Blog Archives
Reflection: When People Asking Reader, “What I’m Good at?”
Tulisan ini bercermin dari berbagai klien saya, dan juga klien teman-teman saya sesama Tarot reader, yang bertanya “Apa bisnis yang cocok untuk saya?” , atau “Bakat saya dimana, pak?”
Karena saya bukanlah dukun peramal, melainkan seorang ko0nsultan, ujung2nya saya menjawab “Apa yang anda sukai untuk melakukan, itulah bakat anda.” atau “Bisnis yang cocok untuk anda adalah hal-hal yang anda suka untuk melakukannya.”
Namun dari jawaban itu pula, lahir pertanyaan baru dari klien, “Bagaimana saya menemukan apa yang saya suka?”.
Well…., kalau memang kita amati, di masyarakat memang sudah ada semacam anggapan umum yang dapat dirumuskan menjadi langkah2 yang perlu diambil kalau mau sukses dalam hidup:
- Belajarlah di sekolah dengan prestasi yang gemilang di bidang eksakta (matematika, fisika, kimia, dsb dsb nya yang ada itung2annya).
- Kuliahlah dengan mengambil jurusan yang prestisius (ekonomi keuangan, bioteknologi, dokter, teknologi pangan, dan semua bidang yang kerjaannya punya jenjang karir struktural)
- Ambil pekerjaan yang punya karir struktural
- Berusahalah di pekerjaan tersebut sampai menjadi bos dengan segala cara, serta gunakan waktu anda sebanyak-banyaknya untuk perusahaan demi menunjukkan loyalitas.
- Bila sudah mapan, menikahlah dan punya anak. Untuk yang wanita, carilah suami yang mapan dan menikahlah secepat mungkin dan punya anak.
Memang masih banyak variasi2 tips2 umum untuk sukses dalam hidup, namun ya intinya tidak berbeda jauh dengan yang saya uraikan diatas. Tentu saja banyak yang melakukan langkah-langkah diatas dengan berbagai alasan seperti agar bisa mapan, agar tidak mengecewakan orang tua, atau alasan lainnya. Lucunya adalah, justru kalau saat manusia melakukan berbagai hal diatas, saya menemukan berbagai kecenderungan dibawah ini:
- Orang tersebut melakukan pekerjaan tidak dengan hati, dan ujung2nya jabatan struktural tidak pernah didapat yang berakhir dengan frustasi
- Kenapa tidak melakukan pekerjana dengan hati? Karena ternyata pekerjaannya tidak sesuai dengan apa yang dia minati
- Kenapa dia melakukan hal yang tidak ia minati? Karena ia melakukan pekerjaan tersebut disebabkan karena latar belakang kuliahnya yg notabene juga hanya menuruti keinginan orang tua atau hanya mencari aman saja.
- Ujung2nya? Mulailah di kantor terjadi semacam politik kantor yang saling menjatuhkan orang lain demi materi dan posisi. Kalaupuan tidak melakukan politik, orang tersebut menjalani hidupnya bagaikan robot. Hanya pergi kekantor dan rumah tanpa tujuan dan arah.
Dan ujung2nya lagi, orang tersebut menjadi tidak tahu apa yang sebenarnya dia inginkan sekarang ini. Asalkan dia bisa makan dan hidup aman, dia akan menjalani pekerjaan itu.
Lucunya lagi, sudah tahu kalau cara merintis kehidupan seperti “5 point norma masyarakat diatas”, akan berakhir dengan situasi2 dalam 4 point setelahnya, TETAP SAJA orang lain mendorong sesamanya untuk -terjebak- dilubang yang sama. Dari hal2 diatas itulah, orang akan berdatangan ke tarot reader ataupun ke bentuk konsultasi lainnya, yang menanyakan bakat dia ataupun bisnis yang cocoknya. Karena masyarakat umumnya ingin mencari solusi untuk keluar dari -lingkaran setan- masing2, namun terbiasa dibimbing tanpa mencoba mencari sendiri kemampuan dia sesungguhnya.
Dengan begitu, apabila anda ingin mengetahui bakat dan minatanda, ketahuilah 1 hal:
Bakat dan minat anda anda adalah apa yang ANDA SUKAI untuk melakukannya, BUKAN yang anda MAHIR untuk melakukannya. Dengan demikian, kalau anda mahir memasak, namun anda tidak suka memasak, bakat anda bukanlah disana.
Apabila anda terbiasa menjalani kehidupan seperti robot (kerja namun tidak jelas tujuannya untuk apa) dan tidak mengetahui apa yang anda sukai, berikut ada tips ringkasnya:
- Carilah di toko buku dan cari berbagai keterampilan yang menarik perhatian anda. Coba lakukan keterampilan tersebut meskipun anda tidak mahir. Kalau anda menyukainya, tekuni keterampilan tersebut.
- Hindari rasa takut kalau nantinya anda akan buang-buang waktu untuk belajar hal-hal yang menurut anda tidak berguna. Apabila anda tidka menyukai hal yang anda pelajari tersebut, setidaknya anda tahu kalau anda tidak menyukainya. Seremeh-remehnya hal yang anda pelajari, parsti akan berguna pada waktunya.
- Dikutip dari saran Renee Suhardono, sediakan waktu untuk memikirkan dan merenungkan apa yang anda sukai untuk melakukannya.
- Sering bergaul atau mulai menambah jaringan dengan orang2 yang wirausaha atau orang2 yg optimis.
- Cuek dengan anggapan masyarakat. Ini yang terpenting, kalau anda takut sama anggapan orang2 disekitar anda, justru malah menggiring anda untuk menjadi sama dengan mereka, yaitu sama2 menjadi robot dari pekerjaan sendiri.
Kemudian, untuk mereka yang sudah berkonsultasi ke berbagai konsultan tarot ataupun konsultan lainnya mengenai bakat dan minat anda, saran saya, jadikan saran mereka sebagai referensi dan coba lakukan saran mereka. Kalau suka ya terusin, kalau tidak suka ya cari kegiatan yang lain. Saran konsultan juga bukan sesuatu yang absolut untuk dituruti.
Sekian sharing saya. Segala masukan dan pertanyaan terbuka disini.
Dream Initiation With Tarot
Banyak yang menyebutkan bahwa mimpi adalah bunga tidur. Dari situ, berkembanglah semacay kesimpulan kalau mimpi itu tidak nyata dan tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Hanya orang yang memiliki kemampuas khususlah yang katanya bisa mengalami mimpi yang bersifat ramalan seperti dil film-film.
Yang ingin saya tekankan disini adalah, manusia sudah memiliki kemampuan mendapat pencerahan atau inspirasi ataupun prediksi dari mimpi sejak ia lahir. Ini disebabkan karena mimpi adalah hasil dari olah pikiran manusia atas berbagai masalah atau kejadian yang dia hadapi. Hasil olah pikiran itu terjadi pada saat kita tertidur dan merilekskan pikiran sadar kita sheingga pikiran bawah sadarlah yang mengolah itu semua. Nah, seringkali hasil olahan itu perlu diketahui oleh pikiran sadarnya juga, sehingga muncullah dalam bentuk berbagai simbol-simbol yang sering disebut sebagai keadaan bermimpi tersebut.
Dengan demikian, makin kompleks simbol-simbol yang kita lihat, dan makin aneh mimpi yang dialami, justru malah semakin menunjukkan bahwa ada banyak hal yang sedang diolah oleh pikiran bawah sadar kita. Selain itu, seringkali mimpi selain bertujuan membantu mengelola masalah yang sedang kita hadapi, mimpi juga memberi petunjuk mengenai apa yang perlu kita kembangkan atau kita perbaiki agar hidup kita menjadi lebih baik kedepannya.
Masalahnya adalah, mimpi umumnya tidak bisa kita atur kapan dia munculnya, atau untuk apa tujuan mimpi tersebut, simbol2 apa yang muncul, dan banyak faktor lain yang menunjukkan kalau kita belum bisa mengatur manfaat dari mimpi tersebut. Kabar bagusnya adalah, kita bisa mulai belajar untuk mengatur sendiri tujuan dari mimpi tersebut seperti:
- Memberi petunjuk mengenai masalah cinta
- Memberi inspirasi akan datangnya rejeki
- Memberi inspirasi akan cara menyelesaikan masalah didunia kerja
- Menyembuhkan penyakit2 tertentu
- Memulihkan stamina dalam semalam
- Dan masih banyak lagi.
Berbagai cara untuk mengendalikan mimpi agar sesuai dengan tujuan yang kita inginkan itu disebut sebagai dream programming. Salah satu cara melakukan dream programming adalah melalui penggunaan kartu tarot sebelum tidur. Berikut cara singkatnya:
- Sebelum tidur, ambil salah satu kartu tarot yang sesuai dengan keinginan anda. Misalnya apabila ingin mengatasi politik dunia kerja, maka kartu justice bisa digunakan; apabila ingin menyembuhkan penyakit, maka kartu temperance bisa digunakan.
- Atur nafas menjadi serileks mungkin
- Sambil berbaring, pandangi kartu tersebut tanpa berkedip. Hanya berkedip apabila mata mulai terasa kering saja.
- Pandangi terus kartu tersebut tanpa memikirkan apapun dan tanpa menganalisa apapun. Dalam kasus2 tertentu, mungkin ada suara2 dalam pikiran anda yang rasanya bukan berasal dari kemauan anda sendiri, biarkan saja hal tersebut.
- Lakukan hal tersebut sampai anda merasa tidak kuat dan tertidur dengan sendirinya.
Untuk hasil dari dream programming ini, tiap orang bisa berbeda-beda. Ada yang dalam sekali mencoba langsung mendapat mimpi, ada yang perlu melakukan percobaan beberapa hari sebelum bisa benar-benar bermimpi. Namun lepas dari apakah anda sadar atau tidak sadar mendapatkan mimpi selama masa dream programming ini, sudah bisa dipastikan anda semakin dekat dengan tujuan anda dalam dream programming tersebut, apabila anda melakukan programmingnya secara teratur. Dan untuk tujuan2 dream programming, tentu saja ada yang dalam sehari juga sudah bisa dicapai, dan ada yang membutuhkan waktu berhari-hari dream programming untuk mencapai tujuan tersebut.
In Details on Three Card Spread
Sebagai bentuk follow-up dari artikel sebelumnya, maka kali ini saya akan menunjukkan, mengapa 3 card spread saja sudah cukup kompleks.
Pertama-tama, dari sisi pembacaan, 3 card spread sendiri bisa dirubah-rubah dari sisi arti dan posisinya, tergantung kreatifitas masing-masing. Contoh arti dari 3 card spread diantaranya:
- Past – present – future (ini sering sekali dipakai bukan?)
- keadaan sekarang – potensi yang bisa digunakan – perkiraan kedepan
- Kelebihan anda – kekurangan anda – solusi
- Situasi anda – masalah sebenernya – solusi
- Faktor yang mulai meninggalkan anda – faktor yang anda miliki saat ini – faktor yang akan mendatangi anda
- pilihan A – pilihan B – saran dalam memilih
Bahkan, sebenarnya tanpa harus ditetapkan artinya, sebenarnya 3 card spread juga bisa membentuk suatu cerita. Dalam hal ini, faktor karakter dalam gambar di tiap kartu menjadi sangat diperhitungkan. Apakah kartu pertama menghadap ke kartu ke-2, atau sebaliknya? Bagaimana dengan kartu ke-2? Apakah menghadap ke reader atau ke kanan (kartu ke-3)? Orientasi tokoh dalam kartu menjadi sangat penting apabila ingin mendapat hal-hal yang lebih detail lagi. Berikut 6 bentuk pola cerita yang saya kutip dari buku A Gnostic Book of Saints by Robert M Place:
- Linear: Kartu menunjukkan cerita dari kiri ke kanan, atau sebaliknya. Dengan dmeikian, semua tokoh di kartu akan menghadap ke arah yang sama (semua kekiri atau semua kekanan). Anda bisa juga melihat hubungan sebab akibat dari cerita linear ini.
- Rejectiona: setidaknya ada 2 tokoh yang saling membelakangi. Dimana bacaan seperti ini seringkali menandakan adanya konflik yang harus diselesaikan
- Central origin: Merupakan posisi dimana tokoh kartu ke-2 menghadap ke diri anda dengan kartu pertama atau ketiga membelakangi kartu ke-2. Ini bisa menunjukkan bahwa klien bisa melakukan tindakan yang sesuai dengan kartu ke-2 tersebut, kemudian bercabang ke option 1 atau option 2. Atau apabila salah satu kartu menghadap kartu ke-2, maka bisa mengindikasikan klien yang di kartu ke-2 didukung oleh 1 pihak dan dijauhi oleh pihak yang lain.
- Centra destination: terjadi apabila kartu 1 dan kartu 3 menghadap ke kartu 2, sedangkan kartu ke 2 menghadap reader atau melihat ke atas. Posisi ini sering mengindikasikan bahwa berbagai energi mulai berkumpul di dalam klien untuk mencapai suatu tujuan.
- The central problem: sama dengan central destination, dengan perbedaan kartu ke-2 adalah kartu yang menunjukkan ada permasalahan (seperti kartu 8 of swords). Posisi seperti ini bisa mengindikasikan adanya masalah yang menyedot perhatian klien.
- The central figure: kartu ke 2 bisa menjadi guru atau titik instruksi solusi yang harus dijalankan klien, yang kemudian berujung kepada 2 kemungkinan (kartu 1 atau kartu 3)
Selain 3 card spread bisa dilihat sebagai cerita, maka teman-teman juga bisa memperhatikan elemen apa yang paling dominan. Apakah 2 kartu atau ketiga kartu yang keluar adalah major arcana? Kalau demikian, bisa dikatakan memang situasi klien mayoritas ditentukan oleh faktor luar. Apabila mayoritas minor arcana, maka situasi bisa dikendalikan oleh klien. Selain itu, elemen apa yang mendominasi? apakah air? api? atau elemen lain?
Sebagai penutup, bahkan 3 card spread ini seirngkali menjadi dasar untuk spread-spread lainnya. Sebagai contoh:
Book of shadow spread
1…2…3
4…5…6
1-3: penjelasan mengenai situasi anda dan faktor yang mendukung anda
4-6: faktor lain yang sebetulnya sangat berpotensi, tapi tidak/ belum anda gunakan
2 choice spread
1…2…3————————4…5…6
—————7..8…9——————–
1-3: cerita tentang option A
4-6: cerita option B
7-9: faktor yang dipertimbangkan sebelum memilih
Dan masih banyak lagi yang bisa dikembangkan sesuai kreatifitas teman-teman.
Why Always Celtic Cross ?
Tulisan kali ini saya buat untuk membahas seputar Celtic Cross. Lebih tepatnya, justru mengarahkan bahwa seorang Tarot Reader tidak harus menggunakan Celtic Cross sebagai tebaran wajibnya. Ok, on the go dan to the point…..
Kenapa banyak Tarot Reader yang memakai Celtic Cross ?
- Banyak buku Tarot yang memasukkan tebaran Celtic Cross sebagai bahan yang wajib dibaca; baik buku tarot yang tebal maupun yang tipis. Selain itu, tebaran ini juga satu2nya tebaran yang memiliki banyak versi dan banyak interpretasi. Setidaknya ada 3 versi umum yang dikenal para tarot reader: versi Jung, versi Raider Waite, dan versi Crowley/ HOGD
- Celtic Cross merupakan tebaran yang banyak diajarkan di kursus2 tarot ataupun bentuk pengajaran tarot lainnya.
- Celtic Cross memiliki analisa umum yang detail untuk klien
- Merupakan tebaran yang paling dihapal tarot reader
- Kalau kartu yang dipakai jumlahnya banyak, menurut sebagian tarot Reader, itu menunjukkan ke klien bahwa mereka jago dalam menginterpretasikannya.
- Ya sejak awal belajar, memang makanannya celtic cross terus
Tapi tahukah teman2 ? Tarot reader luar yang sudah mahir umumnya cukup banyak yang menyinggung Celtic Cross sebagai “Tebaran yang kompleks yang anehnya dipelajari oleh pemula” ? Dengan kata lain, sebetulanya tidak diwajibkan bagi pemula untuk belajar celtic cross di awal2 pembelajarannya. Kalau dipaksakan di awal2, untuk yang belum terbiasa menggunakan intuisi, umumnya akan merasakan bahwa tarot adalah pelajaran yang rumit dan kompleks yang ujung2nya bisa mngurungkan niat pemula untuk belajar lebih jauh lagi.
Berikut beberapa alasan mengapa tebaran Celtic Cross tidak selalu wajib dipakai:
- Tebarannya terlalu kompleks untuk Tarot Reader mahir sekalipun, bahkan informasi yang didapat seringkali berlebihan dan banyak yang tidak perlu.
- Tidak semua pertanyaan klien bisa dijawab dengan Celtic Cross; lucunya kecenderungan Tarot Reader adalah menjawab SEMUA pertanyaan klien dengan Celtic Cross
- Seringkali pertanyaan klien membutuhkan informasi yang lebih sederhana dan solusi yang lebih praktis. Sementara kelemahan dari Celtic Cross adalah TIDAK ADA SOLUSI dalam pembacaannya. Oleh karena itulah makanya Celtic Cross memiliki berbagai bentuk follow-up solusi yang ujung2nya memakan kartu lebih banyak lagi.
- Seringkali secara psikologis, klien mengukur kemampuan Tarot Reader dalam menganalisa dan mendapat banyak informasi dari petunjuk2 yang sangat sedikit. Dengan demikian, apabila ada 2 tarot reader yang membacakan klien yang sama dan memiliki hasil yang sama, maka tarot reader yang memakai tebaran 3 kartu akan jauh lebih dihargai ketimbang tarot reader yang memakai Celtic Cross.
Untuk informasi saja, bahkan tebaran yang hanya memakai 3 kartu saja, sebenarnya bisa dianalisa dengan sangat mendalam. Bagaimana dengan tebaran Celtic Cross yang lebih banyak lagi kartunya? Untuk post berikutnya saya akan mencoba membahas analisa tebaran 3 kartu. Namun untuk saat ini, saya menyarankan untuk percaya diri memakai tebaran selain celtic cross dan dengan jumlah kartu dalam tebaran yang lebih sedikit. Lebik baik tebaran hanya 3-5 kartu namun sangat membantu klien ketimbang memakai banyak kartu seperti celtic cross, namun ujung2nya pusing sendiri dan klien merasa tidak terlalu terbantu.
Directing Energies Into Your Goal
Tulisan kali ini lebih menjurus ke arah self-help. Ini terinspirasi dari apa yang terjadi dengan teman-teman saya dari beragam profesi: tarot reader, praktisi magick, orang kantoran, wirausaha, dsb. Umumnya, sebagian dari mereka yang mengenal dunia mistis atau dunia spiritual, pernah melakukan salah satu hal dibawah ini:
- Berdoa minta sesuatu dengan kepercayaan mereka masing-masing
- Membeli kistal sebagai sumber energi dan diprogram untuk mencapai tujuan tertentu
- Membeli spirit vessel dan meminta bantuan spirit untuk mencapai tujuan tertentu
- Meminta orang lain untuk mendoakan dia
Nah, setelah melakukan salah satu dari syarat diatas, seringkali orang-orang tersebut cenderung melakukan kegiatan sehari-hari seperti sedia kala, tanpa ada perubahan apa-apa. Dan kemudian semua doa, kristal, spirit vessel, atau apapun metodenya, justru menjadi tidak manjur.
Pertanyaannya adalah, apakah kristal atau spirit vessel atau doa itu tidak mempan?
Sebetulnya, dalam berbagai cara diatas, terdapat 1 benang merah yaitu mengarahkan energi ke tujuang yang kita inginkan . Sehingga, meskipun kita sudah melakukan berbagai cara diatas, namun semua itu bisa memakan waktu sangat lama kalau kita sendiri tidak mengusahakannya secara nyata. Jadi bila hanya berdoa namun tidak ada bentuk usahanya, ya sama saja tidak mempengaruhi apa-apa sebenarnya.
Itu alasan praktisnya; sedangkan kalau ditinjau dari sisi energi, dengan doa dan metode-metode diatas, kita mengirimkan energi ke semesta atau ke dunia astral (atau meminta kepada Tuhan, atau apapun sebutannya sesuai kepercayaannya masing-masing), namun setelah kita belum terlalu membentuk keinginan kita secara detial didunia astral/ semesta tersebut sehingga lebih sulit untuk termaterialisasi/ terwujudkan didunia fisik ini.
Untuk itu, selain dengan doa dan berbagai metode mengarahkan energi seperti diatas, berikut beberapa tips untuk follow-up setelah doa tersebut:
- Siapkan jurnal, tulis targetnya secara spesifik, dan hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai target tersebut. Pecahkan rincian yang perlu dilakukan menjadi hal-hal yang lebih detail dan praktis, serta TENTUKAN DEADLINE alias batas waktunya.
Kenapa ini diperlukan? Karena dengan menulis sampai sedetail mungkin, secara sadar kita mengfokuskan energi kita ke tujuan tersebut. Jadi selain goalnya sudah ada di pikiran kita, kita perlu menunangkannya kebentuk tulisan agar menjadi semakin terfokus.
- Terus kembangkan jaringan dan cari kelompok orang-orang yang memiliki ketertarikan/ goal yang sama dengan anda
Ini perlu dilakukan karena salah satu kunci terpenting dari keinginan kita bisa terwujud adalah dengan mengenal banyak orang. Semakin banyak orang yang kita kenal, semakin mudah untuk universe mematerialisasikan keinginan kita ke dunia fisik lewat berbagai peluang dan “kebetulan-kebetulan” yang berasa dari orang-orang yang kita kenal.
- Jauhi/ batasi waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang yang berusaha menjauhkan anda dari goal anda
Orang yang meremehkan anda, dan menasihati anda untuk mengurungkan niat anda dalam mencapai tujuan anda sebetulnya adalah orang yang sudah gagal. Karena mereka sudah gagal, maka mereka mencari pembenaran dengan cara menasehati orang lain dengan cerita-cerita mereka agar orang lain juga bernasib sama seperti mereka. Selain itu, orang yang meremehkan anda, sebetulnya juga ada rasa iri dalam diri mereka karena anda bejruang dengan sekuat tenaga, sementara mereka hanya terdiam dan mengeluh. Saya menggaris bawahi untuk membatasi waktu dengan orang-orang seperti ini supaya energi anda tetap terfokus ke tujuan dan tidak terpengaruh oleh pengaruh luar yang bisa membelokkan anda dari tujuan anda. Membatasi waktu disini juga berarti karena kita tidak bisa menghindari bertemu orang-orang seperti ini dikehidupan sosial, maka hal yang bisa kita lakukan adalah mempersingkat waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang seperti mereka.
- Bawa santai apabila ada yang berkomentar tidak enak kepada anda
Apabila ada yg berkomentar tidak enak kepada anda atau menyakitkan anda, anggap saja itu sebagai masukan. Apabila memang komentarnya tidak bernilai sama sekali, maka cukup dengarkan saja dan lupakan itu semua. Semakin kita memikirkan komentar – komentar yang melecehkan tersebut, malah semakin menjauhkan anda dari goal yang anda inginkan.
- Memberi dan memberi
Memberi dalam hal ini memiliki arti yang luas. Tidak hanya memberi dari sisi materi, namun dari sisi moril dan hal-hal lainnya. Kenapa demikian? Karena didunia ini ada semacam hukum absolut yang berbunyi “Apa yang anda berikan, akan anda terima 3x lipat lebih besar.”. Hukum ini memiliki berbagai perubahan kalimat yang intinya tetap sama seperti isi dari hukum karma, atau kutipan dari sebuah kitab “apa yang kamu tanam, itulah yang kamu tuai.”. Nah, hal ini juga berimplikasi apabila anda memberi dukungan moril kepada orang lain, maka anda juga akan didukung; apabila anda memberi bantuan keuangan, maka pada waktunya keuangan anda juga dibantu; apabila anda membantu karir seseorang, maka karir nada juga dibantu. Sebaliknya apabila anda menggosipkan secara negatif, sumpah-serapah, caci-maki, maka anda pada waktunya juga akan menerima hal tersebut. Lucunya adalah, hukum ini pada saat anda jalani benar-benar serasa ajaib. Jadi jangan heran apabila anda pernah menipu orang lain, anda juga akan ditipu oleh orang yang berbeda dan tidak berhubungan sama sekali dengan orang yang anda tipu sebelumnya. Atau bila anda pernah memberi sedekah ke orang miskin, anda akan menerima bantuan finansial dari bos ataupun orang yang tidak mengenal orang miskin tersebut.
Sekian dulu share dari saya. Memang kesannya tips diatas adalah tips yang umum disbeutkan orang-orang motivator. Namun semata-mata ini disebabkan karena dunia spiritual dan logika memiliki benang merah dan saling berhubungan. Yang sekilas rasiona dan irrasional pun sebetulnya memiliki jembatan pengetahuan apabila anda bersedia membuka pikiran dan tidak membatasi diri.