaksi terhadap pola piker tersebut. Sebagai contoh:

  • Wanita cantik itu harus berkulit putih layaknya orang Korea / Jepang di film2 drama (padahal aslinya orang korea coklat kulitnya.)
  • Sebagian kecil orang yang terlalu serius dalam soal halal dan haram makanannya, menjadikan tubuhnya punya mekanisme sendiri untuk memuntahkan makanan yang haram tersebut. Dari yang semula enak dan puas, hanya dalam hitungan detik, semuanya bisa berbalik menjadi mual – mual bahkan sampai sakit, hanya karena vonis itu makanan haram setelahnya (padahal hanya karena –dibilang haram- saja dan dari sisi makanan sendiri BELUM TENTU haram.)
  • Sebagian besar orang lebih percaya akan kualitas barang dengan merk yang bukan Cina (padahal barang bermerk bukan Cina tersebut, dibuatnya juga di Cina).
  • Dan tentunya juga ada banyak kasus dimana saking percayanya pasien akan dokter tertentu, ketika pasian sedang batuk parah dan dokter hanya member tablet gula, pasien tersebut benar-benar sembuh dari batuknya. ( ini sering disebut placebo effect)

Berbagai penyakit yang kita dapat, disamping disebabkan karena factor kebersihan lingkungan, seringkali lebih disebabkan karena tekanan pikiran/ stress saja.

Mungkin banyak teman – teman yang bingung, kenapa orang yang seringkali makan di restaurant mahal, bahkan gaya hidupnya lebih tinggi kelasnya, bahkan ada yang sampai benar2 menjaga pola makannya, ternyata TIDAK LEBIH SEHAT ketimbang orang2 yang makan sehari – harinya di warteg dan jajanan pasar lainnya. Well…. Tubuh kita selain bereaksi terhadap apa yang kita makan dan bagaimana lingkungan sekitar kita sendiri, ternyata juga bereaksi terhadap keadaan pikiran kita sendiri. Lucunya, orang yang menjaga pola makan dan bahkan makan – makanan yang dipercaya sangat bersih dan terjaga kualitasnya, belum tentu bisa menjaga ‘kebersihan’ pikirannya. Kebersihan disini bukanlah dalam arti berpikir bersih (baca: menjadi suci), melainkan tahu waktunya kapan memikirkan masalah, kapan mengesampingkan masalah dan menikmati hidup, kapan waktunya untuk rileks, dan kapan waktunya untuk serius.

Orang yang tidak menjaga pikirannya seringkali memikirkan masalah yang sedang dihadapi terus – menerus tanpa member kesempatan pikiran untuk rileks ataupun istirahat. Banyak orang baik usia remaja maupun yang sudah dewasa sekalipun sangat suka membuat situasi relasi mereka dengan pasangan menjadi sangat kompleks (Baca: sengaja membuat galau). Selain itu, dalam dunia kerja, ada kebiasaan untuk –sengaja menjadi sibuk- dengan cara menunda – nunda pekerjaan sampai mendekati deadline untuk memberikan ilusi bahwa mereka berada dalam situasi pekerjaan yang penting.Sikap – sikap yang sengaja memacu adrenalin secara berlebih inilah yang menjadi sumber penyakit utama tubuh kita.

Jadi, apabila banyak teman2 yang merasa sudah menjaga kesehatan, namun masih saja sering mendapat penyakit2 yang tidak jelas asal – usulnya, maka kemungkinan besar sumber penyakit itu adalah pikiran anda sendiri.

So, dari uraian factor diatas, apa hubungannya dengan psychic attack?

Seperti yang gw tulis sebelumnya, kejadian yang benar2 psychic attack (santet, dan dikerjain jarak jauh lainnya secara supranatural), paling hanya sekitar 5% dari sekian banyak kasus. Dan sisanya? Itu semua PALSU dan bersumber dari pikiran diri sendiri. Bagaimana bisa terjadi banyak kasus orang kena serangan supranatural sementara yg benar2 real adalah 5%? Simplenya gini, sebagian besar kasus orang yang terkena serangan supranatural penyebab aslinya bisa mencakup satu atau lebih dari beberapa factor penyebab dibawah ini:

  • Si korban sedang berselisih/ iri/ dengki dengan seseorang sehingga si korban sendiri takut orang yang dia benci itu akan memakai segala cara untuk menjatuhkan dirinya; termasuk dengan memakai dukun untuk menyerang dirinya. Rasa ketakutan itulah yang membuat fisiknya rentan terkena penyakit.
  • Si korban menganggap dirinya memiliki tingkat sensitifitas yang tinggi terhadap fenomena2 supranatural. Dan dia merasa dirinya mudah terpengaruh oleh kondisi mood orang2 sekitarnya termasuk orang yang menurutnya membenci si korban. Sudah sangat banyak kasus dimana orang yang memiliki tingkat sensitifitas yang tinggi NAMUN tidak memperdalam kemampuannya (alias amatir), mudah terkena sugesti diri kalo dirinya sedang diserang oleh pihak lain.
  • Si korban merasa tahu banyak tentang dunia supranatural, namun karena yang diketahui masih setengah2 dan tidak diimbangi antara logika dengan intuisinya, maka si korban mudah percaya akan keberadaan dan sensasi2 serangan supranatural; padahal belum tentu dia benar2 diserang.
  • Kalimat sederhana namun menohok: rekayasa/ sandiwara si korban belaka agar dirinya lebih diperhatikan orang banyak. Semula hanyalah sandiwara/ dirasa – rasakan saja sensasinya, namun lama – kelamaan menjadi terasa sungguhan (ingat pikiran juga menentukan kondisi tubuh).

 

Kalau demikian, bagaimana bisa membedakan antara yang real dengan imajinasi belaka? Dan Apabila memang benar – benar kena serangan supranatural, bagaiman menghalaunya? Untuk bagian itu, akan gw bahas lebih lanjut di post selanjutnya.