Blog Archives

Video Interpretasi Kartu Tarot Major Arcana

Setelah komitmen dan disiplin yang panjang, akhirnya saya berhasil membuat video interpretasi kartu tarot untuk semua kartu Major Arcana. Video tersebut saya post di youtube dan saya rekap dalam bentuk playlist. Berikut link untuk menonton playlist tersebut.

Playlist Interpretasi Semua Kartu Tarot Major Arcana

Semoga bermanfaat yah.

Dan untuk konsultasi Tarot ataupun Astrologi, bisa menghubungi via whatsapp di +62 8777 200 1885 , ingat juga untuk subscribe youtube channel saya di https://www.youtube.com/rendyfudoh dan follow Insagram saya di @RFudoh dan @RendyFudoh .

Kaitan Kartu Tarot Dengan Arketip di Astrologi: Major Arcana

Artikel ini akan menjadi seri tersendiri untuk menunjukkan keterkaitan antara kartu tarot dengan arketip yang ada di astrologi. Tujuan dari artikel ini, tidak lain untuk memberikan informasi referensi kepada tarot reader dan astrologer di Indonesia akan kaitan antara kedua cabang ilmu tersebut. Setelah kita mengetahui keterkaitannya, diharapkan pembacaan tarot ataupun astrologi kita, juga menjadi lebih mendalam dengan fondasi yang juga kuat.

Berbagai Sistem Yang Digabungkan Menjadi 1 : Kartu Tarot

Photo by Anastasia Shuraeva on Pexels.com

Seperti yang kita tahu, sistem dari kartu tarot itu sendiri dibuat oleh Aleister Crowley sebagai pemimpin dari Hermetic Order of Golden Dawn. Dimana saat proses pembuatan kartu tarotnya, dia sendiri menggabungkan beberapa sistem yang sudah ada saat itu seperti numerologi, astrologi, i-ching, kaballah, dan huruf ibrani.

Seiring dengan perkembangan kartu tarot itu sendiri, kartu tarot juga memiliki korespondensi atau keterkaitan dengan hal lain diluar yang saya sebutkan diatas seperti korespondensi dengan batu kristal, obat – obatan, dan lain sebagainya.

Hanya saja, dari sekian banyak keterkaitan kartu tarot dengan unsur – unsur tersebut, kita perlu mempelajari dan mengerti salah satu korespondensi yang cukup mendasar, yaitu keterkaitan kartu tarot dengan arketip di Astrologi. Manfaatnya? Kalau kita sudah tahu keterkaitannya semua, maka kita bisa menggunakan sistem kartu tarot tersebut dengan lebih objektif.

Kartu Major Arcana Dengan Arketip Astrologi

Tanpa perlu panjang – panjang lagi, berikut saya lampirkan data keterkaitan antara arkana mayor dengan arketip astrologi.

NoArkana MayorArketip Astrologi
0The FoolUranus
1The MagicianMercury / Merkurius
2The High PriestessMoon / Bulan
3The EmpressVenus
4The EmperorAries
5The HierophantTaurus
6The LoversGemini
7The ChariotCancer
8StrengthLeo
9The HermitVirgo
10Wheel of FortuneJupiter / Yupiter
11JusticeLibra
12Hanged ManNeptune / Neptunus
13DeathScorpio
14TemperanceSagittarius
15The DevilCapricorn
16The TowerMars
17The StarAquarius
18The MoonPisces
19The SunSun / Matahari
20JudgmentPluto
21The WorldSaturn / Saturnus
Tabel korespondensi Arkana Mayor dengan Arketip Astrologi

Bagaimana kedepannya setelah mengerti akan korespondensi kartu tarot dengan arketip astrologi?

Sederhana, setelah kita tahu dan mengerti, maka semestinya analisa kita akan kartu tarot pun juga akan lebih mendalam. Sebagai contoh…

Kartu The Fool

Kartu the Fool memiliki makna orang yang baru hendak belajar, dengan segala antusiasmenya. Adakalanya si dungu ini memiliki optimisme dan motivasi yang luar biasa. Namun di sisi lain, juga memiliki kecerobohan yang juga tidak kalah besarnya. Kondisi ‘leap of faith’ alias pasrah kepada kondisi dimana langit akan ‘membawa’ si The Fool ini, juga menunjukkan salah satu sikap yang siap dan berani merangkul berbagai keterkejutan yang ada.

Sementara planet Uranus? Uranus sendiri juga mewakili arketip dimana selain menghadapi sesuatu yang baru ataupun sesuatu yang diluar kebiasaan lama. Hanya saja, planet Uranus juga memiliki asosiasi yang lain; yaitu asosiasi dengan revolusi (menggunakan cara yang baru untuk tujuan yang sama) , perkembangan/ kemajuan teknologi, dan sesuatu yang diluar status quo ataupun diluar peraturan ataupun pola pikir masyarakat umumnya.

Dengan demikian, kita juga bisa memasukkan makna dari planet Uranus tersebut ke kartu tarot The Fool. Dimana tidak hanya menghadapi sesuatu yang baru, namun juga adanya potensi revolusi untuk tujuan yang sudah ditetapkan, atau adanya peluang kemajuan tekonologi, ataupun sesuatu yang mendobrak status quo dan menyerahkan ke Atas untuk hasil akhirnya. Berjuang terlebih dahulu melawan arus yang ada, dan pasrah kepada Tuhan akan proses dan hasil akhirnya, pun juga bisa kita artikan dari 1 kartu The Fool ini ketika kita sudah memasukkan arketip Uranus didalamnya.

Kartu The Tower

Contoh lainnya yang bisa kita gunakan adalah kartu tarot The Tower. Seperti biasa, kartu tarot the tower seringkali melambangkan sesuatu yang datang secara tiba – tiba hingga merusak fondasi yang sudah kita bangun dengan susah payah. Makna tersebut sering muncul di benak kita karena ilustrasi yang seringkali ditampilkan adalah ilustrasi bangunan yang rusak tersambar petir, dan petirnya sendiri menusuk tajam sampai ke fondasi bangunannya tersebut.

Sementara Mars sendiri sebagai arketip, dianalisa sebagai sesuatu yang inisiatif, agresif, maju terlebih dahulu berpikir belakangan. Mars juga bisa mewakili suatu bahaya terutama bahaya fisik, militer/ perang, dan juga kompetisi olaraga.

Apa dampaknya? Kalau kita memasukkan makna dari Mars nya sendiri ke kartu The Tower, kita bisa mendapat tambahan analisa seperti petir yang ada di gambar kartu tersebut menunjukkan bahaya yang datang secara tiba – tiba akibat dari kita terlalu asik dalam berkompetisi atau asik menyerang/ mencari kesalahan orang lain sehingga akhirnya kemalangan tersebut datang ke diri kita sendiri merusak fondasi yang sudah kita miliki. Atau juga bisa diartikan sebagai strategi kita di bisnis misalnya, untuk mendobrak fondasi bisnis orang lain secara agresif, cepat, dan tiba – tiba agar kita bisa memenangkan persaingan bisnis yang sudah terlalu ketat dan jenuh.

Demikian sharing saya untuk kali ini, semoga bermanfaat dan bisa memicu kembali untuk belajar memperdalam Tarot. 🙂

Untuk teman – teman yang ingin berkonsultasi tarot ataupun astrologi ke saya, untuk syarat dan ketentuannya, bisa hubungi via chat WhatsApp saya di +62 81 8080 34 145 .

Inspirasi The Devil : Kenapa Iblis -Tidak Selalu- Berarti Buruk

Khusus untuk inspirasi Arkana Mayor, saya akan membahas dari berbagai sisi sebuah kartu di tiap postnya. Dan saya akan lebih menekankan sisi ‘melawan arus’nya dari sebuah kartu. Harapan saya, agar pembaca bisa melihat suatu kartu menjadi lebih objektif. Kartu yang sekilas terlihat bagus, juga memiliki makna yang buruk; pun kartu yang sekilas terlihat buruk, juga memiliki makna yang baik.

Seringkali dalam bacaan kartu tarot, apabila keluar kartu The Devil, seringkali kita sebagai tarot reader (bahkan di berbagai film layar lebar sekalipun), menginterpretasikan sebagai sesuatu yang jahat ataupun sesuatu yang sangat buruk bisa terjadi.

Dan memang dalam berbagai literatur tarot pun, kartu The Devil, identik dengan godaan hasrat, tidak terbatas berarti godaan seksual saja, tapi bisa dalam artian godaan untuk ketergantungan akan narkotika, ketergantungan akan sebuah hubungan yang toxic/ beracun. Mungkin saking sudah tertanamnya di benak manusia, sehingga ada istilah populer bagi orang yang terjebak di sesuatu yang negatif terus – menerus : Terjebak Dalam Lingkaran Setan.

Hanya saja, apakah setiap kali keluar kartu The Devil tersebut, selalu berarti buruk?

Sebagai informasi, kartu The Devil sendiri, bila dikaitkan dengan astrologi, berada dalam ‘perlindungan’ zodiak Capricorn. Sebuah zodiak yang seringkali dianggap sebagai zodiak pekerja keras, berjuang gigih untuk mencapai tujuan.

Namun tujuan ala zodiak capricorn, seringkali lebih bersifat materi. Sehingga sangat wajar, apabila seseorang dengan zodiak Capricorn, mungkin sangat mementingkan status sosial minimal untuk diri sendiri. Pangkat dan berbagai pencapaian serta status materi menjadi faktor yang cukup penting bagi seorang berzodiak Capricorn. Dan tentunya, semua itu didapat dengan bekerja keras.

Apa Maksud Dari Makna “The Devil” Sendiri?

Kalau saya bisa merangkum dalam 1 kalimat, kalimat yang paling tepat adalah “Ada harga, ada barang.”

Yes, the devil disini maksudnya lebih menunjukkan ada hal yang harus dibayar untuk memperoleh sesuatu. Konteks membayar disini, tentunya seperti dalam praktik negosiasi dan perdagangan ada umumnya. Ada sesuatu yang harus ditukar untuk mendapatkan apa yang kamu mau.

Jadi, apabila kamu ingin mendapat mobil mewah, ya dengan cara membelinya/ menukar dengan uang; tidak ada uang? Ya kumpulkan uang dengan bekerja yang menghasilkan uang. Kamu ingin mendapatkan cinta si dia? Ya perlu berusaha mendekati dia, lepas dari kamu adalah seorang pria atau wanita, ataupun kamu orang yang pasif ataupun aktif, ya harus ada usahanya. Kira – kira seperti itulah gambaran untuk berusahanya.

Konsep dari ada kesepakatan, ada harga yang harus dibayar untuk mencapai goal kita itulah, makna dari kartu The Devil dengan konteks yang positif. Nah, sekarang, bagaimana dengan makna The Devil dalam konteks negatif?

Sederhananya, makna dalam konteks negatif ya kebalikan dari konteks positif tersebut. Jadi, dari yang semula mendapatkan sesuatu dengan bekerja keras, ya kitanya malas untuk bekerja keras dan maunya jalan pintas bisa cepat kaya. Mau mendapatkan hati si dia, tapi malas untuk melakukan pendekatan, dan alhasil ingin mencari jalan pintas agar si dia bisa langsung jatuh cinta dengan kamu. Caranya? Bisa dengan menggiring ke hubungan toxic, ataupun sesuatu yang membuat si dia ketergantungan denganmu.

Jadi, secara singkat, makna dari The Devil secara umum ya berputar dari sisi membayar harga untuk suatu tujuan, apapun konteks harganya. Namun, kenapa seringkali kartu The Devil dianggap sebagai pertanda buruk?

Pengaruh Film Main Stream Yang Memperkuat Misskonsepsi

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Sederhananya, ketika kita bertanya, tau darimana apabila setan itu jahat? Kenapa kartu The Devil seringkali dianggap menunjukkan pertanda buruk? Simple….dari film hiburan.

Banyak sekali berbagai media hiburan fiksi, dimana memposisikan iblis sebagai sosok yang jahat. Lebih tepatnya, premis tokoh utama dalam cerita bernegosiasi dengan iblis untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan, iblis mengajukan syaratnya apabila ingin mendapat hal tersebut, dan tokoh yang sama menyetujui syarat tersebut.

Ditambah lagi, seringkali sosok iblis dalam berbagai cerita fiksi tersebut, memberikan syarat yang sebenarnya kompleks, bahkan dia sudah meminta si tokoh utama untuk berpikir ulang atas permintaannya. Namun si tokoh utama dengan cerobohnya mengiayakan syarat yang ada.

Dan ketika apa yang diinginkan terpenuhi, iblis meminta bayarannya atas pekerjaannya. Namun karena iblis dianggap jahat, maka tokoh utama tersebut berusaha menghindari ‘kewajiban’ dia dalam membayar.

Namun apabila kita melihat dalam kacamata netral, dan untuk sementara, mencabut nama Iblis tersebut, katakanlah menjadi nama Agus misalnya…, maka berbagai cerita tersebut, seringkali bukanlah cerita seputar kejahatan dan orang yang berusaha lari dari kekuatan jahat tersebut. Melainkan menjadi cerita seseorang yang sudah mengerjakan kewajibannya, meminta hak, namun end up pemberi kerja lari tidak mau membayar hak pekerja tersebut.

Terdengar ‘lucu’ bukan?

Makna Umum The Devil

Dengan demikian, makna umum yang seringkali ditunjukkan dalam kartu The Devil, itu sebenarnya betul: sesuatu yang toxic, ketergantungan akan sesuatu, kecanduan, godaan materi, dan lain sebagainya. Namun itu hanyalah 50% betul karena hanya mengcover sisi buruknya.

Sisi positifnya? Dan yang seringkali belum terpikirkan (karena ‘cuci otak’ media fiksi tersebut) , adalah melakukan sesuatu dengan proses, adanya ikatan kerjasama yang sepandan, adanya moderasi dalam mengejar materi. Sekaligus memahami bahwa materi itu memang penting. Namun dicari dan didapat dengan sikap moderat dan seimbang. Karena kita tahu dampaknya ke pola pikir kita apabila kita terlalu terobsesi dengan materi.

Sehingga berikutnya, apabila kita sedang membacakan kartu tarot ke orang lain, apabila keluar kartu The Devil, menurut saya, ini bisa saja menunjukkan adanya peluang tertentu yang cukup ‘menggoda’ dan sayang untuk ditolak. Namun perlunya kehati – hatian dan meneliti terlebih dahulu berbagai point peluang dan kesepakatan yang ada didepan. The Devil seringkali dalam bacaan, bukan menunjukkan godaan melakukan sesuatu yang buruk; melainkan godaan untuk mengabaikan berbagai detail yang ada sebelum melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penanya.

Kartu Significator? Perlu Kah?

Photo by Danielle Rangel on Pexels.com

Dari beberapa sesi free online+ sharing yang saya lakukan bersama teman – teman, saya menerima masukan untuk kembali membahas seputar kartu significator. Dan cepat / lambat memang pertanyaan seputar significator tersebut akan kembali muncul.

Saya sendiri menggunakan kartu significator itu pada masa awal – awal banget saya belajar tarot reading. Itupun hanya saya lakukan di bacaan yang menggunakan tebaran Celtic Cross. Dan dari pengalaman pribadi, metode menggunakan kartu significator ini, hanya ‘bertahan’ di saya selama 2 bulanan saja. Seterusnya? Uda jarang banget kecuali klien secara spesifik meminta. But hey…, balik ke topik…, apakah significator itu?

Apakah Kartu Significator Itu?

Sederhananya, yang namanya kartu significator adalah kartu yang menunjukkan profil/ situasi yang mewakili klien yang akan kita bacakan. Nah, kartu significator tersebut, adakalanya dipilih dan ditarik duluan sebelum melakukan pembacaan, ataupun juga bisa dengan mengambil 1 kartu acak yang mewakili klien tersebut.

Kalau dulu sih, saya menggunakan metode dengan mengocok kartu dan mengambil 1 kartu secara acak untuk mewakili situasi si klien; baru dilanjutkan dengan bacaan umum sesuai pertanyaan klien.

Namun, ada juga yang menggunakan metode ‘menentukan’ 1 kartu tersebut. Misalnya, apabila klien sedang ada project, ya bisa aja memilih kartu 10 of Pentacles untuk mewakili situasinya. Apabila klien sedang menjelang pernikahan, bisa saja mengambil 1 kartu The Lovers untuk diletakkan di tempat bacaan sebelum memulai pembacaan.

Sebagai tambahan, di sebagian tarot reader, juga membiarkan klien memilih sendiri secara bebas, kartu yang menjadi significatornya.

Namun ada juga yang memilihnya berdasarkan profil, jenis kelamin, dan zodiak si klien itu sendiri. Bagaimana caranya? Ya cukup mengambil 1 kartu Court Card yang merepresentatifkan profil klien tersebut.

Significator List

Berikut daftar pembagian kartu significator berdasarkan profil klien.

Berdasarkan gender dan rentang usia:

  • Page : anak – anak / wanita muda (sampai 18 tahun)
  • Knight : pria muda (bisa berusia 18 – 30an tahun)
  • Queen : wanita dewasa, diatas 18 tahun
  • King : pria dewasa (diatas 40 tahun)

Kemudian zodiak :

  • Wands – simbol api – Aries , Leo , Sagitarius
  • Cups – simbol air – Cancer , Scorpio , Pisces
  • Swords – simbol udara – Gemini , Libra , Aquarius
  • Pentacles – simbol tanah/ bumi – Taurus , Virgo , Capricorn

Sebagai contoh, apabila kliennya adalah seorang wanita berusia 27 tahun dan Sagitarius, maka kartu significatornya adalah Queen of Wands ; apabila kliennya adalah seorang pria berusia 19 tahun dengan zodiak Virgo, maka kartu significatornya adalah Knight of Pentacles.

Apa Manfaat Menggunakan Significator?

Photo by cottonbro on Pexels.com

Tujuan dari penggunaan significator ini tak lain dan tak bukan untuk memperkaya dan personalisasi pembacaan.

Memperkaya disini dalam artian untuk menambah variasi bacaan dan detail – detail bacaan akan suatu pertanyaan klien yang mungkin lebih mudah terbaca apabila menggunakan kartu significator.

Tentunya dengan membaca menggunakan kartu significator tersebut, apapun metodenya, dan tergantung kepada readernya juga, ada yang end up bisa membaca lebih detail dan lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan significator.

Sementara, maksud dari personalisasi disini ya untuk membuat bacaannya merasa dia banget. Atau bisa related dengan kartu yang dikeluarkan. Karena memang tidak sedikit ada klien yang merasa ‘nyambung’ dengan kartu yang mewakili dirinya ketika melakukan pembacaan.

Namun balik lagi, pola klien yang kooperatif seperti ini, seringkali baru bisa didapat apabila klien tersebut adalah klien langganan kita; jarang sekali klien yang baru pertama kali dibacakan tarot dan belum ada pengalaman sebelumnya seputar “membaca tarot yang benar”, itu akan membuka pikirannya sampai sekooperatif itu.

Apakah Significator Tersebut Wajib?

Sepanjang saya mengubek – ubek bahan literatur dan dari pengalaman pribadi, pada akhirnya saya justru melihat, penggunaan kartu significator itu adalah sesuatu yang tidak wajib dan ujung – ujungnya, ya sesuai dengan kenyamanan si pembaca tarotnya saja.

Namun lepas dari itu semua, saya tetap menyarankan untuk mempelajari metode penggunaan kartu significator ini. Sederhananya, mungkin metode ini kurang cocok untuk saya pribadi, tapi mungkin cocok untuk beberapa pembaca artikel ini.

Dan pada akhirnya memang metode ini sudah menjadi 1 dari sekian banyak metode baca tarot yang memang wajib diketahui oleh para tarot reader yang kedepannya ada rencana untuk mengajarkan tarot ke orang lain.

Bagi yang berminat untuk melihat e-book saya, bisa klik link ini.

General Career Reading, December 2018

Topik kedua, seputar karir secara umum, apapun bentuk karirnya. 🙂

Karir disini tidak melulu soal pekerjaan rutin kantor yang menghasilkan uang bulanan, melainkan bisa juga seputar aktifitas lainnya yang sesuai dengan passion anda.

Namun, apabila kebanyakan topik bacaan lebih berdasarkan zodiac, maka kali ini gw akan buat sedikit beda, lebih berdasarkan angka tahun kelahiran.

Caranya sederhana, jumlahkan hingga 1 digit tahun kelahiran anda.

Misalnya, tahun kelahiran 1990,

Maka 1 + 9 + 9 + 0 = 19  , 1 + 9 = 10 , 1 + 0 = 1

Maka angka yang anda dapatkan ya angka 1.

Sisanya tinggal cocokan saja angka yang tertera di gambar dibawah ini dengan bacaannya.

Happy reading. 🙂