Blog Archives
Inspiration for Your Love Relationship. Part 1
Selama ini, artikel yang gw tulis kebanyakan kan yg serius2 yeeee…… , jadi untuk kali ini, gw akan membahas hal2 yg santai dan menyenangkan.
Dan kali ini topiknya adalah mengenai hubungan cinta dulu, secara memang orang2 lebih menyukai hal2 berbau cinta dibandingkan yang lainnya.
Well….., mengacu dari metode 1 card for 1 day, apabila temen2 sedang berpacaran atau sedang menggebet orang lain, dan butuh inspirasi atau sugesti positif tiap harinya, ada suatu cara sederhana namun efektif untuk itu. Tentu saja caranya juga dengan tarot.
Caranya adalah, ambil deck tarot kalian, pisahkan major arcana dari minor arcana karena kali ini kita hanya memakai minor arcana saja (kartu yg bernomor 0 -21 itu). Kocok kartu sampai merasa cukup (atau hati kamu mengatakan sudah cukup kocokannya), dan ambil 1 kartu saja. Ambil pesan inspiratif dan positif dari sana dan masukkan kedalam hati teman2. Kalau anda melakukannya setiap hari dan teratur, pandangan kalian mengenai cinta bisa menjadi lebih berkembang dan dewasa.
Setelah mengambil 1 kartu dan mencerna pesannya, teman2 bisa mengembalikannya kartu tersebut ke deck tarotnya, dletakkan paling atas di deck tersebut, atau diletakkan ditempat dimana kamu bisa melihatnya cukup sering selama sehari penuh.
Berikut pesan dari tiap2 major arcana mengenai cinta:
0: The Fool
Anda masih belum mengetahui pasangan anda secara keseluruhan. Cari tahu lebih jauh mengenai pasangan anda dan pahami seluk-beluknya. Cari tahu apa yang disuka, apa yang dinginkan dari suatu hubungan, dan carilah semua itu dengan hati yang senang. Kesampingkan dulu ego diri untuk dipahami, tapi mulailah mencoba memahami dia terlebih dahulu.
1. The magician
Anda sudah mengerti seluk-beluk pasangan anda. Anda sudah tahu apa yang dia sukai dan cara2 membuat dia menghargai anda. Namun tidak cukup hanya dengan sekadar tahu saja. Sekarang waktunya anda praktekkan apa yang anda tahu supaya dia semakin sayang sama anda. This time….Walk The Talk!!!!
2: The High Priestess
Ada hal2 yg masih dia sembunyikan dari anda. Dan itu sengaja dia lakukan agar anda tidak sakit hati saat mengetahuinya. Saat ini bukan waktunya untuk memaksa dia memberitahukan apa yang dia sembunyikan. Bersabar dahulu dan biarkan suatu hari dia sendiri yang memberitahukan rahasia itu ke anda.
3. Empress
Anda punya rencana dengan pasangan anda? Kalau ada, segera laksanakan rencana tersebut karena kartu ini menunjukkan sinyal yang bagus atas rencana tersebut. Kalau belum ada rencana apapun, segera buat rencana date dengan pasangan anda.
4. Emperor
Waktunya untuk mengalah. Biarkan si dia hari ini mendominasi dan dengarkan berbagai masukan dan saran dari dia. Meskipun masukan dia belum tentu sesuai dengan hati anda, yang penting dengarkan saja dahulu.
5. Hierophant
Mulai pertimbangkan untuk mencari tahu keluarga pasangan anda. Apabila anda sudah tahu, mulailah susun rencana untuk jalan ramai-ramai dengan pasangan dan keluarganya, ataupun dengan pasangan dna keluarga anda.
6. The Lovers
Ekspresikan cinta anda sepenuhnya ke pasangan hari ini. Tunjukkan kalau anda care dengan dia dan anda selalu ada untuk dia. Kemungkinan besar, dia akan membalas cinta anda hari ini juga.
7: The Chariot
Kendali relasi ada di tangan anda. Lepas dari anda wanita atau pria, hari ini adalah waktunya anda untuk lebih agresif, untuk lebih mengajak terlebih dahulu dan lebih banyak inisiatif dalam hubungan.
<bersambung ke part 2>
In Details on Three Card Spread
Sebagai bentuk follow-up dari artikel sebelumnya, maka kali ini saya akan menunjukkan, mengapa 3 card spread saja sudah cukup kompleks.
Pertama-tama, dari sisi pembacaan, 3 card spread sendiri bisa dirubah-rubah dari sisi arti dan posisinya, tergantung kreatifitas masing-masing. Contoh arti dari 3 card spread diantaranya:
- Past – present – future (ini sering sekali dipakai bukan?)
- keadaan sekarang – potensi yang bisa digunakan – perkiraan kedepan
- Kelebihan anda – kekurangan anda – solusi
- Situasi anda – masalah sebenernya – solusi
- Faktor yang mulai meninggalkan anda – faktor yang anda miliki saat ini – faktor yang akan mendatangi anda
- pilihan A – pilihan B – saran dalam memilih
Bahkan, sebenarnya tanpa harus ditetapkan artinya, sebenarnya 3 card spread juga bisa membentuk suatu cerita. Dalam hal ini, faktor karakter dalam gambar di tiap kartu menjadi sangat diperhitungkan. Apakah kartu pertama menghadap ke kartu ke-2, atau sebaliknya? Bagaimana dengan kartu ke-2? Apakah menghadap ke reader atau ke kanan (kartu ke-3)? Orientasi tokoh dalam kartu menjadi sangat penting apabila ingin mendapat hal-hal yang lebih detail lagi. Berikut 6 bentuk pola cerita yang saya kutip dari buku A Gnostic Book of Saints by Robert M Place:
- Linear: Kartu menunjukkan cerita dari kiri ke kanan, atau sebaliknya. Dengan dmeikian, semua tokoh di kartu akan menghadap ke arah yang sama (semua kekiri atau semua kekanan). Anda bisa juga melihat hubungan sebab akibat dari cerita linear ini.
- Rejectiona: setidaknya ada 2 tokoh yang saling membelakangi. Dimana bacaan seperti ini seringkali menandakan adanya konflik yang harus diselesaikan
- Central origin: Merupakan posisi dimana tokoh kartu ke-2 menghadap ke diri anda dengan kartu pertama atau ketiga membelakangi kartu ke-2. Ini bisa menunjukkan bahwa klien bisa melakukan tindakan yang sesuai dengan kartu ke-2 tersebut, kemudian bercabang ke option 1 atau option 2. Atau apabila salah satu kartu menghadap kartu ke-2, maka bisa mengindikasikan klien yang di kartu ke-2 didukung oleh 1 pihak dan dijauhi oleh pihak yang lain.
- Centra destination: terjadi apabila kartu 1 dan kartu 3 menghadap ke kartu 2, sedangkan kartu ke 2 menghadap reader atau melihat ke atas. Posisi ini sering mengindikasikan bahwa berbagai energi mulai berkumpul di dalam klien untuk mencapai suatu tujuan.
- The central problem: sama dengan central destination, dengan perbedaan kartu ke-2 adalah kartu yang menunjukkan ada permasalahan (seperti kartu 8 of swords). Posisi seperti ini bisa mengindikasikan adanya masalah yang menyedot perhatian klien.
- The central figure: kartu ke 2 bisa menjadi guru atau titik instruksi solusi yang harus dijalankan klien, yang kemudian berujung kepada 2 kemungkinan (kartu 1 atau kartu 3)
Selain 3 card spread bisa dilihat sebagai cerita, maka teman-teman juga bisa memperhatikan elemen apa yang paling dominan. Apakah 2 kartu atau ketiga kartu yang keluar adalah major arcana? Kalau demikian, bisa dikatakan memang situasi klien mayoritas ditentukan oleh faktor luar. Apabila mayoritas minor arcana, maka situasi bisa dikendalikan oleh klien. Selain itu, elemen apa yang mendominasi? apakah air? api? atau elemen lain?
Sebagai penutup, bahkan 3 card spread ini seirngkali menjadi dasar untuk spread-spread lainnya. Sebagai contoh:
Book of shadow spread
1…2…3
4…5…6
1-3: penjelasan mengenai situasi anda dan faktor yang mendukung anda
4-6: faktor lain yang sebetulnya sangat berpotensi, tapi tidak/ belum anda gunakan
2 choice spread
1…2…3————————4…5…6
—————7..8…9——————–
1-3: cerita tentang option A
4-6: cerita option B
7-9: faktor yang dipertimbangkan sebelum memilih
Dan masih banyak lagi yang bisa dikembangkan sesuai kreatifitas teman-teman.
Why Always Celtic Cross ?
Tulisan kali ini saya buat untuk membahas seputar Celtic Cross. Lebih tepatnya, justru mengarahkan bahwa seorang Tarot Reader tidak harus menggunakan Celtic Cross sebagai tebaran wajibnya. Ok, on the go dan to the point…..
Kenapa banyak Tarot Reader yang memakai Celtic Cross ?
- Banyak buku Tarot yang memasukkan tebaran Celtic Cross sebagai bahan yang wajib dibaca; baik buku tarot yang tebal maupun yang tipis. Selain itu, tebaran ini juga satu2nya tebaran yang memiliki banyak versi dan banyak interpretasi. Setidaknya ada 3 versi umum yang dikenal para tarot reader: versi Jung, versi Raider Waite, dan versi Crowley/ HOGD
- Celtic Cross merupakan tebaran yang banyak diajarkan di kursus2 tarot ataupun bentuk pengajaran tarot lainnya.
- Celtic Cross memiliki analisa umum yang detail untuk klien
- Merupakan tebaran yang paling dihapal tarot reader
- Kalau kartu yang dipakai jumlahnya banyak, menurut sebagian tarot Reader, itu menunjukkan ke klien bahwa mereka jago dalam menginterpretasikannya.
- Ya sejak awal belajar, memang makanannya celtic cross terus
Tapi tahukah teman2 ? Tarot reader luar yang sudah mahir umumnya cukup banyak yang menyinggung Celtic Cross sebagai “Tebaran yang kompleks yang anehnya dipelajari oleh pemula” ? Dengan kata lain, sebetulanya tidak diwajibkan bagi pemula untuk belajar celtic cross di awal2 pembelajarannya. Kalau dipaksakan di awal2, untuk yang belum terbiasa menggunakan intuisi, umumnya akan merasakan bahwa tarot adalah pelajaran yang rumit dan kompleks yang ujung2nya bisa mngurungkan niat pemula untuk belajar lebih jauh lagi.
Berikut beberapa alasan mengapa tebaran Celtic Cross tidak selalu wajib dipakai:
- Tebarannya terlalu kompleks untuk Tarot Reader mahir sekalipun, bahkan informasi yang didapat seringkali berlebihan dan banyak yang tidak perlu.
- Tidak semua pertanyaan klien bisa dijawab dengan Celtic Cross; lucunya kecenderungan Tarot Reader adalah menjawab SEMUA pertanyaan klien dengan Celtic Cross
- Seringkali pertanyaan klien membutuhkan informasi yang lebih sederhana dan solusi yang lebih praktis. Sementara kelemahan dari Celtic Cross adalah TIDAK ADA SOLUSI dalam pembacaannya. Oleh karena itulah makanya Celtic Cross memiliki berbagai bentuk follow-up solusi yang ujung2nya memakan kartu lebih banyak lagi.
- Seringkali secara psikologis, klien mengukur kemampuan Tarot Reader dalam menganalisa dan mendapat banyak informasi dari petunjuk2 yang sangat sedikit. Dengan demikian, apabila ada 2 tarot reader yang membacakan klien yang sama dan memiliki hasil yang sama, maka tarot reader yang memakai tebaran 3 kartu akan jauh lebih dihargai ketimbang tarot reader yang memakai Celtic Cross.
Untuk informasi saja, bahkan tebaran yang hanya memakai 3 kartu saja, sebenarnya bisa dianalisa dengan sangat mendalam. Bagaimana dengan tebaran Celtic Cross yang lebih banyak lagi kartunya? Untuk post berikutnya saya akan mencoba membahas analisa tebaran 3 kartu. Namun untuk saat ini, saya menyarankan untuk percaya diri memakai tebaran selain celtic cross dan dengan jumlah kartu dalam tebaran yang lebih sedikit. Lebik baik tebaran hanya 3-5 kartu namun sangat membantu klien ketimbang memakai banyak kartu seperti celtic cross, namun ujung2nya pusing sendiri dan klien merasa tidak terlalu terbantu.
Tarot Reading and Other Divination Tools: Real vs Cold Reading
Bagi yang sudah lama berkecimpung didunia tarot dan berbagai macam bentuk divination lainnya, maka mayoritas pelaku divination melihat apa yang mereka lakukan adalah nyata dan bukan dibuat-buat. Divinator melihat solusi2 yang mereka berikan murni terinspirasi dari segala aspek: bawah sadar, intuisi, dari Atas, dan masih banyak lagi aspek lainnya. Dengan demikian, divinator percaya mereka memang benar-benar bisa membantu klien dan klien sendiri pun benar-benar terbantu dengan keberadaan para divinator.
Oh iya, saya tidak menyebutkan pelaku tarot reading, i-ching, feng shui, dll sebagai tukang ramal atau fortune teller karena saya lebih melihat mereka semua sebagai konsultan yang bertujuan membantu orang, bukan untuk memeras duit orang. Apalagi stigma tukang ramal memang sudah jelek , jadinya saya sendiri membiasakan diri untuk menyebut mereka divinator atau konsultan.
Back to topic,…. disisi lain, ada sudut pandang lain di kalangan para pesulap, magician, terutama para mentalist yang notabene mempelajari psikologi terapan secara cukup mendalam (karena tuntutan profesi mentalist memang berat ke psikologi), justru melihat apa yang para divinator lakukan, itu tidak lebih dari cold reading.
Pertanyaannya, apakah cold reading itu?
Sebenarnya banyak sekali buku yang mengajarkan tentang cold reading, meskipun buku2 tersebut masih buatan diluar Indonesia. Untuk itu, saya akan membeberkan secara singkat saja disini.
Cold reading sendiri merupakan tehnik dimana pelaku cold reading sendiri bisa mengambil beberapa kesimpulan dari diri klien, yang kalau dikelompokkan menjadi 2 cara umum:
– melihat dari petunjuk2 non-verbal dan fisik dari klien sendiri
– memancing klien untuk mengutarakan informasi yang bersifat pribadi dengan pendekatan psikologis
Apabila, para divinator meyakini bahwa mereka bisa mengetahui keadaan klien dari intuisi mereka, maka orang yang menggunakan cold reading sendiri bisa mengetahui keadaan klien menggunakan logika yang diselubungkan seakan-akan mereka memiliki indera ke-6.
Contoh kalimat-kalimat yang menggunakan bahasa cold reading sendiri sebenarnya mudah kita jumpai; dimana yang paling sering kita jumpai adalah di majalah atau tabloid atau koran di bagian zodiak atau feng-shui. Contoh2 yang kita temui di media cetak tersebut bisa dikategorikan sebagai “kalimat umum” atau “generalization sentence” seperti:
Keuangan: anda akan mengalami pengeluaran yang lebih boros di bulan-bulan ini, jadi lakukan penghematan dan alokasikan keuangan anda secara lebih disiplin.
–> Kalau kita teliti lebih lanjut kalimatnya, sebenarnya kalimat ini memiliki 2 kemungkinan makna tersendiri:
1. Kalau orang yang melihat saran diatas MEMANG boros dalam mengeluarkan uang, maka kalimat diatas menjadi bentuk nasehat yang bagus. Karena penulis merasa mengenal pembaca yang perilakunya boros.
2. Kalau orang yang melihat saran diatas TERNYATA DISIPLIN dalam mengeluarkan uang, maka kalimat diatas menjadi bentuk PEMBENARAN kalau dia harus disiplin dalam mengeluarkan uang.
Dengan kata lain, apapun sudut pandangnya, kalimat diatas menjadi semacam win-win solution bagi penulisnya.
Berikut contoh lainnya yang menggunakan cold reading….
Cinta: ujian cinta akan mendatangi anda. Cobalah untuk melihat sisi positifnya ketimbang sisi negatifnya dari perjalanan cinta anda.
–> kalau diteliti lebih lanjut, kalimat ini juga termasuk win-win solution:
1. Apabila pembaca memiliki pacar dan sedang ada masalah dengan pacarnya, maka otomatis mereka melihat kalimat diatas sebagai suatu nasehat yang sangat penting.
2. Apabila pembaca memiliki pacar namun tidak sedang dalam masalah, ATAU pembaca ternyata masih single, maka pembaca melihat hal diatas sebagai naehat agar berjaga-jaga dan menyiapkan mindset positif APABILA ada cobaan dalam cinta.
Sekali lagi, ini menjadi win-win solution bagi penulisnya
Masih banyak metode cold reading yang dimana selain kalimat2 umum, kita bisa mengambil petunjuk2 dari fisik klien. Sebagai contoh:
– Klien yang memakai kacamata, bisa dikatakan klien suka membaca buku atau membaca tulisan2
– Apabila kacamatanya agak miring kekiri (dari sisi klien), bisa dipastikan klien adalah orang yang kidal.
– Kalau ada sedikit gelambir di sisi perut klien (terutama wanita), kemungkinan besar klien suka berolahraga, namun sekaligus juga suka ngemil.
– Kalau klien suka menggigit bibirnya pada saat menyimak kita berbicara, maka secara tidak sadar, klien sedang gelisah atau penasaran akan petunjuk yang kita utarakan.
Dan masih banyak lagi petunjuk yang bisa didapat seiring dengan bertambahnya jam terbang.
Memang bagi kelompok divinator, apa yang mereka lakukan itu mereka percaya adalah real, dan bisa membantu orang. Sedangkan bagi kelompok magician, mereka lebih berpandangan untuk melakukan divination, cukup dengan menggunakan cold reading, maka hasil yang didapat pun juga sama. Masalahnya adalah, karena cold reading menggunakan pendekatan psikologis, para magician mengklaim bahwa apa yang dilakukan para divinator ada bentuk -penipuan-. Kenapa dianggap menipu? Karena umumnya divinator mengaku ilmu yang mereka dapat berdasarkan dari intuisi dan bantuan dari berbagai pihak seperti spirit2, dan entitas2 lainnya……padahal itu semua tidak lebih dari analisa psikologis.
Nah, lebih kurang ajarnya lagi…..justru karena anggapan bahwa apa yang dilakukan divinator itu adalah cold reading, maka banyak sekali buku2 yg berlabel “cara meramal yang baik” yang isinya adalah bagaimana melakukan cold reading yang dibungkus dengan cerita2 supranatural untuk meyakinkan klien. Inilah yang menyebabkan di negara2 modern, divination memiliki image yang buruk. Karena meskipun apa yang kita lakukan adalah real, namun anggapan skeptis magician merusak itu semua. Dan percaya atau tidak, ini juga dilakukan oleh sebagian besar dukun2 amatir di Indonesia untuk menggali informasi dari klien sekaligus memeras duit dari mereka TANPA sedikitpun membantu dari sisi mistisnya.
Nah….dari sini, yang akan saya tekankan adalah, bukan untuk memaksakan diri para divinator agar murni bergantung kepada intuisi dan bantuan2 spirit semata. Namun kita perlu menyadari, setinggi apapun tingkat penguasaan kita terhadap tarot dan apapun alat yang kita gunakan, kita perlu sadar bahwa…
Mengapa kita ujung2nya akan memakai keduanya? Karena ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan:
1. Untuk membuat raport ke klien di awal2, agar klien marasa nyaman berbicara dan lebih terbuka dengan kita, maka kita memang perlu bertanya segala hal secara lebih detail mengenai masalah klien. Hal ini juga membantu kita membuat analisa objektif mengenai klien. Sampai tahap ini, biasanya intuisi kita belom begitu berperan.
2. Intuisi kita TIDAK 100% BERJALAN SETIAP SAAT.
Adakalanya intuisi kita memang tidak berjalan semestinya, entah karena kecapekan psikis, dsb dsb. Oleh karena itu, kadangkala kita memang mesti lari ke cold reading untuk mendapat analisa dari klien, kemudian membandingkan dengan analisa dari kartu tarot (atau alat lainnya), barulah memberi berbagai masukan atau solusi.
3. Adakalanya kita menemukan klien yang tidak kooperatif
Tergantung dari tingkat sensitifitas dan kemampuan divinator, apabila menemukan klien yang tidak kooperatif, maka seringkali intuisi kita menjadi buntu (pengecualian kalau divinatornya sudah tingkat tinggi yah). Maka dari itu, untuk membuat klien lebih terbuka dan kooperatif, mau tidak mau kita perlu melakukan cold reading dahulu agar klien mau lebih terbuka. Apabila kita langsung ‘menghajar’ klien dengan intuisi atau tehnik lainnya, maka hasilnya akan menjadi bagaikan perjudian. Kalau hasilnya benar, klien akan lebih terbuka….kalau salah, maka klien semakin tidak percaya kepada kita. Amat sangat dihindari untuk terjadi ‘pertempuran kemampuan’ antara klien dengan pembaca karena hasilnya memang ga ada yang berakhir bagus:klien merasa divinator nya sangat bodoh dan amatir, divinatornya merasa kliennya tidak mau bekerja sama.
4. Adakalanya kita diminta untuk membaca secara massal (dalam jumlah sangat banyak)
Saya sendiri perna diminta untuk membaca orang secara ringkas dan singkat untuk 5 – 10 orang berturut-turut dalam waktu hanya 10 menit. Dalam situasi ini, kita memang tidak bisa membaca secara detail dan terperinci. Daripada menguras stamina psikis saya yang lebih penting dipakai untuk bacaan yang lebih serius, maka saya lebih lari ke cold reading. Hasilnya, justru mengundang banyak klien untuk diminta dibaca secara lebih mendetail. Disaat itulah baru saya menggunakan intuisi saya dan berbagai faktor pendukung lainnya.
Akhir kata, daripada memusingkan diri dengan ‘melawan’ para magician yang menganggap para divinator adalah ‘penipu’ kelas kakap (padahal magician juga melakukan trik untuk menghibur participant), menurut saya, ambil saja sisi positifnya dimana kita memang memakai kedua hal tersebut (pembacaan real dan cold reading) dalam waktu dan kesempatan yang sesuai.
Sekian dulu tulisan saya, semoga membantu.
Information About Me
Pertama-tama, saya adalah Rendy Fudoh. Seorang pria yang memiliki passion di dalam Tarot Reading dan juga Mentalist. Karena kedua hal tersebut membuat saya bisa melihat dan mengamati manusia dan berbagai dinamikanya. Sekaligus saya juga melakukan kedua hal tersebut secara profesional.
Dalam blog ini, saya akan membagikan berbagai artikel mengenai Tarot yang ditujukan lebih untuk para Tarot Reader yang sudah mengerti dasar-dasarnya Tarot. Tentu saja adakalanya saya juga akan membagikan informasi yang juga cocok untuk dikonsumsi oleh pemula.
Blog ini sendiri akan saya kembangkan perlahan-lahan dengan berbagai artikel yang membangun dan memenuhi khasanah pengetahuan mengenai Tarot. Sedangkan untuk mentalism, saya akan membagikan beberapa ide yang bisa teman-teman manfaatkan apabila ada diantara kalian yang juga berminat kepada magic. Tentu saja saya tidak membocorkan rahasia magic, melainkan lebih ke dalam ide-ide mengenai pertunjukan dalam panggung.
Tak lupa bagi pengunjung yang berminat dengan jasa saya untuk konsultasi tarot secara pribadi maupun lingkup lebih luas, ataupun sebagai entertainer dalam hal mentalism, silahkan contact saya dibawah ini:
- Yahoo Messenger: AnihikaFudoh@yahoo.com
- Mobile: 081 8080 34 145
- Twitter: @RendyFudoh
- Facebook: Rendy Fudoh
Enjoy your stay in this blog, and hope this blog will be useful especially for tarot reader and mentalist.
Untung yang penasaran bagaimana performance saya, berikut ada beberapa video yang saya dokumentasikan:
Untuk video mengenai tarot, anda bisa melihat ke halaman ini
Sedangkan untuk video mengenai mentalist, anda bisa melihat ke halaman ini
