Blog Archives
Tanda Kiamat Sebuah Profesi Pembaca Tarot

Dari judulnya saja, terkesannya memang ekstrim negatif dan clicbait. Namun setelah dipikir – pikir, ini menjadi judul yang sangat tepat agar orang mau membaca artikel ini dan mulai untuk mencoba merenungkan dan intropeksi setelah selesai membaca artikel ini.
Dan seputar makna akan kiamat di artikel ini? Saya tidak menggunakan arti kata kiamat dalam arti yang sesungguhnya (that’s for another article), melainkan mungganakan arti kiamat sebagai bencana yang masif dan bisa merusak tatanan profesi yang selama ini sudah mapan.
Sinyal Kiamat 1: Menjamurnya Pelatihan Harga Murah
Ada contoh yang cukup terlihat disekitar kita. Sekitar tahun 2020an, mulai berkembang kursus seputar belajar menjadi Virtual Assistant dengan harga yang terjangkau, bahkan sangat murah. Kursus tersebut konon sangat menjamur dan menjanjikan pendapatan yang relatif tinggi dengan biaya investasi yang terjangkau tersebut. Dan setelah itu? Di tahun 2021 keatas, teknologi A.I yang membantu pekerjaan kita mulai menjamur dan dengan waktu yang relatif cepat, kursus virtual asistant tersebut relatif sunyi.
Ganti kursus menjadi Virtual Assistant tersebut menjadi kursus yang lain seperti Copy Writting, Membuat Laporan Keuangan, Perhitungan Pajak Pribadi, Trading Saham Yang Efisien, Membuat Start Up, Kursus Ilustrasi Fantasi, sampai hal yang sangat dekat dengan sebagian dari kita: Kursus Membaca Tarot Kilat atau Kursus Astrologi atau BaZi Cepat, dan seputar itu.
Ketika berbagai kursus murah tersebut muncul, maka dalam waktu 1-2 tahun kedepan, kemungkinan besar akan ada produk subtitusinya, entah dalam bentuk aplikasi ataupun alat lain yang bisa menggantikan kemampuan tersebut. Sehingga sebelum berbagai kemampuan yang saya contohkan diatas itu menjadi turun nilainya, maka praktisi akan mencoba membuat kursus murah tersebut sebagai cara mereka untuk mengambil keuntungan terakhir kali di fase akhir dari produk benda/ jasa yang mereka selama ini fasih untuk melakukannya.
Karena sebentar lagi, kemampuan mereka mungkin sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan jaman sekarang. Tarot pun juga sama, pada akhirnya trend kursus tarot murah itu muncul karena fungsi mereka sudah digantikan oleh pembacaan generik dari aplikasi.
Sinyal Kiamat 2: Menjamurnya Praktisi Pembaca Tarot Yang Tidak Kompeten
Apabila sebelum tahun 2006, tidak banyak orang yang mau mengakui dirinya berprofesi sebagai pembaca tarot, maka tahun 2010an menjadi momentum mulai muncul orang – orang yang dengan bangga menyatakan membaca tarot sebagai salah satu profesinya. Thanks juga dengan perkembangan media sosial seperti Tik Tok, Instagram, Facebook, X, dan media sosial lainnya, membaca tarot menjadi salah satu profesi yang bisa mendapatkan penghasilan yang menggiurkan semua orang.
Bahkan banyak pesulap yang pada awalnya sangat meremehkan praktek membaca Tarot sebagai bentuk hiburan dan cold reading semata, pada akhirnya beralih sepenuhnya menjadi pembaca tarot sekarang ini. Apakah setelah menjadi pembaca tarot, mereka masih tetap berpikir itu hanyalah cold reading saja, ya itu akan menjadi topik tersendiri di lain waktu.
Masalahnya disini adalah, meskipun terkesan terlalu cepat menghakimi, namun dari survei pribadi saya sendiri pun sudah jelas terlihat bahwa sebagian besar pembaca tarot yang ada di media sosial saat ini, tidak dibekali dengan pengetahuan seputar tarot yang mumpuni.

Kok bisa? Sederhana saja, karena sebagian besar orang yang mengaku pembaca tarot tersebut, memberikan interpretasi kartu yang maknanya berbeda jauh dibandingkan makna dasar dari kartu yang keluar. Misalnya, apabila kartu yang keluar adalah The Fool, makna dasar yang kita tahu adalah seputar permulaan baru ataupun menjalankan sesuatu yang relatif baru dan kita belum akan tahu kedepannya bagaimana. Sementara itu, si orang yang mengaku Tarot Reader ini membaca kartu The Fool sebagai bencana seputar pekerjaan yang datang secara tiba – tiba. Jauh sekali bukan?
Alhasil, semakin banyaknya praktisi pembaca tarot yang sekarang ini muncul, justru juga berdampak dengan semakin banyaknya orang yang mengaku dirinya pembaca tarot, namun dengan harga konsultasi yang sangat murah, diimbangi tingkat kompetensi yang juga rendah.
Ditambah lagi dengan banyak juga pembaca tarot yang nge-halu dia adalah titisan dewa – dewi tertentu, membuat saya berpikir, kondisi industri baca kartu Tarot menjadi sangat mengkhawatirkan.
Sinyal Kiamat 3: Pembaca Tarot Melanggar Etika Privasi Klien
Tidak bisa dipungkiri, banyak pembaca Tarot yang sengaja membuat konten video di media sosial, yang isinya untuk mengkomentari berbagai kondisi seorang selebriti. Meskipun itu adalah area yang abu – abu karena seharusnya kita tidak boleh membaca seseorang tanpa seijin orang terkait, menurut saya, sepanjang tidak menyinggung hal yang sensitif dan analisa yang lebih ke hiburan dan simbolis secara permukaanya saja, seharusnya itu tidak menjadi masalah.
Yang menjadi masalah adalah ketika para pembaca tarot ini, dengan menggunakan kartu tarot mereka, berusaha menganalisa kehidupan pribadi seseorang secara terlalu dalam dan tidak menghargai batas – batas privasi yang wajar, itulah yang menjadi bahaya.

Banyak sekali kejadian ketika seorang selebriti sedang mengalami masalah tertentu, pembaca tarot cenderung membuat konten untuk mengulik masalah selebriti tersebut dan cenderung memberikan pernyataan – pernyataan yang konteksnya sangat negatif bahkan cenderung memfitnah. Seperti menuduh secara langsung siapa yang selingkuh, siapa yang mencuri uangnya, menyatakan korban hilang sudah mati dengan alasan kartu mengatakan demikian (padahal masih hidup), mengalami penyakit kronis tertentu (dan berujung orang yang disebut, tidak sakit sama sekali), dan masih banyak lagi yang sangat berkonotasi negatif.
Dan semua itu tujuannya, ya agar konten dia viral, sehingga publisitas si pembaca tarot ini naik, dan diharapkan ada banyak calon klien yang mau berkonsultasi ke dia… at the cost of membunuh karakter si selebriti tersebut. Suka / tidak suka, itulah yang terjadi saat ini dilakukan oleh sebagian tarot reader: membunuh karakter seseorang agar dirinya menjadi viral dan mendapat banyak calon klien.
Di sisi lain, ada juga beberapa klien saya yang akhirnya bercerita dan mengakui, bahwa pada awalnya mereka tidak suka dengan profesi pembaca tarot itu sendiri. Penyebabnya? Karena di daerah mereka, ada saja pembaca tarot yang datang dan memaksa klien untuk dibacakan kartu tarot. Praktek memaksakan calon klien untuk dibaca langsung, bahkan tanpa persetujuan klien itu sendiri, menurut saya, itu sudah menjadi bentuk pelanggaran etika profesi yang sangat parah.
Solusi Di Tengah Kiamat ?
Meskipun kondisi diatas saat ini sedang terjadi di Indonesia, dan membuat pembaca Tarot seakan – akan menjadi profesi yang secara rejeki biasa saja, namun lebih ke memenuhi ego menarik perhatian si praktisinya, menurut saya, tetap ada beberapa cara agar kita sebagai pembaca tarot, tetap bisa dibayar harga tinggi dan bisa survive ditengah tantangan yang saya jabarkan diatas.
Dalam hal ini, biarkan saja kiamat dalam profesi pembaca Tarot ini, hanya kena ke pembaca Tarot ‘palsu’ ataupun cosplay saja, Sementara kita yang memang sungguh – sungguh menjadi pembaca Tarot, tetap bisa mendapat rejeki yang wajar dari profesi ini, tanpa harus merugikan pihak manapun.
Berikut beberapa solusi yang bisa dipertimbangkan di tengah situasi kiamat para pembaca Tarot.
Human Touch Dalam Setiap Pembacaan
Maksudnya Human Touch disini adalah dengan memberikan pembacaan yang khusus dan sesuai dengan profil klien kita sendiri. Sebagai contoh, apabila klien kita adalah seorang banker ternama dan berkonsultasi ke seorang pembaca Tarot, maka si pembaca dianjurkan juga mengerti dan memakai berbagai istilah umum perbankan.

Tujuannya? Selain menunjukkan kita sedikit banyak mengerti dunia si klien itu sendiri, secara tidak langsung juga menunjukkan ketertarikan kita akan profesi klien itu sendiri. Klien cenderung lebih menghargai kita apabila kita terlebih dahulu menghargai klien dengan cara mengerti dunia yang dijalani klien itu sendiri.
Dan praktek seperti diatas, setidaknya untuk saat ini, masih belum bisa digantikan dengan aplikasi pembacaan tarot umumnya. Alhasil, sesi pembacaan khusus tersebut dimana kita mengerti kondisi si klien secara umum, tentu akan membuat klien lebih menghargai jasa kita.
Nah, karena kita perlu mengerti lebih banyak berbagai latar belakang situasi klien yang beragam, maka solusi selanjutnya adalah…
Perbanyak Membaca Berita Berkualitas
Konteks membaca berita disini, sebenarnya bukanlah sebatas membaca berita pendek dari portal berita saja (karena seringkali netralitas diragukan dan bahasa yang digunakan demi viral, cukup ekstrim); melainkan juga membaca berbagai berita yang sifatnya analisa, opini, ataupun berita yang cukup mendetail pembahasannya.
Oleh karena itu, memang dianjurkan untuk berlangganan 1-2 koran digital secara rutin. Karena untuk berita dengan informasi yang akurat dan berkualitas, setidaknya untuk saat ini, masih dipegang oleh koran digital tersebut. Harga langganan sebulan yang berkisar 100 ribu lebih, menurut saya bukanlah harga yang besar bila dibandingkan dengan biaya konsultasi Tarot yang wajar di jaman sekarang.
Minimal, ketika kita sudah sering dan terbiasa dalam membaca berita, maka kita menjadi mengerti sedikit demi sedikit akan berbagai hal yang terjadi disekitar kita: trend bisnis, trend gaya hidup, sampai kondisi ekonomi dan sosial sekitar yang tentunya membantu agar omongan kita ke klien – klien yang kelas ekonomi atas, juga nyambung.
Mencoba Membahas Selain Percintaan
Kita semua tahu, topik percintaan adalah topik yang sangat populer dimanapun. Semua orang pasti akan selalu ingin tahu seputar relasi romantis. Topik tersebut juga merupakan topik yang paling banyak menarik perhatian audience secara umum sehingga dipastikan menambah kolam calon klien untuk para pembaca tarot.
Hanya saja, karena saking banyaknya topik seputar percintaan dan turunan – turunannya (selingkuh, orang ke-3, CLBK, dll), maka banyak pembaca tarot yang nyaman berkutatnya disana saja. Alhasil, ya karena -hanya bisa- di bidang tersebut, ujung – ujungnya pembaca Tarot umumnya menjadi banting harga agar klien memakai jasa mereka.
Untuk itu, akan jauh lebih mudah bila tidak hanya membaca kartu tarot untuk seputar percintaan saja, namun juga relasi seputar persahabatan, keluarga, dan berbagai topik lain seperti bisnis dan usaha, hukum, investasi, dan masih banyak lagi diluar topik percintaan tersebut.
Ingat, calon klien yang secara ekonomi itu mampu, seringkali tidak hanya sebatas bertanya seputar percintaan saja, namun juga berbagai hal lain yang memang mengusik hidupnya.
Penutup : Kiamat Bagi Pembaca Tarot Yang Malas Beradaptasi
Sederhananya memang seperti itu. Banyak pembaca tarot yang mungkin karena sudah nyaman dengan kondisi dan situasinya, maka ketika teknologi sudah berkembang dan pembaca tarot sudah banyak, maka mereka cenderung membanting harga agar klien bisa memakai jasa dia. Di saat yang sama, karena kebutuhan hidup terus meningkat, maka pada akhirnya pun kualitas hidup si pembaca tarot menjadi menurun.
Mau tidak mau? Ya beradaptasi dengan berbagai tantangan dan perubahan yang ada disetiap waktu apabila kita ingin bisa hidup dari profesi membaca tarot ini.
Dan dari semua berbagai perubahan yang ada di jaman ini, menurut saya, dalam industri membaca tarot ini, tetap ada 1 faktor yang tidak pernah berubah alias tetap diinginkan sampai kapanpun: faktor sentuhan manusianya dalam jasa membaca tarot.
Peluang dan Tantangan di 78 Tahun Indonesia: “Transportasi, Komunikasi, Kesejahteraan Kelas Pekerja”
Sekitar sebulanan dari tanggal artikel ini ditulis, Indonesia akan kembali merayakan kemerdekaannya di usia 78 tahun. Dan seperti biasa, saya akan membahas seputar peluang dan tantangan yang akan dihadapi oleh Indonesia secara umum untuk 1 tahun kedepannya. Untuk menganalisa tersebut, saya menggunakan chart Solar Return yang memang secara tradisi, digunakan untuk memperkirakan trend peluang dan tantangan sesuatu ketika dia ‘berulang tahun’, atau sering juga disebut sebagai chart ulang tahun.
Berikut chart ulang tahun/ solar return Indonesia di usia 78 menggunakan aplikasi solarfire dengan wholesign house system.

Berikut beberapa potensi tantangan yang akan dihadapi Indonesia.
Penerapan Kemajuan Teknologi Yang Berpotensi Prematur.
- Venus, Ascendant, Sun, Moon di Leo, House 1, square Jupiter, Uranus, MC di Taurus House 10.
Penerapan dan ekspansi dalam penggunaan teknologi, akan menjadi aspect yang kemungkinan besar sangat didukung oleh kepala pemerintahan. Mungkin salah satu alasannya adalah untuk menerapkan efisiensi pengolahan data negara, sekaligus untuk mengurangi berbagai celah korupsi di waktu kedepannya.
Hanya saja, dari chart ini, sepertinya kondisi Indonesia secara umum, belum terlalu bisa mengadopsi berbagai teknologi tersebut secara lancar. Ini disebabkan karena masyarakatnya sendiri memang cenderung abai dan kurang mau memahami cara kerja teknologi tersebut apabila teknologi itu kurang memberikan ‘nilai hiburan’ dimatanya.
Selain itu, kulit teknologi atau tampilan website dan berbagai tools dan portal negara cenderung akan dinilai dengan cukup kritis oleh masyarakat sebagai pengguna. Bagus atau tidaknya kulit/ tampilan tersebut, akan mempengaruhi secara signifikan bagaimana masyarakat bersedia menggunakan tools tersebut.
Kesehatan Para Pekerja Pertanian, Perkebunan, dan Real Estate Akan Lebih Disorot.
- Moon di Leo House 1, opposition Saturn di Pisces House 8

Tantangan berikutnya yang juga cukup penting, adalah adanya potensi kesehatan fisik para pekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan real estate yang lebih disorot dibandingkan sebelumnya. Adanya potensi dana investasi yang terlalu ngepas ataupun macet alirannya, berpotensi kepada penghematan besar – besaran di sektor terkait yang beresiko akan menurunnya standard keamanan kerja.
Akan sangat dianjurkan untuk memperhatikan keselamatan kerja terutama di 3 sektor diatas karena peran negara sebagai pengayom masyarakat akan disorot apabila ada berbagai proyek baik negara maupun swasta yang ternyata terkena kasus yang mengakibatkan kondisi para pekerja terkait semakin sulit.
Perlunya Penyusunan Dan Pengawasan Anggaran Yang Detail Terutama Sektor Pembangunan Infrastruktur Transportasi dan Komunikasi.
- Mercury dan Mars di Virgo House 2, oposition Neptune di Pisces House 8.

Hal lain yang menonjol di usia Indonesia yang ke 78 ini adalah, dengan kembali dipercepatnya pembangunan infrastrutur yang berkaitan dengan komunikasi dan transportasi, terutama yang bertujuan untuk mempercepat transportasi bahan – bahan industri. Dari analisa chart diatas, ada potensi digagasnya proyek baru yang terkati, dan diberitakan secara cukup masif di media. Hanya saja pengelolaan di lapangan, cenderung berdasarkan budget yang relatif ngepas dan proses menjadi lebih lambat dari semestinya.
Penyebab utamanya selain perlunya kontrol ketat budget pembangunan di sektor terkait, juga disebabkan oleh investor yang sebenarnya kurang suka dengan manuver politik oleh kepala negara Indonesia saat itu. Lepas dari siapapun kepala negaranya. Oleh karena itu, bila memungkinkan, rasio dana investor asing untuk pembangunan infrastruktur ini lebih kecil ketimbang dana investor dalam negeri.
Aspek Hukum Yang Secara Umum Yang Pada Prakteknya Kurang Memihak Rakyat Kecil, Kembali Menjadi Sorotan.
- Pluto di Capricorn House 6 square North Node di Aries House 9
Tantangan terakhir yang perlu diperhatikan di Indonesia, adalah kembalinya trend menyorot/ mengevaluasi kembali berbabagi sistem hukum yang relatif mudah dimanipulasi untuk menekan masyarakat kecil ataupun yang ekonominya relatif rendah, kembali menjadi sorotan publik nantinya.
Negara cenderung akan diminta ketegasannya oleh berbagai lembaga sosial, untuk merevisi aspek hukum yang dinilai sangat memberatkan rakyat kecil ataupun yang bisa dipelintir untuk mengkambinghitamkan rakyat kecil akibat kesalahan yang sebenarnya berasal dari pihak yang posisi jabatan lebih tinggi, ataupun pihak yang memiliki modal yang relatif lebih besar.
Setelah ini, kita akan membahas potensi peluang yang akan dialami Indonesia.
Masyarakat Cenderung “Toleran” Terhadap Figur Agama di Indonesia.
- Venus, Ascendant, Sun, Moon di Leo House 1, trine Chiron dan North Node di Aries House 9
Ada kemungkinan pemimpin figur agama (apapun) di Indonesia, lepas dari bagaimanapun sikap dan keputusan individu tersebut, meskipun keputusannya bukanlah keputusan yang populer, cenderung dimaafkan ataupun diterima, atau bahkan ditoleransi oleh masyarakat Indonesia secara umum.
Ini juga menunjukkan, di usia Indonesia yang menginjang 78 tahun ini, figur pemimpin agama ataupun pemimpin dari suatu institusi bertemakan agama cenderung lebih diterima oleh masyarakat Indonesia itu sendiri.
Selain itu, masyarakat juga cenderung lebih tolerant terhadap aktifitas yang dilakukan oleh institusi pengadilan ataupun pendidikan secara umum. Sepanjang institusi tersebut berhasil menyampaikan keberpihakan mereka kepada masyarakat umum, image mereka relatif bagus di periode terkait.
Kolaborasi Yang Lancar Antara 4 aspek: Dana Negara, Kelas Pekerja, Investasi dan Hak/Kewajiban Negara, Dengan Kepala Negara.
- Mars dan Mercury di Virgo house 2, trine Pluto di Capricorn house 6, sextile Neptune di Pisces house 8, sextile MC di Taurus house 10.

Formasi di chart diatas, masuk dalam kategori aspect pattern Kite atau layang – layang. Dimana secara singkat menunjukkan kolaborasi dari 4 aspek yang sangat baik, asalkan kolaborasi tersebut dilakukan sesuai dengan urutannya: Dana negara kemudian ke kelas pekerja, kemudian ke investasi dan hak/ kewajiban negara, kemudian ke kepala negara, dan kembali ke dana negara. Aspek untuk mulainya boleh dari mana saja dari 4 aspek tersebut, namun urutan kolaborasinya harus sesuai dengan urutan diatas.
Apabila proses kolaborasinya tidak sesuai urutan diatas, maka proses tersebut akan menemukan kendala yang cukup signifikan.
Sebagai contoh, aspek dana negara, sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu untuk subsidi kesehatan, pertahanan, keperluan kelas pekerja yang esensial termasuk gaji. Setelah aspek tersebut diperbaiki, barulah investor luar negeri ataupun hak dan kewajiban negara secara materi akan lebih lancar. Apabila aspek dana negara langsung digunakan untuk kampanye menarik investor untuk dana tambahan, dan tanpa memperbaiki kondisi kesehatan ataupun kesejahteraan kelas pekerja, kemungkinan mendapat dana investor asing akan menjadi sangat sulit.
Contoh lainnya, aspek dana investasi asing cenderung mudah didapat apabila kepala pemerintahan berhasil mengkomunikasikan secara objektif untuk penggunaan dana tersebut, ataupun diberitahu di awal memang dialokasikan untuk kepentingan perkembangan kelompok pekerja, bukan karena langsung menyatakan keuangan negara yang minim.
Pemerintahan Yang Baik dan Menghasilkan, Sepanjang Memperhatikan Kelas Pekerja.
- Mars dan Mercury di Virgo House 2, trine Pluto di Capricorn House 6, trine MC dan Uranus di MC, House 10.
Mungkin ini menjadi kabar yang baik untuk satu pihak, namun sekaligus menjadi kabar yang kurang baik untuk pihak lain.
Dimana konfigurasi ini menekankan bahwa pemerintahan memiliki peluang yang cukup besar untuk meningkatkan sumber pendapatan, dalam bentuk memberi kebijakan yang sangat pro dengan kelas pekerja tersebut ataupun kebijakan yang pro dengan kondisi kesehatan pekerja maupun mendukug kondisi umum sektor pertahanan darat dan laut.
Kekurangannya, kebijakan tersebut apabila dilakukan, tentu akan berdampak memberi tantangan lebih kepada kelas pengusaha ataupun unit usaha kecil dan menengah secara umum. Karena kebijakan tersebut dapat berdampak kepada meningkatnya biaya operasional unit usaha terkait.
Penutup.
Apabila di usia 77 tahun Indonesia, saya menamakan sebagai tahun dengan tema “Infrastruktur dan Lingkungan Alam”; maka di usia 78 tahun Indonesia ini, sebagai tahun “Transportasi, Komunikasi, dan Kesejahteraan Kelas Pekerja”.
Untuk konsultasi tarot dan astrologi, bisa book jadwal konsultasi melalui WhatsApp di +62 8777 200 1885.
Analisa Tantangan dan Peluang Indonesia untuk 2022-2023 Menggunakan Astrologi, sebuah Solar Return Chart
Dalam sebuah tradisi astrologi, apabila seseorang akan berulang tahun kita bisa memperkirakan berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi orang tersebut, salah satunya dengan menggunakan Solar Return chart; sebuah chart astrologi dimana kondisi matahari berada di titik yang sama persis dibandingkan saat dia lahir.
Dan sebentar lagi, Indonesia akan merayakan ulang tahun kemerdekaannya ke-77, di tanggal 17 Agustus 2022. Jadi, saya rasa ini adalah waktu yang tepat untuk membuat tulisan seputar Solar Return Indonesia untuk menganalisa kemungkinan peluang dan tantangan yang dia hadapi di waktu kedepannya.
Berikut gambar chart Solar Return Indonesia untuk tahun 2022.

Dan berikut akan saya analisa berbagai tantangan yang mungkin terjadi antara 17 Agustus 2022 – 16 Agustus 2023.
Kondisi Masyarakat Indonesia

Dari sisi masyarakat umum, tantangan utama yang dihadapi Indonesia, dapat kita lihat dari kondiri house 1 di Solar Return Chartnya, dimana kemungkinan ada 2:
- Gerakan masyarakat yang sekilas terlihat melawan hukum/ institusi yang sudah mapan (seperti badan pemerintahan, ataupun perusahaan yang sudah berusia ‘tua’). Hanya saja gerakan ‘melawan’ ini seringkali dilandaskan karena ada semacam kekuatan institusi yang korup ataupun menyalahgunaan kekuasaannya.
- Dalam kasus seperti ini, kepala pemerintahan juga sudah memberikan instruksi yang jelas mengenai langkah yang perlu dilakukan, dan instruksi tersebut juga pro dengan keinginan rakyat. Hanya saja instruksi tersebut, cenderung kurang dituruti oleh orang yang seharusnya menjalankan instruksi tersebut.
Dengan demikian, ketika kejadian -masyarakat melawan institusi mapan- ini terjadi, maka ada potensi terbongkarnya rantai komunikasi antara kepala pemerintahan dengan anak buahnya yang ternyata, justru berkonflik kepentingan dengan anak buahnya yang memiliki kepentingan sendiri – sendiri, tanpa peduli instruksi kepala pemerintahnya.
Sementara peluang utama yang dihadapi Indonesia di bagian kondisi masyarakatnya:
- Masyarakat sangat suka dengan hiburan. Bisa dikatakan, berbagai kebijakan populer yang diambil, apabila di ‘cover’ dengan bahasa ataupun aktifitas yang bersifat hiburan, maka berbagai sifat anarkis yang muncul, justru menjadi berkurang jauh.
- Bisa diartikan juga, hiburan menjadi faktor esensial dalam mengambil keputusan penting. Jadi, apabila badan pemerintah ataupun perusahaan ingin mendapatkan simpati masyarakat, bungkuslah kebijakan – kebijakan tersebut dengan aktifitas hiburan, ataupun buat lah kebijakan pro masyarakat yang membuat mereka bisa menikmati hiburan dengan lebih baik.
Contoh konkrit yang bisa dipertimbangkan seperti mempermudah mekanisme ijin dan penyelenggaraan konser musik, membuat kampanye wisata yang jelas dan terarah serta lebih mengayomi turis, ataupun membuat peraturan kementrian yang mempermudah masyarakat bisa mengekspresikan karya kreatif secara lebih mudah, serta mendapatkan keuntungan finansial dari hal tersebut.
Kondisi Agrikultur, Tambang, dan Partai Oposisi
Untuk melihat hal diatas, kita lebih fokus ke kondisi house 4 dari solar return chart diatas.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh kita semua untuk bidang ini :
- Pihak oposisi akan cenderung menjadi lebih keras dalam mengkritik kebijakan pemerintah saat ini. Mungkin karena waktu pemilu yang semakin dekat, sehingga banyak pihak oposisi yang mencoba mencari berbagai kekurangan pemerintahan yang sekarang sebagai peluru kampanye mereka sendiri.
- Kemungkinan besar yang akan ditonjolkan oleh pihak oposisinya, adalah penegakan hukum pemerintahan yang dinilai lemah dan kurang pro ke masyarakat, lepas dari apakah secara objektifnya, pemerintah sudah mencoba mengusahakan yang terbaik atau tidaknya.
- Berbagai prosedur dalam pembangunan fasilitas publik, prosedur AMDAL dalam pertambangan maupun perlindungan lingkungan hidup, serta konflik dengan warga lokal, menjadi isu yang kerap kali akan digunakan oleh pihak oposisi nantinya.
Sementara peluang yang bisa kita harapkan untuk Indonesia selama setahun kedepan, adalah hasil pertambangan dan pertanian yang sebenarnya berpotensi jauh lebih tinggi dari target secara riil. Hanya saja, sedikit peringatan, hasil bumi yang melimpah tersebut juga tidak menutup resiko untuk dimanfaatkan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menimbun hasil bumi tersebut.
Hasilnya? Sebuah lagu lama yang sering kita dengar, yaitu potensi adanya kelangkaan hasil bumi yang ‘sengaja dibuat’ oleh berbagai pihak tersebut.
Kondisi Dunia Hiburan, Anak, Pendidikan, dan Moral di Indonesia.
Untuk melihat kondisi diatas, yang kita amati adalah kondisi dari house 5 nya itu sendiri.

Seperti yang sudah dibahas diatas, kondisi masyarakat Indonesia selama setahun kedepan, cenderung masih berkaitan erat dengan adanya hiburan – hiburan yang erat kaitannya dengan teknologi. Dengan tema yang sama (kemajuan teknologi) juga menjadi faktor pentik dalam dunia pendidikan termasuk cara membesarkan anak dan menentukan standard moral yang berlaku di negara Indonesia ini.
Alhasil, sangat dianjurkan untuk memberikan contoh moral dan budipekerti yang baik dengan menggunakan media yang sangat akrab di generasi sekarang: media sosial.
Peluang lainnya adalah, hiburan yang disuguhkan oleh masyarakat Indonesia sendiri, potensi dilirik oleh calon investor dari luar negeri, juga cenderung lebih besar daripada biasanya. Ini menjadi waktu yang sangat bagus untuk mempromosikan berbagai bentuk hiburan yang ada di Indonesia, lepas dari apakah bentuk hiburan tersebut berkaitan dengan mempromosikan budaya Indonesia atau individu.
Tantangan utama dalam setahun kedepan, yang saya analisa, ada 2:
- Masyarakat Indonesia menjadi sangat reaktif akan sesuatu yang berkaitan dengan tindakan tidak bermoral/ berempati yang menyebar di media sosial, terutama sesuatu yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan keuntungan finansial 1-2 pihak tertentu saja.
- Berbagai jasa teknologi yang berkaitan dengan hiburan terutama “permainan/ perdagangan menggunakan uang asli” juga semakin marak dan memiliki celah yang bisa dimanfaatkan agar tidak melawan hukum, meskipun secara moral memang masih dipertanyakan.
Contoh dari point ke-2 diatas adalah potensi masih maraknya berbagai giveaway dan sumbangan “palsu” ke orang yang membutuhkan, ataupun permainan dari program CSR yang ternyata setelah diaudit, tidak sampai ke target pihak yang membutuhkan/ merealisasikan kewajiban tanggung jawab sosialnya. Ini juga bisa bermakna sebaliknya: karena masyarakat sudah jengah, ketika ada pihak yang secara tulus melakukan suatu tindakan sosial dan diviralkan (oleh pihak lain), justru mendapatkan cibiran dan hinaan dari netizen.
Kondisi Hukum, Religi, Ilmu Pengetahuan, dan Kekuatan Komersil Indonesia di Mata Dunia
Untuk melihat kondisi diatas, kita dapat mengamati kondisi house 9 nya. Dan dilihat dari kondisi house 9 nya, Indonesia tetap memiliki peluang yang tinggi di mata dunia untuk menjadi negara yang dianggap baik reputasinya dengan 2 syarat:
- Perlahan – lahan, menekankan misi politik yang orientasinya ke sosial dan membantu negara – negara yang membutuhkan. Termasuk mengirimkan delegasi untuk hal yang berkaitan dengan agama, dan hukum.
- Mempertahankan neraca perdagangan dan PDB Indonesia di angka pertumbuhan diatas rata – rata negara ASEAN lainnya.
Tantangan yang masih perlu diperhatikan untuk Indonesia, adalah potensi fenomena bertemakan religi/ agama yang kembali marak untuk dijadikan bahan hiburan semata, sekaligus untuk memperoleh keuntungan finansial yang sangat besar.
Kondisi Kepala Pemerintahan Indonesia
Untuk melihat kondisi kepala pemerintahannya, kita bisa melihat kondisi house 10nya. Dan dari kondisi tersebut, kita dapat menganalisa beberapa hal:
- Permasalahan seputar konflik lahan, tambang, dan hutan, masih menjadi masalah yang cukup pelik bagi pemerintahan Indonesia. Karena meskipun hal tersebut, diperlukan untuk menjaga program pemerintah pusat, dalam pelaksanaannya, pihak oposisi cenderung menggunakan premis “rakyat sengsara karena lahan digusur negara” sebagai peluru untuk memenangkan suara partai oposisi di pemilu 2024.
- Tekanan dari 2 pihak: masyarakat Indonesia sendiri yang sudah berasumsi negara sedang tidur, dan pihak luar negeri yang ingin memaksakan kepentingannya mereka ke Indonesia terutama dalam perdagangan, menjadi sangat kencang.
Dengan demikian, mempertahankan reputasi kepala pemerintahan memang menjadi tantangan yang sangat tinggi; selain karena masyarakat yang tidak mengetahui kejadian dibelakang layar kepala pemerintahan untuk terus membela masyarakat Indonesia, mereka sendiri sudah sering disusupi berbagai berita yang mendorong opini seakan – akan pemerintah abai. Diperkuat dengan dorongan dari luar negeri (terutama dari negara maju) untuk memaksakan kepentingan ekonominya ke Indonesia agar Indonesia bisa nurut dengan kebijakan mereka.
Kondisi Parlemen Indonesia
Untuk melihat kondisi parlemen Indonesia, kita perlu menganalisa kondisi house 11 nya. Dan khusus house 11, ada beberapa peluang dan tantangan yang dimana saya rasa, masyarakat perlu mengawalnya dengan baik:
- Anggota parlemen (MPR dan DPR), berpotensi relatif mudah termakan hoax dan dipengaruhi oleh berbagai berita viral yang tendensius. Bahkan seringkali waktu mereka habis untuk menangani / menanggapi fenomena yang ternyata hoax tersebut.
- Akan ada potensi beberapa anggota parlemen, ketahuan terlibat semacam skandal yang berkaitan dengan bisnis hiburan, yang kemudian dialihkan perhatian masyarakatnya melalui hal – hal yang berbau agama.
Kondisi Kiminalitas dan Institusi Sosial di Indonesia

Untuk melihat kondisi tersebut, kita bisa menganalisa kondisi house 12 dari Solar Return chart tersebut. Saya menganalisa ada beberapa potensi/ tantangan yang patut untuk kita perhatikan:
- Kelompok yang oposisi dengan pemerintahan, ada potensi untuk menggunakan pelaku kriminal untuk menjalankan rencana mereka dibalik layar. Jadi, sangat dianjurkan selama setahun kedepan, untuk pihak yang berwajib untuk meneliti dan menyelidiki sebuah kasus kriminal yang melibatkan figur politis yang oposisi dengan pemerintahan saat ini. Kenapa? Karena ada kemungkinan berbagai kasus yang menjurus ke kriminal tersebut ternyata sudah di setting oleh mereka sendiri sebelumnya, untuk menyebarkan isu negatif ke pemerintahan.
- Kelompok oposisi cenderung akan menggunakan institusi sosial untuk menjalankan rencana kampanyenya, lepas dari apakah agenda tersebut bertujuan positif maupun negatif.
- Khususnya industri kesehatan (termasuk rumah sakit) dan berbagai institusi yang berkaitan dengan therapi kesehatan jiwa, akan mengalami kenaikan pendapatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu, dikarenakan permintaan dari masyarakat yang juga lebih tinggi saat ini.
Kesimpulan

Dari uraian diatas, apabila kita rekap, terdapat beberapa peluang yang bisa kita gunakan maupun tantangan yang bisa kita persiapkan sebelumnya. Berbagai peluang tersebut diantaranya:
- Industri hiburan yang meningkat pesat dibandingkan tahun lalu, karena sedang diminati oleh calon investor luar negeri.
- Adanya peluang besar meningkatkan reputasi baik Indonesia di mata dunia melalui bantuan sosial
- Industri berbau agama dan budaya juga masih diterima baik oleh masyarakat
- Ada momentum baik untuk memperkenalkan moral dan budi pekerti ke masyarakat melalui media sosial dan berbagai berita positif lainnya.
- Hasil bumi, baik pertambangan maupun pertanian dan perkebunan yang berpotensi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
Sementara tantangan yang perlu dihadapi Indonesia meliputi:
- Pihak oposisi dari pemerintahan yang berpotensi menggunakan segala cara untuk mendiskreditkan pemerintahan saat ini.
- Kinerja parlemen yang berpotensi sangat terpengaruh dan reaktif akan berita yang ternyata hoax.
- Peluang hiburan yang berkaitan dengan ‘manipulasi keuangan’ yang kembali populer dan marak dengan iming – iming keuntungan yang cepat, namun respon/ himbaruan dari lembaga terkait yang munculnya juga terlambat dan kurang komprehensif.
- Rantai komunikasi kepala pemerintahan dengan kementrian yang sengaja dibuat kurang baik oleh beberapa kementrian itu sendiri.
- Masyarakat cenderung apatis terhadap berbagai tindakan sosial yang tulus, akibat maraknya aktifitas sosial yang viral dan berbau penipuan di tahun sebelumnya.
Demikian analisa peluang dan tantangan Indonesia dengan menggunakan chart astrologi Solar Return untuk 17 Agustus 2022 nanti. Semoga informasi analisanya bermanfaat yah 🙂
Dan bagi yang ingin berkonsultasi dengan saya, Rendy Fudoh: Astrologer, bisa book jadwal via Whastapp di +62 8777 200 1885 .
Kaitan Kartu Tarot Dengan Arketip di Astrologi: Major Arcana
Artikel ini akan menjadi seri tersendiri untuk menunjukkan keterkaitan antara kartu tarot dengan arketip yang ada di astrologi. Tujuan dari artikel ini, tidak lain untuk memberikan informasi referensi kepada tarot reader dan astrologer di Indonesia akan kaitan antara kedua cabang ilmu tersebut. Setelah kita mengetahui keterkaitannya, diharapkan pembacaan tarot ataupun astrologi kita, juga menjadi lebih mendalam dengan fondasi yang juga kuat.
Berbagai Sistem Yang Digabungkan Menjadi 1 : Kartu Tarot

Seperti yang kita tahu, sistem dari kartu tarot itu sendiri dibuat oleh Aleister Crowley sebagai pemimpin dari Hermetic Order of Golden Dawn. Dimana saat proses pembuatan kartu tarotnya, dia sendiri menggabungkan beberapa sistem yang sudah ada saat itu seperti numerologi, astrologi, i-ching, kaballah, dan huruf ibrani.
Seiring dengan perkembangan kartu tarot itu sendiri, kartu tarot juga memiliki korespondensi atau keterkaitan dengan hal lain diluar yang saya sebutkan diatas seperti korespondensi dengan batu kristal, obat – obatan, dan lain sebagainya.
Hanya saja, dari sekian banyak keterkaitan kartu tarot dengan unsur – unsur tersebut, kita perlu mempelajari dan mengerti salah satu korespondensi yang cukup mendasar, yaitu keterkaitan kartu tarot dengan arketip di Astrologi. Manfaatnya? Kalau kita sudah tahu keterkaitannya semua, maka kita bisa menggunakan sistem kartu tarot tersebut dengan lebih objektif.
Kartu Major Arcana Dengan Arketip Astrologi
Tanpa perlu panjang – panjang lagi, berikut saya lampirkan data keterkaitan antara arkana mayor dengan arketip astrologi.
| No | Arkana Mayor | Arketip Astrologi |
| 0 | The Fool | Uranus |
| 1 | The Magician | Mercury / Merkurius |
| 2 | The High Priestess | Moon / Bulan |
| 3 | The Empress | Venus |
| 4 | The Emperor | Aries |
| 5 | The Hierophant | Taurus |
| 6 | The Lovers | Gemini |
| 7 | The Chariot | Cancer |
| 8 | Strength | Leo |
| 9 | The Hermit | Virgo |
| 10 | Wheel of Fortune | Jupiter / Yupiter |
| 11 | Justice | Libra |
| 12 | Hanged Man | Neptune / Neptunus |
| 13 | Death | Scorpio |
| 14 | Temperance | Sagittarius |
| 15 | The Devil | Capricorn |
| 16 | The Tower | Mars |
| 17 | The Star | Aquarius |
| 18 | The Moon | Pisces |
| 19 | The Sun | Sun / Matahari |
| 20 | Judgment | Pluto |
| 21 | The World | Saturn / Saturnus |
Bagaimana kedepannya setelah mengerti akan korespondensi kartu tarot dengan arketip astrologi?
Sederhana, setelah kita tahu dan mengerti, maka semestinya analisa kita akan kartu tarot pun juga akan lebih mendalam. Sebagai contoh…
Kartu the Fool memiliki makna orang yang baru hendak belajar, dengan segala antusiasmenya. Adakalanya si dungu ini memiliki optimisme dan motivasi yang luar biasa. Namun di sisi lain, juga memiliki kecerobohan yang juga tidak kalah besarnya. Kondisi ‘leap of faith’ alias pasrah kepada kondisi dimana langit akan ‘membawa’ si The Fool ini, juga menunjukkan salah satu sikap yang siap dan berani merangkul berbagai keterkejutan yang ada.
Sementara planet Uranus? Uranus sendiri juga mewakili arketip dimana selain menghadapi sesuatu yang baru ataupun sesuatu yang diluar kebiasaan lama. Hanya saja, planet Uranus juga memiliki asosiasi yang lain; yaitu asosiasi dengan revolusi (menggunakan cara yang baru untuk tujuan yang sama) , perkembangan/ kemajuan teknologi, dan sesuatu yang diluar status quo ataupun diluar peraturan ataupun pola pikir masyarakat umumnya.
Dengan demikian, kita juga bisa memasukkan makna dari planet Uranus tersebut ke kartu tarot The Fool. Dimana tidak hanya menghadapi sesuatu yang baru, namun juga adanya potensi revolusi untuk tujuan yang sudah ditetapkan, atau adanya peluang kemajuan tekonologi, ataupun sesuatu yang mendobrak status quo dan menyerahkan ke Atas untuk hasil akhirnya. Berjuang terlebih dahulu melawan arus yang ada, dan pasrah kepada Tuhan akan proses dan hasil akhirnya, pun juga bisa kita artikan dari 1 kartu The Fool ini ketika kita sudah memasukkan arketip Uranus didalamnya.
Contoh lainnya yang bisa kita gunakan adalah kartu tarot The Tower. Seperti biasa, kartu tarot the tower seringkali melambangkan sesuatu yang datang secara tiba – tiba hingga merusak fondasi yang sudah kita bangun dengan susah payah. Makna tersebut sering muncul di benak kita karena ilustrasi yang seringkali ditampilkan adalah ilustrasi bangunan yang rusak tersambar petir, dan petirnya sendiri menusuk tajam sampai ke fondasi bangunannya tersebut.
Sementara Mars sendiri sebagai arketip, dianalisa sebagai sesuatu yang inisiatif, agresif, maju terlebih dahulu berpikir belakangan. Mars juga bisa mewakili suatu bahaya terutama bahaya fisik, militer/ perang, dan juga kompetisi olaraga.
Apa dampaknya? Kalau kita memasukkan makna dari Mars nya sendiri ke kartu The Tower, kita bisa mendapat tambahan analisa seperti petir yang ada di gambar kartu tersebut menunjukkan bahaya yang datang secara tiba – tiba akibat dari kita terlalu asik dalam berkompetisi atau asik menyerang/ mencari kesalahan orang lain sehingga akhirnya kemalangan tersebut datang ke diri kita sendiri merusak fondasi yang sudah kita miliki. Atau juga bisa diartikan sebagai strategi kita di bisnis misalnya, untuk mendobrak fondasi bisnis orang lain secara agresif, cepat, dan tiba – tiba agar kita bisa memenangkan persaingan bisnis yang sudah terlalu ketat dan jenuh.
Demikian sharing saya untuk kali ini, semoga bermanfaat dan bisa memicu kembali untuk belajar memperdalam Tarot. 🙂
Untuk teman – teman yang ingin berkonsultasi tarot ataupun astrologi ke saya, untuk syarat dan ketentuannya, bisa hubungi via chat WhatsApp saya di +62 81 8080 34 145 .
Mengapa ‘Keadilan’ Indonesia Selalu Berpotensi ‘Rusuh’ ? Sebuah Analisa Chart Astrologi Dan Sedikit Catatan Sejarahnya.
Dalam ilmu astrologi, ada salah satu cabang yang disebut sebagai Mundane Astrologi. Dimana cabang ilmu tersebut memang untuk meneliti hal – hal bersifat duniawi. Duniawi disini contohnya seperti kondisi negara, dinamika masyarakat, politik, perusahaan/ institusi, sektor ekonomi, dan lain sebagainya. Artikel kali ini, saya akan membahas secara singkat dan mengena, seputar kenapa negara kita, Indonesia, ketika rakyatnya hendak menyuarakan sesuatu yang signifikan, terutama saat demonstrasi, seringkali berakhir rusuh dan menjadi berbahaya?
Apakah Indonesia memiliki potensi seperti itu? Mari kita lihat dari chart lahir astrologi untuk Indonesianya.
Menurut situs detik.com , pembacaan teks proklamasi, disepakati untuk dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945 jam 10:30 WIB. Data ini saya jadikan sebagai acuan untuk membuat chart kelahiran negara Indonesia. Berikut chart lahir astrologi Indonesia.

Dari chart lahir tersebut saja, kita bisa melihat ada sesuatu yang unik. Planet Uranus sendiri mensimbolkan revolusi masyarakat, perubahan yang tidak bisa dibendung, perkembangan jaman terutama teknologi, ataupun hal – hal yang diluar status quo. Dia berada di 16 derajat Gemini.
Sementara Mars sendiri melambangkan inisiatif, aktif, kompetitif, namun juga melambangkan kekerasan, bahaya, luka, dan sesuatu yang dikerjakan karena motif emosi saja/ impulsif. Dia berada di 16 derajat Gemini.
Dan ternyata, planet Uranus dengan planet Mars itu Conjunct atau berada 1 garis lurus ketika pengumuman teks proklamasi tersebut.
Dari sini saja, kita bisa menganalisa, dimana ada semacam revolusi di masyarakat Indonesia, kemungkinan besar akan ada ‘kerusuhan yang berbahaya’ yang berdampak ke masyarakat itu sendiri. Karena Mars Uranus Conjunction itu berada di House 8, maka bisa kita analisa juga, kemungkinan revolusi/ demonstrasi yang berpotensi rusuh tersebut sering terjadi apabila melibatkan topik – topik yang berkaitan dengan dana negara dengan dana asing, investasi, huang piutang negara, dan semua yang berkaitan dengan tunjangan/ subsidi sosial.
Kenapa saya membawa topik ini? Karena saya baru saja menemukan suatu relasi planet di langit yang juga ‘unik’ dan mungkin hanya terjadi di Indonesia. Yaitu aspect Jupiter transit (posisi Jupiter saat ini) dengan natal Mars – Uranus Conjunctnya Indonesia.
Aspect Jupiter Ketika Kerusuhan Mei 1998
Sedikit menyinggung sejarah kelam Indonesia, dari wikipedia, kerusuhan Mei 1998 terjadi di tanggal 4 – 8 dan 12 – 15 Mei 1998. Lepas dari masih banyaknya spekulasi dan masih dalam proses pencarian pelaku, mari kita lihat chart transit diantara tanggal segitu.

Kalau kita perhatikan, pada tanggal 4 Mei 1998 itu, Transit Jupiter di 20 derajat Pisces itu Square Dengan Natal Mars Uranus Conjunct di 16 derajat Gemini. Bagi yang mengerti astrologi, saya mencoba menggunakan orb Jupiter sekitar 9 derajat penyimpangan untuk suatu fenomena masuk kedalam kategori aspect (Berdasarkan buku Christian Astrology oleh William Lily). Secara riilnya, Square Aspect terjadi ketika jarak 1 planet dengan planet lain di chart astrologi, berjarak 90 derajat. Karena jarak transit Jupiter dengan natal Mars – Uranus adalah 86 derajat, tapi masih dalam toleransi 9 derajat tersebut, maka saya masih menganggap planet tersebut mengalami square aspect.
Catatan Sejarah Saat Transit Jupiter Conjunct Natal Mars – Uranus
Lalu, kapan secara sejarah, Jupiter Transit Conjunct dengan Natal Mars – Uranusnya Indonesia? Yaitu sekitaran bulan Mei 2001.

Ternyata di tahun 2001, ada konflik Sampit dimana bermulai dari februari 2001 dan berlangsung sepanjang tahun 2001 tersebut. Berikut kronologinya yang saya dapatkan.
Di tahun 2016 sendiri, dimana transit Jupiter kembali Conjunct Dengan Mars – Uranus, terdapat kerusuhan yang bisa dikatakan terbanyak di Lapas Labuhan Ruku.
Catatan Sejarah Saat Transit Jupiter Square Natal Mars – Uranus
Sekitar tahun 2004, terjadi fenomena Transit Jupiter Square Natal Mars – Uranus Indonesia.

Dan ternyata di tahun 2004 itu, ada tragedi kerusuhan Ambon.
Kemudian di tahun 2010, dimana Transit Jupiter kembali square dengan Natal Mars – Uranus, terjadi kerusuhan di Tarakan.
Tahun 2016, dimana Transit Jupiter Square Dengan Natal Mars Uranus, kita masih ingat, dimana tahun 2016 adalah adanya aksi damai 4 November dan aksi 212 karena sebuah pernyataan kontroversial Basuki Tjahja Purnama alias Ahok seputar Al-Quran. Lepas dari pada akhirnya pembaca memihak yang mana pada waktu itu, aksi tersebut terjadi bersamaan dengan fenomena astrologi.
Catatan Sejarah Saat Transit Jupiter Oposition Natal Mars – Uranus
Sekitar tahun 2007 dimana Jupiter oposition Natal Mars – Uranus, lucunya ada kerusuhan ‘kecil’, yaitu di Pasar Induk Kramat Jati bulan September 2007.
Tahun 2019 dimana Transit Jupiter Oposisi Natal Mars – Uranus, juga ada kerusuhan ‘kecil’, dengan tujuan menolak rekapitulasi pemilu yang memenangkan Capres Jokowi dan Ma’ruf Amin.
Kesimpulan Sementara
Pada dasarnya, Transit Jupiter Aspect ke Natal Mars – Uranus nya Indonesia akan selalu terjadi di setiap 3 tahun. Dimana apabila Aspect yang dibentuk adalah Conjunct atau Square, potensi konfliknya relatif besar. Sementara bila Aspect yang dibentuk adalah Oposition, potensi konflik yang terjadi relatif kecil.
Artikel ini saya buat bukan untuk menakut – nakuti pembaca, melainkan sebagai informasi agar kita lebih awas dan hati – hati sepanjang tahun, dan agar secara periodik juga bisa membantu berbagai pihak yang berkontribusi terhadap keamanan negara, akan siklus potensi konflik seperti ini agar bisa dimanfaatkan sebaik – baiknya untuk mencegah berbagai potensi konflik tersebut.
Karena 2022, kita masih masuk masa pandemi, masi kita berdoa semoga potensi kerusuhan di Indonesia bisa diredam sepenuhnya.
Berikut daftar tahun Transit Jupiter terhadap Natal Mars – Uranus.
Conjunct : 2025 , 2037 , 2049 , 2061
Square : 2022 , 2028 , 2034 , 2040 , 2046 , 2052 , 2058
Oposisi : 2031 , 2043 , 2055
Untuk Konsultasi Tarot ataupun Astrologi dengan Rendy Fudoh, bisa chat di WhatsApp 08777 200 1885 untuk syarat dan ketentuannya.

