Blog Archives
Using More Than One Deck
Selama ini, sudah banyak beredar berbagai tehnik membaca tarot yang sering dibagi oleh para Tarot Reader, baik dari mulut ke mulut, forum di internet, ataupun dengan cara menerbitkan buku. Untuk di Indonesia ini, kecenderungannya adalah, Tarot Reader selalu memiliki 1 deck yang sangat menjadi favorit dan menggunakan deck tersebut dalam jangka waktu yang sangat lama.
Bagi Tarot Reader yang ‘setia’ seperti ini, membeli deck baru yang berbeda dengan deck yang sudah dia miliki, bukanlah suatu kebutuhan, bahkan mungkin tidak terbesit keinginannya untuk membeli deck baru tersebut. Tulisan saya kali ini saya tujukan untuk para tarot reader yang memiliki lebih dari 1 deck ataupun memiliki banyak deck kartu tarot. Tujuannya adalah, agar para reader yang memiliki banyak deck tersebut, juga dapat lebih menafaatkannya dan menggali potensi-potensi yang ada dengan memiliki banyak deck.
Manfaat dan Motivasi Memiliki Banyak Deck
Pertama-tama, akan saya uraikan alasan-alasan umum menngapa ada tarot reader yang memiliki 2 atau lebih deck tarot:
1. Untuk koleksi
Alasan untuk koleksi menjadi alasan yang cukup umum oleh para tarot reader. Seseorang membeli suatu deck tarot tidak hanya karena manfaat yang didapat dari membaca tarot, namun mereka juga tertarik dengan gambar-gambar yang ada dalam kartu tersebut. Dengan demikian, ada saja orang yang memiliki banyak deck karena suka akan gambar yang ada dan tentu saja ingin memiliki karya yang disukai tersebut.
2. Melihat 1 subject dari berbagai sudut pandang
Untuk orang yang sudah berpengalaman didunia tarot, memiliki banyak deck bermanfaat untuk melihat 1 topik dari berbagai sisi. Ini disebabkan karena setiap deck tarot memiliki tema dan tujuan pembuatan yang berbeda-beda dari penciptanya. Misalkan topic utamanya adalah kartu Major Arcana The Death yang arti umumnya adalah perubahan signifikan diri seseorang. Sejumlah deck tarot melihat Death sebagai perubahan menuju hal yang lebih baik dari sebelumnya, deck feng shui tarot menekankan death dari sisi membuka tabir sosok klien yang sebelumnya tersembunyi menjadi benar – benar terlihat secara jelas sifat-sifatnya. Necronomicon Tarot menunjukkan sisi pengorbanan yang dibutuhkan seseorang dari sisi psikis dan mindset apabila orang tersebut ingin berubah menjadi lebih baik. Legacy of The Divine Tarot lebih menunjukkan sisi setelah transformasi si klien dimana setelah melewati berbagai kesulitan dan tantangan selama proses transformasi, harapan selalu muncul dan berpotensi menjadi sangat besar.
3. Penggunaan yang dibedakan
Ada sejumlah reader yang memang memilah-milah deck tarot dalam pengunaannya. Sebagai contoh, deck a digunakan untuk membaca klien, deck b digunakan untuk membaca diri sendiri, deck c digunakan untuk meditasi, dan seterusnya. Tentu saja reader memiliki tujuannya sendiri-sendiri dalam penggunaan tersebut. Seringkali reader membedakan deck yg dipakai untuk diri sendiri dengan deck yg digunakan untuk membaca klien supaya deck yang dipakai untuk diri sendiri, energinya benar-benar selaras dengan readernya dan tidak tercampur dengan energy klien.
4. Untuk Ritual/ meditasi
Untuk tarot reader yang juga menggunakan tarot untuk doa atau meditasi, mereka memiliki lebih dari 1 deck karena bagi mereka, setiap deck tarot memiliki kelebihannya masing-masing. Sebagai contoh, deck tarot Raider Waite – Smith (atau disingkat RWS) bermanfaat untuk meditasi secara umum, Vampyres Tarot bermanfaat untuk orang yang sering bekerja dan meningkatkan karisma di malam hari, Legacy of The Divine cukup bagus untuk klien – klien yang kooperatif dan bermindset bijaksana, Quest Tarot cocok untuk orang yang menginginkan bacaan yang benar-benar netral.
Penggunaan 2 Deck Dalam Bacaan
Ada banyak cara dalam penggunaan 2 deck tarot dalam pembacaan. Dalam tulisan kali ini, saya akan menguraikan garis besarnya penggunaan 2 deck tersebut. Sementara untuk detailnya akan saya uraikan cara-caranya di post berikutnya.
1. Penggabungan Deck Oracle dengan Deck Tarot
Seperti yang kita ketahui, oracle deck lebih ditujukan untuk member masukan atau saran sikap mental yang perlu dilakukan dalam menjawab suatu pertanyaan/ masalah klien. Deck Oracle sendiri memang tidak bisa sedetail Tarot dalam hal memprediksi sesuatu yang sifatnya konkrit atau nyata, namun sangat ampuh dalam hal member nasehat dan inspirasi umum kepada klien. Selain itu, oracle adakalanya lebih sering dipakai untuk meditasi dan therapy ketimbang membacakan orang lain.
Oleh karena itu, oracle deck juga sering dipakai sebagai bentuk follow-up dari pembacaan tarot dimana apabila tarot memberikan solusi yang praktisnya, oracle deck memberikan pemikiran filosofisnya.
2. Penggunaan 2 Deck Tarot yang berbeda tipe
Tema tarot yang sangat beragam, membuat sebagian tarot reader berpendapat ada deck yang halus dalam membaca dan member solusi, dan ada deck yang terkesan ‘kasar’ dan sangat to the point. Oleh karena itu, tarot reader ada yang menggunakan 2 deck untuk mencari solusi dari 2 sudut pandang: sudut pandang yg halus dan baik dengan sudut pandang yang to the point dan cenderung keras. Tujuannya tentu saja agar pembacaannya menjadi berimbang sehingga tidak menjadi over-optimis ataupun over-pesimis.
3. Penggunaan Deck yg digunakan klien dan deck yg digunakan diri sendiri
Cara seperti ini adalah dengan membiarkan klien mengocok dan mengambil kartu yang ada di deck tarot –khusus untuk klien- dan reader juga mengocok dan mengambil kartu dari deck tarot yang –khusus untuk penggunaan diri sendiri- . Cara ini bisa menjadi cara yang cukup efektif apabila si tarot reader benar-benar ingin menjaga deck favoritnya dia dari energy – energy yang tidak diinginkan dan untuk memacu klien agar juga ikut mencari jawaban bersama.
Segini dahulu uraian singkatnya, dan untuk penggunaan metode lebih dari 1 deck secara mendetail, akan saya bahas di post berikutnya.
Refleksi: Aktif-Pasif Dari Seorang Wanita
Well,…apabila sebelumnya saya merangkum pembahasan mengenai seorang pria berdasarkan dari cerita2 klien, maka kali ini saya akan mulai membahas seorang wanita.
Apabila dalam post sebelumnya saya menekankan pria dari sisi ego nya, maka untuk kali ini, saya akan membahas wanita terutama dari sisi perasaannya. Dan sama dengan tulisan sebelumnya, saya membagi menjadi 2 kutub ekstrim: wanita yang bisa memutuskan untuk menjadi aktif dan wanita yang memutuskan menjadi pasif. Sekali lagi, ini hanyalah gambaran umum dan saya tulis berdasarkan pengalaman saya di jakarta. Jadi silahkan bercermin dan mungkin akan ada yang mirip dengan situasi anda saat ini. Kenapa saya lebih menggunakan pasif dan aktif sebagai indikator? Karena budaya di Indonesia cenderung mendorong wanita untuk menjadi pasif dan menunggu nasib saja ketimbang pria yang dituntut untuk aktif setiap saat dalam menjalani hidup. Namun seiring dengan waktu, sudah mulai terjadi perkembangan dimana mulai ada yang mencoba untuk menjalani hidupnya secara aktif dan berusaha tanpa bantuan dari orang lain dan tidak hanya menunggu saja. Khusus untuk topik ini, perlu diingat bahwa apabila seorang wanita aktif dalam 1 hal, belum tentu dia aktif dalam hal lain. Jadi apabila seorang wanita sangat aktif dalam pekerjaan, belum tentu dia juga aktif dalam hal relasi.
Aktif-Pasif Dalam Karir
Untuk hal yang berkaitan dengan karir, seorang wanita cenderung memiliki pandangannya sendiri-sendiri dan sangat beragam. Untuk wanita yang pasif dalam karirnya, maka wanita ini cenderung mencari pekerjaan yang bisa memperoleh penghasilan dan membuat dia cukup sibuk saja. Seringkali wanita seperti ini ujung-ujungnya memang sudah puas apabila meskipun berada di posisi staff dan tidak mengharapkan kenaikan karir seperti pria. Ini lebih disebabkan karena pola pikir wanita seperti ini cenderung menganggap dirinya toh akan menjadi ibu rumah tangga secara full time setelah menikah nanti. Kalaupun masih bekerja, dirinya akan menganggap sebagai penyokong tambahan finansial keluarganya, bukan sebagai sumber finansial utama.
Berbeda dengan wanita yang pasif, wanita yang aktif dalam karir cenderung memiliki ambisi untuk selalu meningkat dalam jenjang karirnya. Oleh karena itu, seringkali wanita yang aktif dalam karir justru mencari pekerjaan yang bisa membuat dia bereksplorasi lebih potensial dirinya. Dengan demikian, wajar apabila wanita seperti ini cenderung tidak hanya ingin menjadi staff yang duduk dibelakang meja saja, melainkan lebih suka memilih pekerjaan yang menuntut dia untuk sering jalan-jalan keluar kantor dan bertemu dengan banyak orang baru diluar sana. Berkaitan dengan pria, wanita seperti ini perlu dimengerti bahwa setelah menikah pun, dia masih ingin beraktifitas sehingga pria yang mendapat wanita seperti ini tidak bisa berharap sepenuhnya si wanita untuk menjadi ibu rumah tangga secara full-time.
Aktif-Pasif Dalam Relasi/ Cinta
Dalam hal percintaan, seringkali saya menemukan jalan hidup yang sangat bertolak belakang dan menjadi tolok ukur dari keseluruhan hidupnya wanita tersebut. Jadi, apabila anda melihat jalan cinta seorang wanita secara garis besar saja, maka anda sudah memiliki gambaran terlengkap bagaimana seorang wanita menjalankan hidupnya.
Wanita yang cenderung pasif dalam cinta cenderung menunggu seorang pria yang menurut dia tepat untuk dirinya. Tepat dalam artian disini adalah seorang pria harus mendekati si wanita dan wanita itu harus menyukai/ tertarik terhadap pria yang mendekatinya itu. Jadi, apabila kita hitung-hitung dengan perumpamaan statistik saja, kemungkinan seorang pria mendekati wanita atau tidak adalah 50%, dan apabila seorang pria memang mendekati wanita itu, kemudian kemungkinan si wanita menyukai pria atau tidak itu adalah 50%, maka kemungkinan TERBESAR dari seorang wanita pasif mendapat pria yang tepat menurut dirinya (pria yang aktif mengejar dia dan disukai si wanita), adalah 50% x 50% alias 25% sebagai hasil akhirnya.
Dengan kemungkinan yang cukup kecil alias 1 berbanding 4 ini (belum dimasukkan faktor lain yang juga ikut memperkecil kemungkinan mendapat pria yang tepat untuk dirinya), maka tidak heran wanita seperti ini cenderung suka melamun mengharapkan hubungan yang ideal dengan seorang pria, namun nyaris tidak melakukan hal apapun yang berarti untuk mendekatkan dirinya kepada pria yang disukainya itu. Dalam banyak kasus, seringkali wanita seperti ini memilih lari ke agama dan menganggap semuanya dia serahkan kepada Tuhan. Saya tidak akan membahas lebih lanjut mengenai sisi agamanya karena akan berbuntut sangat panjang, namun ini bisa menjadi tolak ukur apabila anda melihat seorang wanita yang memasang statusnya entah di facebook atau di twitter, atau dari cara bicaranya sehari-hari selalu mengaitkan jodohnya dengan kuasa Tuhan, bisa dipastikan wanita ini sangat pasif dalam hal percintaan.
Resiko yang cukup besar dari wanita seperti ini adalah apabila wanita ini mendapat pria yang dia idamkan dan kemudian seiring dengan waktu, hubungannya menjadi kandas, maka masa pemulihan emosionalnya dari hubungan yang kandas tersebut bisa memakan cukup banyak waktu, BAHKAN SAMPAI TAHUNAN. Resiko lainnya adalah kecenderungan wanita tipikal ini untuk lebih banyak menuntut dalam hatinya ketimbang memberi kepada pria yang dia sukai. Ini disebabkan karena wanita seperti ini yang cenderung menunggu saja dan jarang mengeskpresikan apa yang dia inginkan. Jadi pesan untuk para pria diluar sana, pastikan anda benar-benar mencintai wanita tipe seperti ini karena hatinya sangat mudah terluka dan meninggalkan trauma yang berkepanjangan.
Sedangkan wanita yang aktif dalam hal percintaan, bisa dikatakan dia sudah menaikkan kemungkinan memiliki pasangan yang dia inginkan menjadi 50%. Dan tentu saja peluang dia untuk benar-benar menemukan lelaki yang tepat untuk dirinya juga lebih besar ketimbang wanita yang pasif. Justru problem yang sering timbul adalah konflik yang disebabkan karena ego si pria yang tidak mau wanitanya menjadi seimbang posisinya dalam hal relasi. Selain itu, wanita seperti ini bisa dikatakan memiliki standard yang cukup tegas dalam memilih seorang pria yang menjadi pendamping hidupnya. Akibatnya, justru mayoritas pria malah lebih sulit untuk mendapatkan wanita seperti ini dan ini jugalah yang menjadi alasan kenapa wanita yang aktif dalam hal relasi cenderung memiliki banyak teman pria ketimbang wanita: karena memang banyak pria yang menyukai wanita seperti ini. Wanita yang aktif dalam relasi bukan berarti wanita itu sangat agresif, melainkan wanita itu lebih menginginkan pendekatan yang seimbang antara pria dan wanita agar relasinya bisa dinikmati secara seimbang dan dengan harapan wanita juga sebagai pemberi, bukan hanya sebagai pihak penerima saja.
Resiko dari wanita dengan pola relasi yang aktif seperti ini adalah, wanita ini cenderung banyak bergaul dan memiliki banyak teman meskipun memang belum tentu teman dekat. Wanita seperti ini sangat tidak dianjurkan untuk pria yang ego nya masih sangat tinggi dan menginginkan wanita pasangannya hanya memikirkan si pria saja dan belajar untuk mengesampingkan teman2nya. Karena pada akhirnya, si pria sendiri tidak akan bisa memenuhi kebutuhan egonya dari wanita seperti ini. Untuk pria yang memang ingin mencari wanita agar bisa didominasi, silahkan cari wanita yang pasif saja dalam hal relasi.
Aktif – Pasif Dalam Mengejar Rasa Aman Dalam Materi
Kenapa saya masukkan rasa aman sebagai pembahasan? Karena mayoritas wanita memang sangat mengejar rasa aman dan nyaman secara materi. Aman dan nyaman disini dalam artian keinginan memiliki rumah, mobil, bisa berbelanja secara wajar, punya suami yang mapan, dan masih banyak lagi tergantung persepsi si wanita itu sendiri.
Nah, untuk wanita yang cenderung pasif dalam mengejar rasa aman ini, mereka akan cenderung pasrah dari apa yang pasangan mereka berikan kepada dirinya, dan mereka akan berusaha mensyukuri apa yang mereka dapat dari pasangannya. Tentu saja untuk para pria, ini menjadi suatu kabar baik tersendiri dalam mencari pasangan apabila mendapatkan wanita yang pasif dalam mengejar rasa aman secara materi ini.
Sedangkan wanita yang cenderung aktif dalam mengejar rasa aman ini, sebenarnya terbagi lagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu kelompok wanita yang berusaha mengejar sendiri rasa aman itu entah dengan berbisnis, bekerja keras, ataupun usaha lainnya secara mandiri. Sedangkan kelompok yang lain adalah wanita yang mengejar rasa aman itu MELALUI orang lain. Kelompok kedua inilah yang seringkali disebut sebagai wanita matre secara ekstrim. Apabila seorang pria menemukan wanita yang aktif dalam mengejar rasa aman NAMUN dalam taraf wajar dan mereka berusaha memenuhinya secara mandiri, si pria tetap bisa mempertahankan wanita seperti ini karena dengan langkah yang tepat, si wanita dan pasangannya justru bisa saling mendukung entah dengan berbisnis sama2, bekerja sama2, dan bentuk2 aktifitas lainnya yang membuat kedua pihak sama2 diuntungkan.
Yang perlu diperhatikan, justru apabila pria menemukan wanita yang mengejar rasa aman secara materia MELALUI orang lain, si pria betul2 sangat disarankan untuk memerikan apakah dia mampu memenuhi kebutuhan si wanita secara finansial. Ini disebabkan karena wanita seperti ini akan cenderung membandingkan pasangan pria nya dengan pasangan pria teman2nya yang lain. Ambillah contoh ada pasangan x dan pasangan y. Wanita x menceritakan ke wanita y kalo pasangannya, si pria x ini telah memberikan dia sebuah hadiah materi yg sangat mahal. Apabila wanita y ini merupakan orang yg matre, maka wanita y akan meminta pria y nya untuk membelikan materi apapun yg membuat posisi si wanita y ini sebanding dengan wanita x. Hal ini akan sering terjadi dan tidak akan ada habis2nya selama relasi dengan wanita matre ini berlangsung. Jadi apabila anda sebagai pembaca adalah seorang pria, berhati-hatilah dan pastikan finansial anda memang sangat kuat apabila anda menginginkan wanita yang seperti ini.
Sekian uraian ringkas saya mengenai wanita. Comments welcome yah. Hehehehehe
How to Interpret Your Dreams
Well…..banyak yang akhirnya mulai mencoba mempraktekan saran2 saya untuk cara memancing mimpi melalui kartu tarot dari artikel ini. Nah apabila anda sudah mendapatkan mimpi, lantas apa yang perlu anda lakukan selanjutnya? Well, to be honest, apabila anda mulai mencari berbagai buku2 yang isinya tafsiran mimpi, maka sudah bisa dipastikan anda sudah keliru. Kenapa bisa demikian? Akan saya beberkan di bagian akhir.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, mimpi merupakan produk dari olahan bawah sadar pikiran kita yang berusaha mencari solusi dan jawaban atas masalah/ kejadian yang menimpa kita, ataupun solusi atas apa yang kita inginkan/ goal kita. Dalam hal ini, apabila anda mengaktifkan mimpi dengan kartu tarot, bisa dipastikan mimpi yang anda dapat merupakan olahan bawah sadar anda atas goal yang anda inginkan yang tergambar dari kartu tarot tersebut.
Nah, seringkali orang sering menganggap mimpi sebagai bunga tidur saja dan langsung dilupakan begitu saja. Padahal mimpi sendiri bisa diinterpretasikan sebagai hal-hal yang perlu anda perhatikan / lakukan agar anda semakin dekat dengan tujuan anda.
Untuk saat ini, saya akan coba menguraikan bagaimana cara mentafsir mimpi yang anda dapatkan:
- Siapkan notes kecil dan alat tulis disamping bantal kepala anda sebelum tidur
- Ketika anda bangun dari mimpi anda, secepatnya tulis dalam catatan anda, apa saja yang terjadi dalam mimpi tersebut sedetail mungkin. Meskipun kejadian-kejadian dalam mimpi tersebut sekilas tidak logis, pokoknya tetap tulis saja semuanya.
- Setelah mencatat, mulailah menggaris bawahi adegan2 atau objek2 yang dirasa penting dalam mimpi anda.
- Mulai interpretasikan mimpi tersebut
- Apa saja simbol2 yang muncul?
- Apa arti dari masing2 simbol itu bagi anda? Melambangkan apa saja simbol2 tersebut bagi diri anda
- Dan apa pesan yang anda dapatkan dari adegan2 dalam mimpi tersebut?
Pengenalan Awal Didunia Magick, part 3: some rules to consider
Ada beberapa postingan yang melihat magick masih sebagai sesuatu yang menyeramkan dan destruktif. Well, mengingat dari perkembangan internet, memang adakalanya tidak semua informasi dibeberkan. Overall, magick itu bisa dikategorikan sebagai tindakan netral…., tujuang dan maksudnya lah yang menentukan magick tersebut menguntungkan atau merugikan. Berikut beberapa point2 penting dalam Spells yg bisa dikatakan sebagai etikanya:
- Kita bisa menanamkan sugesti untuk membuat orang lain memberi respon yang menguntungkan bagi kita. Namun kita tidak bisa membuat mereka menjadi ‘budak’ kita. Dengan demikian, suatu spell memiliki kemungkinan berhasil lebih tinggi apabila memang pikiran yang kita tanamkan sudah ada didalam pikiran target. Kemungkinan spell menjadi berkurang apabila kita menanamkan sesuatu yang tidak dipikirkan oleh target.
- Penggunaan magick bukan berarti memberikan anda situasi yang tidak adil ke orang lain. Ini disebabkan karena magick hanyalah 1 dari sekian banyak faktor yang menentukan jalan hidup kita/ orang lain dan memberi sedikit keberuntungan ekstra yang menguntungkan kita.
- Pikiran memiliki getaran dam situasi mental anda juga mempengaruhi energi disekeliling anda. Jika menggunakan spell yang memberik efek merusak, maka anda memproyeksikan energi negatif yang berujung kepada anda menarik karma buruk ke diri anda sendiri. Untuk sebaliknya, spell yang positif memberi efek yang baik untuk diri sendiri.
- Banyak spiritualist yang meyakinkan bahwa manusia sebenarnya memiliki sisi pribadi yang lebih tinggi dan berhubungan langsung dengan Yang Maha Kuasa…., dan ini berdampak manusia cenderungnya lebih ingin berbuat kebaikan. Dengan demikian, spell yang bertujuan untuk kebaikan lebih mudah dilaksanakan dan lebih efektif ketimbang spell yang bertujuan buruk.
Pengenalan Awal kedalam dunia Magick, part 2: Pengendalian
Nah, di bagian pertama, saya sudah memberi gambaran mengenai dunia fisik dan universe. Di bagian kedua ini, saya akan membeberkan lebih lanjut mengenai universe ini. Dalam buku The Secret dan berbagai buku terapan lainnya, sudah menjelaskan bagaimana pikiran manusia bisa mempengaruhi penciptaan di universe yang ujung2nya berbuntut kepada penciptaan di dunia fisik, diikuti dengan berbagai tips menjaga agar pikiran tetap positif dan optimis. Namun kebanyakan buku sudah –stop- sampai disitu saja pembahasannya.
Apabila kita sudah tahu kalau kita perlu menjaga pikiran kita sendiri, maka bagaimana langkah selanjutnya agar kita bisa mengendalikan penciptaan di universe melalui pikiran kita? Lebih lanjut lagi, bagaimana kita bisa memfokuskan goal kita ke universe? Bagaimana kita bisa MEMPERCEPAT goal itu agar tercapai? Jawabannya adalah, dengan melakukan spell atau doa.
Kenapa demikian? Karena dengan melakukan spell, kita memfokuskan tenaga dan pikiran kita ke universe agar goal kita tercapai. Berbeda dengan menjaga pikiran kita agar tetap positif; dengan spell, kita justru memfokuskan dan meminta langsung kepada universe akan suatu goal yang sudah kita tentukan sebelumnya. Tentu saja usaha yang lebih terfokus, akan memberi hasil yang lebih baik. Selain itu, memfokuskan pikiran kita akan goal yang ingin dicapai, sama saja dengan memberikan energy goal tersebut ke universe.
Ada banyak cara untuk melakukan spell sesuai dengan alirannya masing-masing. Namun kalau dibuat semacam kerangka, maka urutan ritualnya adalah sebagai berikut:
– Pembukaan : biasanya dalam bentuk pembersihan diri dan lingkungan sekitar dari energy yang tidak dikehendaki. Selain itu, dalam langkah ini, biasanya juga diikuti dengan pembersihan pikiran dari hal-hal negative.
– Spell : dilakukan dalam bentuk ritual (sederhana maupun kompleks) yang setiap aliran bisa beda-beda. Tergantung tujuan dari spell tersebut
– Penutup : umumnya dalam bentuk pengulangan bagian ‘pembukaan’, yaitu pembersihan diri dan sekitarnya.
Nah….dalam ritual spell, ada beberapa istilah metode magick yang dikenal (diambil dari buku tarot Spell by Janine Renee):
– The art of creative visualization: dimana kita memvisualisasikan apa yang ingin kita capai seakan-akan kita sudah mendapatkan hal tersebut.
– Symbolic action, motion, gesture: dimana kita melakukan gerakan-gerakan simbolis untuk mendramatisir langkah yang ingin kita ambil. Ini juga seringkali disebut –imitative magick-.
– Positive affirmation: disebut juga affirmasi positif. Karena prinsip kita mengirim sesuatu yang positif ke universe, maka universe akan memberi kita hal yang juga ppsitive.
– Benda-benda pendukung seperti lilin, aroma therapy, Kristal, tarot, dan symbol-simbol lainnya (termasuk patung sekalipun) untuk membantu kita lebih terfokus ke tujuan yang kita inginkan.
Yang perlu diperhatikan adalah, setelah kita melakukan spell, maka kita tetap harus menjaga agar pola pikir kita tetap positive. Karena itu, percuma juga kalau kita melakukan spell untuk menarik kekayaan; namun sehari-harinya kita memikirkan hutang-hutang kita yang menumpuk. Percuma kita melakukan spell untuk menarik lawan jenis, namun dalam sehari-harinya kita masih berkutat dengan pikiran-pikiran bagaimana sakitnya hati kita dilukai oleh mantan kita.
– end of part 2 –
