Author Archives: Rendy Fudoh
Membahas Seputar Mitos Praktisi Peramal (Katanya) Selalu Bernasib Buruk.
Ada banyak mitos yang beredar seputar tukang ramal dengan segala medianya yang digunakan, entah kartu tarot (yang paling banyak), astrologi, I-Ching, baca teh atau kopi, Lenormand, Ceki, dan masih banyak lagi, dimana salah satu mitos yang muncul adalah.
Nasib praktisi menjadi buruk setelah membacakan / prediksi nasib seseorang.
— mitos yang beredar
Tentu ada perkembangannya juga dari mitos tersebut, seperti dampaknya keluarganya berantakan, kesehatan menurun drastis, percintaannya kandas, persahabatannya rusak, dan masih banyak lagi dengan alasan si pembaca sudah memaksakan diri untuk membaca tanda – tanda alam sebelumnya.

Dan mitos ini belakangan kembali muncul dari berbagai postingan media sosial disekitar saya. Meskipun artikel ini tidak akan populer, namun saya tetap perlu membuat tulisan ini untuk meluruskan satu mitos utama ini, karena justru akan berdampak buruk di jangka panjangnya di masyarakat apabila mitos ini terus beredar dan dipercaya mentah – mentah.
Untuk mitos praktisi peramal akan selalu bernasib buruk, saya akan bagi menjadi 2 bagian besar: yaitu sanggahan secara psikologis, dan sanggahan secara teknis.
Sanggahan Secara Psikologis
Secara umum, banyak sekali praktisi peramal yang beredar saat ini, lepas dari apapun metode meramalnya. Thanks ke media sosial yang membuat para peramal menjadi semakin menjamur dan populer.
Nah, secara logikanya, apabila memang peramal itu mendapatkan hukuman hidupnya melangsa banget ataupun menjadi berat setelah buka praktek meramal, bagaimana mungkin angka praktisi ramal yang bertambah semakin pesat ? Apalagi setelah pandemi ini, justru banyak orang yang banting setir menjadi peramal modern sebagai salah satu profesinya, dan justru bisa menafkahi keluarganya dengan baik. Bahkan sebagian besar, bisa membantu keluarga besarnya ditengah kondisi ekonomi yang waktu itu sedang turun karena pandemi.
Terus darimana sisi psikologisnya? Seringkali, apabila praktisi mengalami nasib baik, maka ia cenderung akan diam saja. Apakah ada peramal yang pamer ke media sosial ketika dia mendapatkan puluhan sampai ratusan juta sebulannya dari praktek meramal? Kecuali kalau mereka mau dikejar – kejar pajak, ya tentunya mereka akan lebih memilih diam.
Dan ini tidak hanya terjadi di dunia meramal kok, di karir manapun, apabila kita mendapatkan pendapatan bulanan relatif tinggi, kita lebih memilih untuk diam dan tidak mengumbar di media sosial. Selain untuk menghindari dari orang luar yang sirik ataupun dengki, juga untuk menghindari potensi masalah yang tidak perlu.
Justru secara psikologis nih, apabila ada seorang peramal yang terus – terusan mengumbar pendapatan bulanan sekian ratus juta misalnya ke media sosial secara langsung dan lingkungan sekitarnya, secara psikologis ya kita justru perlu berhati – hati dengan orang seperti itu.
Ingat akan polanya, apabila seseorang merendah dengan berbagai pencapaiannya, maka pencapaian aslinya 2-3x lipat lebih besar daripada itu. Sementara bila seseorang terlalu meninggikan/ memamerkan pencapaiannya, maka pencapaian rillnya, hanya 1/2 – 1/3 dari yang dia omongkan.
dari berbagai sumber.
Itu point pertama yah, ketika seseorang mengalami hal yang secara umum, mereka akan diam.
Sementara, bila seseorang mengalami hal yang negatif, nah disinilah seseorang seringkali ingin curhat ke media sosial dan ingin agar ‘penderitaan’ mereka diketahui publik, dan berujung untuk mendapatkan simpati, ataupun sekedar ingin menumpahkan uneg – uneg dia di ruang publik. Ini bukan berarti saya anti dengan orang – orang seperti itu, justru itu merupakan bagian dari reaksi yang wajar terjadi kok.
Nah, masalahnya adalah, apabila ketika hal positif terjadi, secara psikologis orang akan lebih memilih menyimpan dari ranah publik, sementara ketika hal negatif terjadi, orang lebih memilih memberitahukannya di ranah publik, akan sangat wajar bila berbagai berita (nasib) negati tersebut akan jauh lebih banyak ketimbang berita positifnya bukan?
Ditambah, secara psikologis lagi nih, berita negatif jauh lebih menarik perhatian dan lebih mudah viral ketimbang berita positif.
Kok bisa? Karena berita kemalangan seseorang, cenderung membuat kita merasa -lebih diatas- dibandingkan korban di berita tersebut. Sementara berita keberhasilan seseorang, cenderung membuat kita -lebih minder- secara ego, sekaligus membuka kemalasan kita karena belum bisa memiliki pencapaian seperti yang orang itu dapatkan.
Kira – kira seperti itulah penjelasan sanggahan secara psikologisnya: berita negatif lebih sering dipublikasikan dan memang lebih menjual daripada berita positif. Seringkali juga, berita negatif lebih banyak mendapatkan komentar simpati, sementara berita positif bila dipublikasikan, cenderung mengundang banyak komentar negatif yang tidak diperlukan karena iri dan dengki pihak lain.
Sekarang sanggahan dari aspek berikutnya…
Sanggahan Secara Teknis

Nah di bagian ini, sebenarnya lebih semakin tidak enak lagi kedengarannya. Tapi, ya saya akan kasih tau untuk meluruskannya. Intinya, dalam praktek meramal pun, aslinya, semua ada berbagai landasannya ataupun literaturnya, sehingga tidak semua orang bisa menjadi seorang peramal yang betul – betul bisa meramal.
Pada hakikatnya, meramal masa depan ataupun meramal nasib itu sendiri bisa dikatakan praktek membaca tanda alam yang sudah diberikan oleh alam itu sendiri (ataupun oleh Tuhan) dengan berbagai alternatif media yang ada. Secara historis pun, praktek ini sudah berlangsung sejak lama dan catatan tertua, apabila kita kaitkan dengan ilmu astrologi pun, sudah sekitar 2 abad sebelum masehi; sementara untuk catatan tertua seputar meramal di area Tiongkok pun lebih tua dari 2 abad sebelum masehi, mungkin sekitar abad 5-6 sebelum masehi.
Jadi berbagai tanda alam yang didapat itu, sebenarnya sudah tentu sudah ada atas ijin-Nya juga. Kok bisa? Ya tidak ada yang tahu, karena kita manusia kan tidak bisa memikirkan kehendak Tuhan itu sendiri secara mendetail. Lepas dari apapun agama dan budaya nya yah.
Praktek meramal itu sendiri, asumsi praktisinya juga melakukannya dengan benar, sesuai dengan kaidah yang ada, dan masih berpegang kepada kode etik dan moral yang ada, justru akan sangat berguna bagi orang – orang yang bertanya. Bahkan di jaman sekarang pun, secara perlahan – lahan, ada semacam gerakan untuk minimal dalam setiap keluarga besar, memiliki 1 orang peramal ataupun pembaca nasib. Tujuannya? Agar keluarga besar tersebut mendapatkan arahan yang bagus dan wajar dalam memaksimalkan berbagai potensi yang ada dalam diri masing – masing anggota keluarga. Lagipula, siapa sih yang tidak mau kalau keluarga besarnya semua berhasil dan meningkat hidupnya?
Terus dimana sanggahan teknisnya? Nah, karena praktek meramal (terutama menggunakan kartu Tarot) ini sudah mulai menjamur sebagai alternatif mereka dalam mencari rejeki, pada akhirnya muncullah berbagai praktisi yang diantaranya:
- Tidak belajar dengan fondasi dasar yang kuat. Karena dengan alasan mereka sudah punya ‘pembimbing’, sehingga mereka meremehkan/ mengabaikan berbagai teori, konsep, dan berbagai kode moral yang ada. Bahasa kerennya yang beredar di jaman sekarang adalah Tarot Cosplay. Alhasil, untuk bacaan mereka sendiri, meskipun kartu yang keluar sesuai dengan apa yang klien butuhkan, namun interpretasi dari peramal sendiri yang ternyata melenceng jauh dari makna kartu tersebut.
- Membuka praktek dengan luka batin yang masih terbuka lebar. Ini menjadi hal yang sangat buruk dan beresiko untuk para praktisi itu sendiri. Pada dasarnya, banyak juga praktisi yang memiliki luka batin ataupun traumatis yang mendalam, namun masih terbuka lebar dan belum bisa bergerak move-on dari luka batin tersebut. Dalam konteks ini, si peramal bukan berarti harus sembuh sepenuhnya dulu dari luka batin tersebut, melainkan minimal agar si peramal dengan sadar berusaha untuk perlahan – lahan menyembuhkan diri dari luka batin itu dan memetik pelajaran dari sana. Melakukan interpretasi dalam praktek meramal dengan kondisi luka batin masih terbuka lebar, akan beresiko membuat si praktisi menjadi sangat bias dalam pembacaannya. Sehingga hasil yang sebenarnya positif pun akan dibaca / dibuat menjadi negatif demi kepuasan ego si pembaca itu sendiri.
- Disiplin diri yang rendah dalam membersihkan diri secara rutin. Mau dalam praktek apapun, termasuk konsultasi psikologi sekalipun, kita dianjurkan memberikan waktu untuk diri kita sendiri agar bisa memulihkan fisik dan psikis kita setelah selesai konsultasi. Kenapa? Banyak yang percaya bahwa energi klien bercampur dengan diri kita saat sesi konsultasi sehingga berbagai emosi sampah dan buangan dari klien pun masuk ke dalam diri kita. Membersihkan diri secara rutin dari energi negatif ataupun energi bekas pakai tersebut, akan mendorong kita agar secara psikis pun kita lebih stabil ketika kita bersosialisasi dengan pihak manapun. Disiplin diri yang rendah dalam pembersihan diri ini, membuat kita dengan mudah terkena penyakit baik fisik maupun psikis, dan berdampak juga secara negatif ke sekeliling kita. Peramal menjadi lebih mudah marah/ tersinggung setelah selesai mengkonsultasikan klien misalnya?
Nah, bayangkan ketika seseorang peramal membuka praktek ramal dengan 3 hal diatas masih belum diperbaiki: fondasi teori – luka batin – disiplin akan membersihkan diri , bagaimana hasilnya?
Tidak perlu percaya soal adanya karma, bekerja/ berkarir apapun tanpa memperhatikan berbagai faktor keselamatan dan kesehatan yang berlaku di setiap bidang pun, tentu akan lebih memberi dampak buruk ketimbang dampak baiknya.
Hanya saja, memang karena kita secara manusia, egonya suka ketinggian, jadi yang dikambinghitamkan, adalah profesi meramal itu sendiri.
Akhir kata, bukan praktek meramal lah yang membuat kita menjadi apes hidupnya; melainkan si peramalnya yang melakukan praktek ramal dengan sangat sembrono dan berlagak jagoan itulah yang pada akhirnya mengundang berbagai situasi dan kondisi apes ke kehidupannya sendiri.
Peluang dan Tantangan di 78 Tahun Indonesia: “Transportasi, Komunikasi, Kesejahteraan Kelas Pekerja”
Sekitar sebulanan dari tanggal artikel ini ditulis, Indonesia akan kembali merayakan kemerdekaannya di usia 78 tahun. Dan seperti biasa, saya akan membahas seputar peluang dan tantangan yang akan dihadapi oleh Indonesia secara umum untuk 1 tahun kedepannya. Untuk menganalisa tersebut, saya menggunakan chart Solar Return yang memang secara tradisi, digunakan untuk memperkirakan trend peluang dan tantangan sesuatu ketika dia ‘berulang tahun’, atau sering juga disebut sebagai chart ulang tahun.
Berikut chart ulang tahun/ solar return Indonesia di usia 78 menggunakan aplikasi solarfire dengan wholesign house system.

Berikut beberapa potensi tantangan yang akan dihadapi Indonesia.
Penerapan Kemajuan Teknologi Yang Berpotensi Prematur.
- Venus, Ascendant, Sun, Moon di Leo, House 1, square Jupiter, Uranus, MC di Taurus House 10.
Penerapan dan ekspansi dalam penggunaan teknologi, akan menjadi aspect yang kemungkinan besar sangat didukung oleh kepala pemerintahan. Mungkin salah satu alasannya adalah untuk menerapkan efisiensi pengolahan data negara, sekaligus untuk mengurangi berbagai celah korupsi di waktu kedepannya.
Hanya saja, dari chart ini, sepertinya kondisi Indonesia secara umum, belum terlalu bisa mengadopsi berbagai teknologi tersebut secara lancar. Ini disebabkan karena masyarakatnya sendiri memang cenderung abai dan kurang mau memahami cara kerja teknologi tersebut apabila teknologi itu kurang memberikan ‘nilai hiburan’ dimatanya.
Selain itu, kulit teknologi atau tampilan website dan berbagai tools dan portal negara cenderung akan dinilai dengan cukup kritis oleh masyarakat sebagai pengguna. Bagus atau tidaknya kulit/ tampilan tersebut, akan mempengaruhi secara signifikan bagaimana masyarakat bersedia menggunakan tools tersebut.
Kesehatan Para Pekerja Pertanian, Perkebunan, dan Real Estate Akan Lebih Disorot.
- Moon di Leo House 1, opposition Saturn di Pisces House 8

Tantangan berikutnya yang juga cukup penting, adalah adanya potensi kesehatan fisik para pekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan real estate yang lebih disorot dibandingkan sebelumnya. Adanya potensi dana investasi yang terlalu ngepas ataupun macet alirannya, berpotensi kepada penghematan besar – besaran di sektor terkait yang beresiko akan menurunnya standard keamanan kerja.
Akan sangat dianjurkan untuk memperhatikan keselamatan kerja terutama di 3 sektor diatas karena peran negara sebagai pengayom masyarakat akan disorot apabila ada berbagai proyek baik negara maupun swasta yang ternyata terkena kasus yang mengakibatkan kondisi para pekerja terkait semakin sulit.
Perlunya Penyusunan Dan Pengawasan Anggaran Yang Detail Terutama Sektor Pembangunan Infrastruktur Transportasi dan Komunikasi.
- Mercury dan Mars di Virgo House 2, oposition Neptune di Pisces House 8.

Hal lain yang menonjol di usia Indonesia yang ke 78 ini adalah, dengan kembali dipercepatnya pembangunan infrastrutur yang berkaitan dengan komunikasi dan transportasi, terutama yang bertujuan untuk mempercepat transportasi bahan – bahan industri. Dari analisa chart diatas, ada potensi digagasnya proyek baru yang terkati, dan diberitakan secara cukup masif di media. Hanya saja pengelolaan di lapangan, cenderung berdasarkan budget yang relatif ngepas dan proses menjadi lebih lambat dari semestinya.
Penyebab utamanya selain perlunya kontrol ketat budget pembangunan di sektor terkait, juga disebabkan oleh investor yang sebenarnya kurang suka dengan manuver politik oleh kepala negara Indonesia saat itu. Lepas dari siapapun kepala negaranya. Oleh karena itu, bila memungkinkan, rasio dana investor asing untuk pembangunan infrastruktur ini lebih kecil ketimbang dana investor dalam negeri.
Aspek Hukum Yang Secara Umum Yang Pada Prakteknya Kurang Memihak Rakyat Kecil, Kembali Menjadi Sorotan.
- Pluto di Capricorn House 6 square North Node di Aries House 9
Tantangan terakhir yang perlu diperhatikan di Indonesia, adalah kembalinya trend menyorot/ mengevaluasi kembali berbabagi sistem hukum yang relatif mudah dimanipulasi untuk menekan masyarakat kecil ataupun yang ekonominya relatif rendah, kembali menjadi sorotan publik nantinya.
Negara cenderung akan diminta ketegasannya oleh berbagai lembaga sosial, untuk merevisi aspek hukum yang dinilai sangat memberatkan rakyat kecil ataupun yang bisa dipelintir untuk mengkambinghitamkan rakyat kecil akibat kesalahan yang sebenarnya berasal dari pihak yang posisi jabatan lebih tinggi, ataupun pihak yang memiliki modal yang relatif lebih besar.
Setelah ini, kita akan membahas potensi peluang yang akan dialami Indonesia.
Masyarakat Cenderung “Toleran” Terhadap Figur Agama di Indonesia.
- Venus, Ascendant, Sun, Moon di Leo House 1, trine Chiron dan North Node di Aries House 9
Ada kemungkinan pemimpin figur agama (apapun) di Indonesia, lepas dari bagaimanapun sikap dan keputusan individu tersebut, meskipun keputusannya bukanlah keputusan yang populer, cenderung dimaafkan ataupun diterima, atau bahkan ditoleransi oleh masyarakat Indonesia secara umum.
Ini juga menunjukkan, di usia Indonesia yang menginjang 78 tahun ini, figur pemimpin agama ataupun pemimpin dari suatu institusi bertemakan agama cenderung lebih diterima oleh masyarakat Indonesia itu sendiri.
Selain itu, masyarakat juga cenderung lebih tolerant terhadap aktifitas yang dilakukan oleh institusi pengadilan ataupun pendidikan secara umum. Sepanjang institusi tersebut berhasil menyampaikan keberpihakan mereka kepada masyarakat umum, image mereka relatif bagus di periode terkait.
Kolaborasi Yang Lancar Antara 4 aspek: Dana Negara, Kelas Pekerja, Investasi dan Hak/Kewajiban Negara, Dengan Kepala Negara.
- Mars dan Mercury di Virgo house 2, trine Pluto di Capricorn house 6, sextile Neptune di Pisces house 8, sextile MC di Taurus house 10.

Formasi di chart diatas, masuk dalam kategori aspect pattern Kite atau layang – layang. Dimana secara singkat menunjukkan kolaborasi dari 4 aspek yang sangat baik, asalkan kolaborasi tersebut dilakukan sesuai dengan urutannya: Dana negara kemudian ke kelas pekerja, kemudian ke investasi dan hak/ kewajiban negara, kemudian ke kepala negara, dan kembali ke dana negara. Aspek untuk mulainya boleh dari mana saja dari 4 aspek tersebut, namun urutan kolaborasinya harus sesuai dengan urutan diatas.
Apabila proses kolaborasinya tidak sesuai urutan diatas, maka proses tersebut akan menemukan kendala yang cukup signifikan.
Sebagai contoh, aspek dana negara, sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu untuk subsidi kesehatan, pertahanan, keperluan kelas pekerja yang esensial termasuk gaji. Setelah aspek tersebut diperbaiki, barulah investor luar negeri ataupun hak dan kewajiban negara secara materi akan lebih lancar. Apabila aspek dana negara langsung digunakan untuk kampanye menarik investor untuk dana tambahan, dan tanpa memperbaiki kondisi kesehatan ataupun kesejahteraan kelas pekerja, kemungkinan mendapat dana investor asing akan menjadi sangat sulit.
Contoh lainnya, aspek dana investasi asing cenderung mudah didapat apabila kepala pemerintahan berhasil mengkomunikasikan secara objektif untuk penggunaan dana tersebut, ataupun diberitahu di awal memang dialokasikan untuk kepentingan perkembangan kelompok pekerja, bukan karena langsung menyatakan keuangan negara yang minim.
Pemerintahan Yang Baik dan Menghasilkan, Sepanjang Memperhatikan Kelas Pekerja.
- Mars dan Mercury di Virgo House 2, trine Pluto di Capricorn House 6, trine MC dan Uranus di MC, House 10.
Mungkin ini menjadi kabar yang baik untuk satu pihak, namun sekaligus menjadi kabar yang kurang baik untuk pihak lain.
Dimana konfigurasi ini menekankan bahwa pemerintahan memiliki peluang yang cukup besar untuk meningkatkan sumber pendapatan, dalam bentuk memberi kebijakan yang sangat pro dengan kelas pekerja tersebut ataupun kebijakan yang pro dengan kondisi kesehatan pekerja maupun mendukug kondisi umum sektor pertahanan darat dan laut.
Kekurangannya, kebijakan tersebut apabila dilakukan, tentu akan berdampak memberi tantangan lebih kepada kelas pengusaha ataupun unit usaha kecil dan menengah secara umum. Karena kebijakan tersebut dapat berdampak kepada meningkatnya biaya operasional unit usaha terkait.
Penutup.
Apabila di usia 77 tahun Indonesia, saya menamakan sebagai tahun dengan tema “Infrastruktur dan Lingkungan Alam”; maka di usia 78 tahun Indonesia ini, sebagai tahun “Transportasi, Komunikasi, dan Kesejahteraan Kelas Pekerja”.
Untuk konsultasi tarot dan astrologi, bisa book jadwal konsultasi melalui WhatsApp di +62 8777 200 1885.
Video Interpretasi Kartu Tarot Major Arcana
Setelah komitmen dan disiplin yang panjang, akhirnya saya berhasil membuat video interpretasi kartu tarot untuk semua kartu Major Arcana. Video tersebut saya post di youtube dan saya rekap dalam bentuk playlist. Berikut link untuk menonton playlist tersebut.
Semoga bermanfaat yah.
Dan untuk konsultasi Tarot ataupun Astrologi, bisa menghubungi via whatsapp di +62 8777 200 1885 , ingat juga untuk subscribe youtube channel saya di https://www.youtube.com/rendyfudoh dan follow Insagram saya di @RFudoh dan @RendyFudoh .
Kartu Tarot Arkana Mayor : The Fool , Interpretasi dan Analisis
Dalam artikel ini, saya akan membahas lebih mendetail seputar setiap kartu Major Arcana berikut kaitannya dengan arketip astrologi.

Kartu The Fool sendiri merupakan kartu nomor 0 dari Major Arcana. Dan kartu ini juga digunakan oleh para praktisi sebagai kartu acuan dalam berbagai metode seperti “meditasi dengan kartu The Fool”, melakukan refleksi dengan tebaran “The Fools Journey”, sampai mengosongkan cangkir mindset menggunakan visualisasi kartu The Fool, dan masih banyak lagi.
Interpretasi kali ini saya bagi menjadi 2, yaitu interpretasi umum dan kaitan dengan arketip Astrologi.
Makna Umum Kartu The Fool
Secara umum, kartu The Fool sendiri menunjukkan sisi bahagia dan keceriaan karena ketertarikan untuk menjalani suatu perjalanan yang baru. Kalau diumpamakan, rasa bahagia itu seperti anak – anak yang hendak melakukan perjalanan keesokan harinya, sehingga saking penasaran bagaimana hari esok akan terjadi, ia menjadi sangat sulit untuk tidur.
Saya rasa, rasa penasaran, kebahagiaan, semangat, dan juga ketertarikan akan permulaan yang baru itulah yang menjadi makna utama dari sebuah kartu The Fool.
Dalam gambar kartu tersebut, kita menemukan sosok orang yang berpakaian berbunga – bunga dan hendak mengembara. Dalam beberapa versi kartu tarot, digambarkan menyerupai sosok badut. Ekspresi yang ditunjukkan seringkali ekspresi ketenangan ataupun kepasrahan, tergantung dari sudut pandang kita dalam melihat gambar tersebut.
Makna umumnya, menunjukkan kondisi yang menunjukkan kembali ke masa anak – anak ataupun merespond situasi dengan pola pikir kembali ke anak – anak. Kondisi anak – anak yang dimaksud adalah kondisi pikiran yang bersih, cenderung polos, dan tertarik akan berbagai hal baru yang akan dia hadapi/ alami.
Sosok di gambar tersebut juga membawa tongkat dan kantong buntalan yang ukurannya cukup kecil. Sekaligus juga membawa bunya berwarna putih.
Kedua elemen tersebut bisa diinterpretasikan dimana tongkat dan kantong buntalan itu sebagai bekal perjalanan yang esensial saja. Bekal disini untuk konkritnya bisa bermacam – macam tentunya. Apakah kita sudah memiliki bekal fondasi dasar yang cukup untuk melakukan perjalanan baru berikutnya? Sementara bunga berwarna putih, juga bisa dimaknai sebagai sesuatu yang perlu dijaga dengan hati – hati. Karena layaknya bunga putih yang terlihat cantik, namun rapuh, mudah rusak, dan mudah kotor. Apakah hal yang perlu kita jaga dengan sangat berhati – hati dalam melakukan perjalanan yang baru tersebut?
Selain itu, simbol anjing berwarna putih, dapat menunjukkan teman / rekan perjalanan yang menemani kita selama perjalanan. Mungkin dalam perjalanan baru tersebut, kita akan menemukan orang baru atau berbagai hal yang menarik, dan secara tidak langsung, justru membantu perjalanan kita.
Sosok orang yang berjalan di tepi jurang pun, dapat menunjukkan orang tersebut memiliki iman yang kuat karena jalan kedepannya akan dirasa baik – baik saja. Hanya saja, tergantung pertanyaan dan intuisi kita juga, kondisi jurang juga bisa menunjukkan bahaya yang mungkin tidak kita sadar. Kok bisa? Sosok orang itu berjalan dengan riang, mata melihat ke langit sehingga ia tidak sadar akan jalan didepannya yang tampak ‘terputus’. Makna mana yang sebaiknya digunakan?
Pemandangan hutan berwarna biru di cakrawala dapat menunjukkan keindahan secara umum, sekaligus ‘batasan’ atas pandangan kita karena hutan di cakrawala tersebut juga menghalangi pandangan kita akan hamparan setelahnya bukan?
Langit yang berwarna kuning dapat dimaknai sisi keceriaan dan sisi anak – anak yang suka bermain dan optimis. Sementara sinar matahari mensimbolkan perjalanan yang sudah dibuat terang oleh alam itu sendiri, sehingga kita bisa melihat gambaran perjalanan yang akan kita tempuh…, sejauh indera dan persepsi kita sebagai manusia mampu untuk melihatnya.
Kaitan Dengan Arketip Astrologi
The Fool sendiri, merupakan kartu yang memiliki arketip Astrologi planet Uranus. Uranus sendiri dalam astrologi, merupakan planet yang memimpin zodiak Aquarius. Aquarius sendiri diwakili oleh kartu The Star.

Uranus sendiri dalam astrologi, digambarkan sebagai planet yang memancarkan energi pemberontakan maupun perubahan yang secara tiba – tiba. Kata kunci re-invensi atau menemukan ulang juga sering digunakan, berikut kata kunci sebagai penemuan baru, berjuang melawan arus demi kebenaran, ataupun kemajuan teknologi yang mendapat tentangan dari pihak – pihak tertentu.
Energi melawan arus ataupun perubahan yang sifatnya tiba – tiba dan diluar dugaan, menjadi sangat erat dengan kartu The Fool, terutama karena sisi “tidak terbaca” atau “diluar dugaan” tersebut. Layaknya orang yang hendak melakukan perjalanan baru, apapun yang kita hadapi, kemungkinan besar akan diluar ekspektasi ataupun yang kita pahami saat itu. Sisi beradaptasi sesuai dengan kondisi yang dilakukan terus – menerus juga menjadi ciri khas energi uranus yang erat kaitannya dengan makna kartu The Fool itu sendiri.
Uranus juga mewakili peluang untuk belajar akan hal – hal baru. Berbeda dengan planet Merkuri yang lebih menekankan belajar secara detail dan menggunakan semua metode yang ada, Uranus justru lebih menekankan sisi belajar yang cepat dan spontan serta melihat berbagai perubahan didepan mata sebagai peluang untuk belajar hal yang baru, saat itu juga. Sikap yang tidak bisa ditebak untuk mempelajari kondisi yang juga tidak tertebak di planet Uranus, sangat erat kaitannya dengan makna dari kartu The Fool.
Uranus yang memimpin zodiak Aquarius, zodiak yang memang dikenal melawan arus, dan juga zodiak yang dikaitkan dengan kartu The Star, dapat diartikan sebagai kartu The Fool sebagai fondasi dasar untuk mencapai kartu The Star.
Maksudnya apa? Secara simbolis, sikap untuk terbuka dan ingin terus belajar hal baru (The Fool), akan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan berbagai harapan/ impian yang kita inginkan (The Star). Atau mungkin arti lainnya, apabila kita ingin memperoleh apa yang kita inginkan (The Star), mungkin kita perlu mencoba melakukan berbagai pendekatan yang baru/ berbeda untuk mencapai hal tersebut (The Fool).
Untuk konsultasi Tarot maupun Astrologi, bisa book jadwal via chat WhatsApp di +62 81 8080 34 145 .
Jupiter di Aries, Peluang dan Tantangan Bisnis Yang Ada.

Fenomena Jupiter masuk Aries dalam astrologi, terjadi di sekitar tanggal 11 Mei 2022 sampai dengan 16 Mei 2023 atau sekitaran 1 tahun lebih 5 harian. Secara astrologi, terutama untuk cabang mundane astrologi, Jupiter menjadi salah satu faktor signifikasi ataupun indikator bisnis. Dan zodiak yang dihinggapi Jupiter menjadi petunjuk untuk sifat bisnis yang berpotensi tinggi, netral, ataupun bisnis yang berpotensi memiliki banyak tantangan. Dan khusus untuk artikel ini, saya akan membahas seputar peluang dan tantangan bisnis selama Jupiter berada di Aries tersebut.
Tentang Planet Jupiter
Planet Jupiter, sebagai planet yang paling besar di tata surya kita, secara arketip juga menunjukkan dimana energi yang membawa keberuntungan ataupun kemudahan bagi kita, dan seringkali keberuntungan tersebut lebih berwujud materi ketimbang yang non-materi. Dalam beberapa aliran astrologi, Jupiter disebut sebagai greater benefict atau bahasa Indonesianya, “penderma tinggi”. Dan karena pergerakan planet Jupiter cukup lambat, maka saya gunakan Jupiter sebagai salah satu faktor untuk menunjukkan gambaran trend bisnis yang cenderung dimudahkan untuk bisa berhasil.
Selain menunjukkan lokasi energi yang memudahkan, berkecukupan, dan optimisme, tantangan dari energi arketip planet Jupiter adalah kondisi yang terlalu optimis, ceroboh, dan berpikiran jangka pendek ataupun terlalu terburu – buru dalam mengambil keputusan yang penting.
Tentang Zodiak Aries

Sementara, zodiak Aries, yang seringkali dianggap sebagai zodiak pembuka musim (ataupun zodiak penanda tahun baru secara astrologi), memiliki energi arketip yang dikenal sebagai pengambil resiko, merintis banyak hal, sekaligus sebagai energi agresif, sifat ingin berkompetisi (yang seringkali identik dengan kompetisi fisik/ olahraga), dan juga sifat kepemimpinan yang alami (bawaan lahir). Sifat dari zodiak Aries juga sangat dikenal untuk melakukan sesuatu yang beresiko, semata – mata hanya karena ingin merasakan adrenalin dari resiko tersebut.
Tantangan secara energi dari zodiak Aries, diantaranya adalah sifat “banyak memulai, sedikit yang selesai”, dan sisi jangka pendek, tidak sabaran, dan mudah bosan ini juga menjadi tantangan terbanyak dari energi zodiak Aries yang sangat minim konsistensinya.
Peluang Umum Dari Jupiter di Aries

Peluang yang terjadi untuk sekitaran sampai Mei 2023 ini diantaranya:
- Mengerjakan sesuatu yang sifatnya mengambil resiko dan hanya untuk jangka pendek saja. Contohnya: membuat berbagai trend jangka pendek dari jenis industri manapun dan apapun seperti makanan dan minuman yang viral jangka pendek, profit taking jangka pendek di industri finansial,
- Bisnis yang berkembang melalui trial and error (berani mengambil resiko dan belajar dari kegagalan yang ada), akan lebih mudah dilakukan. Atau nama lainnya, bisnis yang muncul dari sosok orang yang street smart.
- Berbagai strategi yang terus berubah – ubah dalam waktu singkat, agar suatu bisnis tetap bisa bertahan sampai Mei 2023 ini, cenderung lebih bisa dijalankan dan dihargai oleh masyarakat/ target pasar secara umum.
- Berbagai kompetisi yang berkaitan dengan olahraga ataupun adu kekuatan yang bersifat fisik, relatif lebih mudah untuk dikomersilkan.
- Peluang komersil yang bisa didapat dari suatu konflik atau kejadian dari suatu pertengkaran. Sebagai contoh, kasus profil tinggi selebriti Jhonny Depp dengan Amber Heard.
- Adanya peluang reshuffle management jangka pendek di setiap perusahaan. Suatu posisi bisa dengan mudah didapat sekaligus mudah kehilangan. Perputaran karir didunia korporat cenderung berputar lebih cepat dari biasanya.
- Makanan – makanan yang sifatnya disajikan panas ataupun pedas, lebih disukai ketimbang makanan yang disajikan sudah ‘dingin’ ataupun diolah bukan dengan menggunakan api.
Tantangan Umum Dari Jupiter di Aries
Di sisi lain, berbagai tantangan yang dapat kita temukan di periode Jupiter di Aries tersebut, diantaranya:
- Proses keputusan yang terlalu lambat atau terlalu banyak melalui rantai komando perusahaan, ataupun terlalu belibet untuk SOP nya, cenderung mendorong suatu perusahaan untuk kehilangan momentum mengambil profit dari rencana yang hendak mereka jalankan.
- Seringkali semua peluang yang terjadi, kita ambil berdasarkan intuisi kita sendiri, bukan karena pertimbangan matang (karena takut terlewatkan momentumnya), sehingga kita juga perlu siap untuk gagal ataupun rencana yang tidak berhasil / tidak sesuai ekspektasi.
- Sangat dianjurkan untuk tidak mengambil keputusan penting dengan pola pikir jangka panjang untuk saat ini. Karena kemungkinan besar, selama periode Jupiter di Aries ini, apa yang kita khawatirkan di jangka panjangnya, seringkali tidak terjadi.
- Karena keputusan yang serba cepat, seringkali kita menjadi kurang konsisten dengan visi bisnis kita kedepannya.
- Sebagian besar peluang yang muncul adalah peluang akibat “menjemput bola”, bukan peluang dari “menunggu bola”.
- Terlalu fokus untuk mengambil berbagai keputusan yang populer ataupun keputusan yang menyenangkan semua orang.
Peluang bisnis di periode Jupiter di Aries

Berikut bisnis yang potensinya perkembangannya membaik ataupun relatif ‘lebih mudah’ dikerjakan:
- Bisnis makanan dan minuman yang disajikan hangat, serta memiliki trend jangka pendek
- Kompetisi olahraga, pertarungan fisik
- Dokter medis, berbagai metode operasi, dan juga perawatan gigi
- Kerajinan terutama patung batu dan kayu
- Yang berkaitan dengan militer
- Berbagai proyek konstruksi, terutama militer, rumah sakit, restaurant makanan ‘panas’
- Berbagai hostile take over ataupun berbagai bentuk pengambil alihan perusahaan
- Investasi ke suatu bisnis yang berkaitan dengan makanan, konstruksi, kesehatan, perlindungan diri, ataupun teknologi yang berkaitan dengan transportasi jarak pendek.
Dan berikut bisnis yang potensi perkembangannya menghadapi banyak tantangan ataupun relatif ‘lebih sulit’ dikerjakan:
- Properti perumahan dan pertokoan
- Industri pembuatan makanan (bukan restaurant)
- Beragai bisnis yang berkaitan langsung dengan pelayanan pemerintahan
- Bisnis yang bertemakan seni dan sejarah seperti theater, museum, perhiasan, perdagangan barang seni, florist, Wedding organizer, dekorasi interior
- Industri psikologi yang beneran (bukan psikologi yang dangkal dan populer)
- Membuka kantor pengacara
- Baru membuka salon ataupun menjadi make -up artist, karena potensi banyak komplain lebih besar dibandingkan biasanya.
- Berbagai usaha untuk melakukan networking, cenderung lebih banyak menemukan tantangan di tahun ini.
Selain industri yang saya sebutkan diatas, maka kondisi peluangnya relatif neutral alias biasa saja dan masih bisa dijalankan sebagaimana mestinya.
Demikian uraiannya, semoga bermafaat. 🙂
Dan bagi yang ingin berkonsultasi dengan saya, Rendy Fudoh: Astrologer, bisa book jadwal via Whastapp di +62 8777 200 1885 .